Bantu Atasi Kesenjangan Pendidikan di Indonesia, Aplikasi Guruku Beri Layanan Pendidikan Non Formal Berkualitas

Iwan Supriyatna

Selasa, 26 Maret 2024 | 11:36 WIB
Bantu Atasi Kesenjangan Pendidikan di Indonesia, Aplikasi Guruku Beri Layanan Pendidikan Non Formal Berkualitas
Aplikasi Guruku.com.

Suara.com - Pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Meskipun begitu, Indonesia masih dihadapkan pada realitas yang sulit diabaikan yakni kesenjangan pendidikan.

Fenomena ini terus menjadi tantangan global yang memerlukan perhatian serius dan tindakan kolektif. Kesenjangan pendidikan mencakup berbagai aspek, mulai dari aksesibilitas hingga kualitas pendidikan.

Data yang diterbitkan pada tahun 2022 mengungkapkan situasi yang mendalam dan memprihatinkan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Sebanyak 3.847.780 anak di Indonesia dinyatakan sebagai anak putus sekolah pada tahun itu.

Angka ini terdiri dari 491.311 anak usia sekolah yang mengalami drop out pada tahun ajaran baru, terbagi menjadi 252.991 anak putus sekolah di tengah jenjang dan 238.320 anak usia sekolah yang tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Sementara itu, terdapat 3.356.469 anak usia sekolah yang sudah drop out pada tahun-tahun ajaran sebelumnya.

“Sejumlah besar anak-anak di berbagai wilayah di Indonesia masih menghadapi kesulitan dalam mengakses pendidikan yang layak. Inilah yang mendorong PT Digital Aplikasi Indonesia (DAI) menghadirkan aplikasi bernama Guruku.com. Kami berkomitmen untuk memberikan akses pendidikan yang setara bagi semua anak, tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi,” ujar Cici Ari Setiani selaku Direktur Marketing Guruku.com ditulis Selasa (26/3/2024).

Guruku.com merupakan aplikasi dengan requirement paling minimum, menggunakan kuota internet paling minimal, serta menggunakan standard pricing paling ekonomis di Indonesia sesuai misi perusahaan untuk menjadi solusi pendidikan untuk masyarakat di daerah tier 2, 3 dan 4.

Visi besar Guruku.com kedepannya adalah mampu menciptakan ekosistem pendidikan digital melalui persiapan SDM guru dan pembangunan infrastruktur digital.

Materi konten yang disajikan dalam aplikasi Guruku.com lebih berkualitas karena penyusun materi merupakan mantan juara OSN di bidangnya, termasuk sejumlah lulusan universitas terbaik dengan IPK minimal 3,0.

baca juga

Tak hanya itu, harga yang ditawarkan untuk paket belajar di Guruku.com jauh lebih terjangkau. Paket tertinggi dan paling komplit hanya Rp400 ribu per siswa untuk durasi belajar selama satu tahun.

“Jika aplikasi belajar yang lain menawarkan Rp1,6 jutaan, paket kami empat kali lebih terjangkau biayanya. Selain konten materi yang berkualitas, kami juga punya added value yang terus diperbarui,” imbuh Cici.

Added value yang dimaksud ialah bonus konten baca tulis Alquran dan strategi hafidz quran, ilmu pendidikan keuangan, ilmu investasi dan trading saham, ilmu retail/UMKM (ilmu memulai usaha/bisnis untuk pemula/pelajar), materi wawasan kebangsaan, dan materi soft skill yang terus diperbarui seperti coding, Microsoft Office, hingga desain grafis. Sasaran program Guruku.com meliputi siswa mulai dari jenjang Paud, SD, SMP, SMA, dan SMK, serta para profesional seperti guru, pra kerja, dan UKM.

Pendidikan non-formal sendiri memiliki peran yang sangat signifikan dalam melengkapi pendidikan formal. Mengingat, tidak semua individu dapat mengikuti pendidikan formal secara penuh karena berbagai alasan, termasuk keterbatasan waktu, keuangan, atau tantangan kehidupan lainnya. Inilah alasan mengapa pendidikan non-formal memegang peranan kunci untuk memberikan peluang belajar kepada semua lapisan masyarakat.

Satu aspek penting dari pendidikan non-formal adalah pelatihan keterampilan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tuntutan pasar kerja yang berubah, keterampilan yang relevan menjadi kunci untuk kesuksesan individu. Oleh karena itu, perlu ditingkatkan investasi dalam program-program pelatihan keterampilan non-formal yang dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia secara keseluruhan.

“Guruku.com pun hadir untuk menghapus stigma bahwa bimbingan pelajaran eksternal yang berkualitas itu mahal. Selain itu, tools yang kami miliki akan membantu pemerintah pada umumnya termasuk para guru. Era sekarang adalah era kolaborasi antara pemerintah dan swasta untuk sama-sama membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” pungkas Cici.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuliahnya Bisnis tapi Mau Nyalon Gubernur, Berapa IPK Bobby Nasution?

Kuliahnya Bisnis tapi Mau Nyalon Gubernur, Berapa IPK Bobby Nasution?

Video | Selasa, 26 Maret 2024 | 09:00 WIB

Ikut Ujian Paket C, Ini Perbandingan Pendidikan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Siapa Unggul?

Ikut Ujian Paket C, Ini Perbandingan Pendidikan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Siapa Unggul?

Video | Senin, 25 Maret 2024 | 11:00 WIB

PresUniv Terima Bantuan Senilai Rp 2,63 Miliar dari Epicor Software Indonesia

PresUniv Terima Bantuan Senilai Rp 2,63 Miliar dari Epicor Software Indonesia

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 08:16 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×