Jelang Libur Lebaran 2024, Masyarakat Diimbau Mudik dengan Kendaraan Umum

Iwan Supriyatna

Senin, 18 Maret 2024 | 11:56 WIB
Jelang Libur Lebaran 2024, Masyarakat Diimbau Mudik dengan Kendaraan Umum
Ilustrasi Mudik Lebaran - Daftar Mudik Gratis Lebaran yang Masih Dibuka (Shutterstock)

Suara.com - Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu tujuan wisata favorit masyarakat saat libur lebaran. Tahun lalu, lebih dari setengah juta wisatawan mengunjungi sejumlah objek wisata Jawa Barat.

Jelang musim libur Idulfitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024, berbagai persiapan telah dilakukan dari segi keamanan, kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan.

Sejalan dengan itu, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar talkshow GenPosting (Generasi Positive Thinking) dengan tema “Jelang Liburan Panjang Lebaran: Kesiapan Transportasi dan Destinasi”.

Pada kesempatan ini hadir Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo, Usman Kansong yang mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan segala persiapan dan perhitungan tanggal mudik guna mencegah penumpukan.

Juga, mengimbau masyarakat untuk mudik menggunakan berbagai opsi angkutan umum dan menghindari penggunaan kendaraan motor/roda dua yang berbahaya untuk perjalanan jarak jauh.

“Lebih baik kita mudik dengan kendaraan umum. Banyak Kementerian dan Lembaga ataupun Pemerintah Daerah yang menyelenggarakan mudik gratis dan pemerintah telah memperbanyak atau menambah perjalanan kereta api,” ajak Usman dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/3/2024).

Selain itu, Usman turut mengajak masyarakat untuk mengakses informasi seputar perjalanan mudik lewat Mudikpedia yang sedang dipersiapkan oleh Kementerian Kominfo.

“Kami akan menerbitkan yang namanya Mudikpedia, berisi segala informasi tentang mudik termasuk kita bisa klik CCTV jalan tol hingga peta-peta lokasi wisata yang biasa dilalui oleh para pemudik,” jelas Usman.

Pada sesi paparan, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan, Dinas Perhubungan Jawa Barat, Agus Pribadi, menyampaikan bahwa persiapan lalu lintas tahun ini menitikberatkan pada pengendalian pergerakan mobilitas masyarakat saat mudik.

baca juga

“Berdasarkan evaluasi mudik tahun 2023, volume kendaraan yang menggunakan jalur Pantura (non TOL) lebih tinggi 66% atau sekitar 2,4 juta kendaraan dibanding yang menggunakan TOL Cipali yakni sebanyak 1,2 juta. Ini dikarenakan moda sepeda motor banyak digunakan mencapai 86 persen,” jelas Agus.

Pengendalian pergerakan mobilitas masyarakat dijelaskan Agus akan didukung oleh 127 posko lalu lintas dan 12 titik traffic counting yang menghitung angkutan lebaran seperti sepeda motor, mobil ringan, dan kendaraan besar. Penanganan jalur wisata pada H+1 lebaran juga diperlukan di sejumlah tempat, seperti Puncak, Lembang, Pangandaran, juga Pelabuhan Ratu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Benny Bachtiar, menyampaikan penting untuk menangkap peluang pariwisata dari daerah yang over tourism. Acara kuliner, musik, dan juga expo menjadi event yang paling menarik bagi wisatawan mancanegara. Khususnya kuliner, yang menjadi dorongan kuat dan dapat dikembangkan di Jawa Barat.

“Hari ini Bali telah over tourism, peluang kita untuk menangkap itu. Tugas kita bersama adalah menciptakan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan. Mari bersama-sama kita ciptakan desa pariwisata yang baik dan juga dapat memperluas dan membuka potensi wisata baru di sepanjang jalur mudik yang ada di Jawa Barat,” ucap Benny.

Terkait kesiapan arus lalu lintas jelang libur lebaran, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jawa Barat, AKBP Eti Haryati, menjelaskan bahwa wilayah hukum Jawa Barat merupakan daerah jalur lintasan mudik dan jalur wisata sehingga memiliki tantangan tersendiri.

Operasi “Ketupat-Lodaya 2024” dilakukan untuk mengawal kelancaran mudik dan melibatkan sekitar 2.765 personil di Jawa Barat. Melalui paparan yang disampaikan AKBP Eti, dijelaskan cara bertindak yang akan dilakukan sesuai dengan kondisi arus mudik.

“Apabila situasi arus lalin di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) normal maka ruas Tol Japek dan Tol Cipali berjalan normal dua arah. Jika padat, maka akan dilakukan contra flow satu lajur mulai dari dobrakan Kilometer (KM) 47 Tol Japek sampai dengan KM 96 Tol Cipali. Untuk kondisi kontinjensi, akan dilaksanakan cara bertindak contra flow dua lajur di Tol Japek mulai dari KM 47 sampai dengan KM 70, lalu dilanjutkan one way dari KM 70 sampai dengan KM 188 gerbang Tol Palimanan.” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Harga Tiket Pesawat Jakarta ke Berbagai Daerah, Naik Tajam Jelang Lebaran

Update Harga Tiket Pesawat Jakarta ke Berbagai Daerah, Naik Tajam Jelang Lebaran

Bisnis | Senin, 18 Maret 2024 | 11:13 WIB

8 Model Baju Lebaran 2024 Couple Keluarga dengan Desain Elegan

8 Model Baju Lebaran 2024 Couple Keluarga dengan Desain Elegan

Lifestyle | Senin, 18 Maret 2024 | 10:58 WIB

Begini Antisipasi Kemenhub saat 193 juta Diprediksi Mudik Lebaran

Begini Antisipasi Kemenhub saat 193 juta Diprediksi Mudik Lebaran

Video | Senin, 18 Maret 2024 | 11:00 WIB

Terkini

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×