Prediksi Inflasi Indonesia Tahun 2024

M Nurhadi

Rabu, 20 Maret 2024 | 17:17 WIB
Prediksi Inflasi Indonesia Tahun 2024
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan pers hasil Rapat Dewan Gubernur di kantor Bank Indonesia. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan bahwa saat ini inflasi masih tetap terjaga di kisaran sasaran 2,5 plus minus satu persen.

Perry menuturkan, dalam jangka waktu ke depan, Bank Indonesia yakin bahwa inflasi pada Indeks Harga Konsumen (IHK) tahun 2024 akan tetap terkendali sesuai sasaran yang telah ditetapkan.

BI akan terus menguatkan kebijakan moneter pro-stabilitas dan meningkatkan koordinasi kebijakan dengan pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan bahwa inflasi tahun 2024 tetap terkendali di kisaran 2,5 plus minus satu persen.

Perry menjelaskan bahwa inflasi pada Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Februari 2024 mencapai 2,75 persen secara year on year (yoy), didukung oleh inflasi inti yang rendah sebesar 1,68 persen (yoy) dan inflasi harga yang diatur oleh pemerintah yang menurun menjadi 1,67 persen (yoy).

Sementara itu, inflasi volatile food meningkat menjadi 8,47 persen (yoy) dari 7,22 persen pada bulan sebelumnya, dipengaruhi oleh dampak El-Nino, faktor musiman, dan pergeseran musim tanam, yang terutama terjadi pada komoditas beras dan cabai merah.

Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan inflasi inti pada 2024 tetap terjaga seiring dengan ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan domestik.

Hal itu juga didukung dengan imported inflation yang rendah sejalan dengan tetap stabilnya nilai tukar rupiah, serta dampak positif faktor struktural terkait berkembangnya digitalisasi.

Inflasi volatile food diproyeksikan kembali turun seiring dengan peningkatan produksi akibat masuknya musim panen dan dukungan sinergi pengendalian inflasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah, sehingga mendukung upaya menjaga stabilitas harga secara keseluruhan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolehkah Tukar Uang Rusak di Pom Bensin? Jangan Sampai Keliru, Ini Penjelasan dan Solusinya!

Bolehkah Tukar Uang Rusak di Pom Bensin? Jangan Sampai Keliru, Ini Penjelasan dan Solusinya!

Lifestyle | Rabu, 20 Maret 2024 | 15:25 WIB

BI Gelar Layanan Penukaran Uang Lebaran, Rp 197,6 Triliun Disiapkan

BI Gelar Layanan Penukaran Uang Lebaran, Rp 197,6 Triliun Disiapkan

Foto | Selasa, 19 Maret 2024 | 16:36 WIB

BI Rate Diprediksi Bertahan di 6 Persen, Alasannya Bikin Was-was

BI Rate Diprediksi Bertahan di 6 Persen, Alasannya Bikin Was-was

Bisnis | Selasa, 19 Maret 2024 | 11:44 WIB

Strategi Pemerintah Tekan Laju Inflasi Jelang Lebaran, Menjaga Harga Tiket Mudik Tidak Melonjak

Strategi Pemerintah Tekan Laju Inflasi Jelang Lebaran, Menjaga Harga Tiket Mudik Tidak Melonjak

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 02:30 WIB

Krisis Negara Messi: Uang Tak Berharga, Warganya Santap Makanan dari Sampah

Krisis Negara Messi: Uang Tak Berharga, Warganya Santap Makanan dari Sampah

Bisnis | Senin, 18 Maret 2024 | 13:11 WIB

Layanan Penukaran Uang Receh Lebaran Mulai Digelar, Catat Jadwal dan Nominalnya

Layanan Penukaran Uang Receh Lebaran Mulai Digelar, Catat Jadwal dan Nominalnya

Bisnis | Jum'at, 15 Maret 2024 | 20:06 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×