Penyebab IHGS Menguat pada Pembukaan Hari Ini

M Nurhadi

Jum'at, 08 Maret 2024 | 10:47 WIB
Penyebab IHGS Menguat pada Pembukaan Hari Ini
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pada hari ini, Jumat (8/3/2024), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami kenaikan mengikuti tren positif di pasar saham Asia dan global.

IHSG membuka perdagangan dengan kenaikan sebesar 24,50 poin atau 0,33 persen menjadi 7.398,45. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 juga mengalami kenaikan sebesar 4,88 poin atau 0,49 persen menjadi 1.001,45.

"IHSG berpeluang menguat pada akhir pekan ini," sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas, via Antara.

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa cadangan devisa (cadev) Indonesia pada Februari 2024 mencapai 144 miliar dolar Amerika Serikat (AS), mengalami penurunan dari posisi pada akhir Januari 2024 sebesar 145,1 miliar dolar AS. Faktor yang turut memengaruhi penurunan cadev antara lain adalah pembayaran utang luar negeri pemerintah.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) baru-baru ini melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan memutuskan untuk membagikan 60 persen dari laba tahun buku 2023, senilai Rp33,04 triliun, dengan dividen sebesar Rp353,96 per saham.

Di pasar global, investor tengah menantikan laporan pekerjaan AS yang akan dirilis pada Jumat (08/03) sebagai respons terhadap data terbaru yang dapat mempengaruhi keputusan pemangkasan suku bunga The Fed. Jumlah klaim tunjangan pengangguran di AS tetap stabil pada 217 ribu pada pekan yang berakhir 2 Maret 2024, tidak mengalami perubahan dari revisi minggu sebelumnya, dan sedikit di atas ekspektasi pasar sebesar 215 ribu.

Di Eropa, optimisme investor meningkat setelah Bank Sentral Eropa menurunkan perkiraan inflasi dan pertumbuhan tahunan pada Kamis. Meskipun demikian, bank sentral tersebut mempertahankan suku bunga utama tetap stabil.

Pasar saham AS mengalami kenaikan pada Kamis (07/03). Indeks S&P 500 naik sebesar 1,03 persen menjadi 5.157,36 poin, sementara indeks Nasdaq Composite yang berfokus pada teknologi melonjak 1,51 persen menjadi 16.273,38 poin. Dow Jones Industrial Average juga mengalami kenaikan sebesar 130,30 poin atau 0,34 persen, menutup perdagangan di 38.791,35 poin.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya 8 Persen Saham, INA Nikmati Dividen BMRI Rp2,6 Triliun

Punya 8 Persen Saham, INA Nikmati Dividen BMRI Rp2,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 07 Maret 2024 | 17:19 WIB

Suntik Modal Rp250 Miliar, BJBR Resmi Pegang Kendali Saham Bank Bengkulu

Suntik Modal Rp250 Miliar, BJBR Resmi Pegang Kendali Saham Bank Bengkulu

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 17:09 WIB

Kekayaan Melimpah, Ini Daftar Saham yang Dimiliki Rosano Barack Mertua Syahrini

Kekayaan Melimpah, Ini Daftar Saham yang Dimiliki Rosano Barack Mertua Syahrini

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 15:08 WIB

Jadwal Pembagian Dividen BBRI 2024, Nilainya Bisa Buat Belanja Lebaran!

Jadwal Pembagian Dividen BBRI 2024, Nilainya Bisa Buat Belanja Lebaran!

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 11:20 WIB

Saham Perbankan Diprediksi Terus Meroket, Bagaimana Nasib Sektor Lain?

Saham Perbankan Diprediksi Terus Meroket, Bagaimana Nasib Sektor Lain?

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2024 | 18:45 WIB

Ekonomi Dunia Gonjang-Ganjing, Saham Sektor Perbankan Menjanjikan

Ekonomi Dunia Gonjang-Ganjing, Saham Sektor Perbankan Menjanjikan

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2024 | 15:07 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×