Kerugian Indonesia Bisa Capai Rp544 Triliun, Sri Mulyani Beri Peringatan Keras!

M Nurhadi

Kamis, 22 Februari 2024 | 13:17 WIB
Kerugian Indonesia Bisa Capai Rp544 Triliun, Sri Mulyani Beri Peringatan Keras!
Menteri Keuangan Sri Mulyani

Suara.com - Indonesia menghadapi ancaman serius akibat perubahan iklim, dengan konsekuensi kehilangan ratusan triliun rupiah dalam periode 2020-2024.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memperingatkan dampak berbahaya ini, tidak hanya merusak kondisi alam, tetapi juga menyebabkan kerugian ekonomi yang besar.

"Diperkirakan kerugian dari dampak perubahan iklim di Indonesia mencapai Rp 544 triliun selama periode 2020-2024," ungkap Sri Mulyani melalui akun Instagram resminya pada Rabu (21/2/2024) lalu.

Dalam rangka mengatasi tantangan ini, Kementerian Keuangan, bersama Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kementerian Dalam Negeri, menyelenggarakan 'Pertemuan Nasional RBP REDD+'. Sri Mulyani meminta semua pihak untuk mengambil langkah serius dalam mengatasi perubahan iklim.

"Kementerian Keuangan telah bekerja sama dengan semua instansi terkait dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesadaran tentang perubahan iklim. Mulai dari penerapan penandaan anggaran iklim dalam belanja negara, pengembangan instrumen keuangan hijau, hingga kemitraan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam membangun Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup," tulisnya.

Sri Mulyani, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, juga mengajak para pemimpin dan pejabat daerah yang hadir dalam forum tersebut untuk saling bertukar wawasan dan pengalaman. Langkah ini diharapkan dapat mendorong setiap daerah di Indonesia untuk mengembangkan program-program yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengatasi perubahan iklim.

"Marilah kita bersama-sama berupaya menghadapi dampak perubahan iklim, demi keberlanjutan bumi dan kelangsungan hidup umat manusia," tandasnya.

Artikel ini menggambarkan pentingnya kerjasama lintas sektor dan kesadaran akan dampak ekonomi yang signifikan dari perubahan iklim, serta menekankan perlunya tindakan konkret untuk melindungi lingkungan dan masa depan generasi mendatang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asing Soroti Nasib Ekonomi RI di Bawah Kepemimpinan Prabowo

Asing Soroti Nasib Ekonomi RI di Bawah Kepemimpinan Prabowo

Bisnis | Kamis, 22 Februari 2024 | 13:00 WIB

Gara-gara Sri Mulyani, Harga Mobil Listrik Bisa Semakin Murah

Gara-gara Sri Mulyani, Harga Mobil Listrik Bisa Semakin Murah

Otomotif | Kamis, 22 Februari 2024 | 08:02 WIB

Sri Mulyani Sebut Indonesia Berpotensi Rugi Rp544 Triliun Tahun Ini

Sri Mulyani Sebut Indonesia Berpotensi Rugi Rp544 Triliun Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 21 Februari 2024 | 18:22 WIB

Pemerintah Resmi Hapus Pajak Barang Mewah Mobil Listrik

Pemerintah Resmi Hapus Pajak Barang Mewah Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 21 Februari 2024 | 17:46 WIB

3 Alasan Mengapa Sri Mulyani Harus Tanggung Jawab atas Kecurangan Pemilu Menurut Said Didu

3 Alasan Mengapa Sri Mulyani Harus Tanggung Jawab atas Kecurangan Pemilu Menurut Said Didu

News | Rabu, 21 Februari 2024 | 13:03 WIB

Sri Mulyani Tak Masuk Gerbong Kabinet Prabowo, Menkeu Selanjutnya Harus Setara, Profesional dan Non Partai

Sri Mulyani Tak Masuk Gerbong Kabinet Prabowo, Menkeu Selanjutnya Harus Setara, Profesional dan Non Partai

Bisnis | Rabu, 21 Februari 2024 | 12:31 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×