Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

BUMI Gelontorkan Hingga 200 Juta Dolar AS untuk Kinerja ESG

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 24 Februari 2024 | 06:51 WIB
BUMI Gelontorkan Hingga 200 Juta Dolar AS untuk Kinerja ESG
Ilustrasi Dolar AS [shutterstock]

Suara.com - Penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) merupakan salah satu komitmen utama PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang telah diwujudkan melalui berbagai langkah nyata dalam kegiatan operasionalnya.

Dengan berhasil meraih peringkat teratas dari 56 perusahaan tambang seluruh dunia dalam penerapan ESG pada 2022, BUMI menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan terus menjadi fokus terpenting dalam setiap proyek yang dilakukan.

Dana USD200 juta pun telah diinvestasikan untuk meningkatkan kinerja ESG pada perusahaan pengelola batu bara terbesar tanah air ini.

Sejak mendapatkan konsesi sekitar tahun 2001-2003, penelitian dan pengembangan berkelanjutan menjadi salah satu perhatian utama BUMI secara konsisten; termasuk penerapan ESG, pengendalian iklim serta program dan tata kelola emisi.

“Dalam 30 tahun terakhir ini, kami telah menghabiskan USD150-200 juta (setara lebih dari Rp300 miliar) dalam bidang ini dan bersedia berbuat lebih banyak lagi jika menemukan area yang tepat untuk diinvestasikan,” kata Direktur BUMI, Dileep Srivastava, ditulis Sabtu (24/2/2024).

ESG merupakan standar pengelolaan kegiatan pembangunan, investasi maupun bisnis yang berkelanjutan. Perusahaan yang menerapkan konsep ini dalam praktik bisnis dan investasinya berarti turut mengimplementasikan prinsip pelestarian lingkungan, tanggung jawab sosial, serta tata kelola yang sesuai.

Menuju transisi energi, batubara masih merupakan salah satu sumber daya yang dibutuhkan untuk menunjang keamanan dan kestabilan bahan baku energi di tanah air.

Dileep menyatakan, Indonesia memiliki aset batu bara yang dapat ditambang secara ekonomis hingga 50 tahun ke depan, sehingga pemanfaatannya perlu dioptimalkan dengan tetap mengedepankan konsep batu bara bersih.

“Kami tengah mempertimbangkan proyek-proyek hilirisasi batu bara dan non-batu bara yang bernilai besar. Tentu kami akan melihat keberlanjutan sebagai platform utama untuk dimasukkan dalam proyek-proyek tersebut,” lanjut Dileep seraya menggarisbawahi komitmen BUMI dalam terus menginisiasi penerapan ESG di lingkungannya.

Ia menegaskan, menjadi prioritas BUMI untuk mendukung dan fokus dalam mengembangkan teknologi pemanfaatan bahan bakar dengan cara lebih ekonomis dan sehat.

“Apa pun yang kita bakar atau keluarkan, harus dilakukan dengan cara yang bersih dan dapat ditangkap (emisinya),” ujar Dileep.

Sejalan dengan itu, efisiensi energi dan pemanfaatan energi hijau juga terus dikembangkan BUMI. Di antaranya melalui penggunaan lebih banyak biodiesel, elektrifikasi armada diesel, serta pemanfaatan tenaga surya, angin, dan biomassa pada beberapa program corporate social responsibility (CSR).

Dileep pun mendorong langkah bersama guna terciptanya teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) dengan biaya lebih terjangkau agar teknologi ramah lingkungan ini dapat diakses oleh lebih banyak pihak.

“Yang kita perlukan adalah lebih banyak investasi dalam penelitian dan pengambangan CCUS dengan biaya lebih terjangkau bagi negara berkembang. Jika kita menggunakan 1 persen dari anggaran untuk pengembangan EBT (energi baru terbarukan) untuk penelitian dan pengembangan CCUS dan cara mengolah batu bara dengan lebih bersih dan terjangkau, maka akan sangat bermanfaat bagi sektor ini,” jelas Dileep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PGN dan MRT Kolaborasi Pengembangan Jaringan Gas Bumi di Kawasan Berorientasi Transit MRT DKI Jakarta

PGN dan MRT Kolaborasi Pengembangan Jaringan Gas Bumi di Kawasan Berorientasi Transit MRT DKI Jakarta

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2024 | 19:35 WIB

Asteroid Ini Diprediksi Akan Menabrak Bumi Tahun 2024, Begini Kata Nasa

Asteroid Ini Diprediksi Akan Menabrak Bumi Tahun 2024, Begini Kata Nasa

Tekno | Kamis, 22 Februari 2024 | 10:24 WIB

Indonesia Alami Fenomena Hari Tanpa Bayangan, Cek Tanggal dan Wilayahnya

Indonesia Alami Fenomena Hari Tanpa Bayangan, Cek Tanggal dan Wilayahnya

Tekno | Rabu, 21 Februari 2024 | 18:16 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB