Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Komitmen Implementasikan ESG, Pupuk Indonesia Raih Platinum dalam Anugerah BISRA 2024

Iwan Supriyatna

Senin, 01 Juli 2024 | 15:29 WIB
Komitmen Implementasikan ESG, Pupuk Indonesia Raih Platinum dalam Anugerah BISRA 2024
Pupuk Indonesia mendapatkan Platinum dalam Anugerah Bisnis Indonesia Social Responsibility Awards (BISRA) 2024.

Suara.com - Komitmen PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam mengimplementasikan Enviromental, Social, and Governance (ESG) mendapat pengakuan publik. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Social Tour “Dambaan” atau “Dampak Baik Berkelanjutan” di Desa Dieng Kulon, Jawa Tengah mendapatkan Platinum dalam Anugerah Bisnis Indonesia Social Responsibility Awards (BISRA) 2024. Penghargaan diterima secara langsung oleh Vice President (VP) Pengelolaan Creating Shared Value (CSV) Pupuk Indonesia, Mochamad Radityo mewakili Direksi di Jakarta, Kamis (27/6/2024).

Radityo menyampaikan bahwa, penghargaan ini adalah bukti bahwa program TJSL sebagai bagian dari implementasi ESG yang dijalankan Pupuk Indonesia mampu memberikan dampak baik berkelanjutan.

Karena sebagai perusahaan pupuk berskala global, Pupuk Indonesia terus mengembangkan inisiatif-inisiatif yang berdampak positif dan sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam hal ini, program Social Tour Dambaan (Dampak Baik Berkelanjutan) dikemas sebagai solusi inspiratif untuk mendorong regenerasi petani di Indonesia, sekaligus membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

"Pupuk Indonesia dalam menjalankan operasional bisnisnya tidak hanya mampu menghasilkan produk dan layanan pertanian berkualitas. Melalui program CSV yang merupakan bagian dari TJSL, Pupuk Indonesia juga berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat. Program-program CSV kami rumuskan dengan melihat kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan," ujar Radityo.

Pupuk Indonesia melalui program Social Tour Dambaan mengajak generasi Z dari berbagai daerah di Indonesia untuk membantu petani dan masyarakat. Program ini sebelumnya telah dijalankan pada tahun 2023 di Desa Dieng Kulon, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah.

Program Social Tour Dambaan sendiri merupakan program rekreasi yang dikemas dengan kegiatan sosial yang melibatkan anak-anak muda, umumnya dari kalangan pelajar atau mahasiswa, untuk memberikan bakti kepada masyarakat.

Bentuk bakti yang dilaksanakan adalah bakti pertanian, bakti lingkungan dan bakti pendidikan. Melalui program ini juga Generasi Y diharapkan mendapatkan juga social experience, yang akan memperkaya wawasan.

Dari aspek pertanian, program ini memberikan edukasi terkait pertanian kepada para petani, seperti pemupukan, sarana produksi pertanian (saprodi), dan sebagainya. Sedangkan dari aspek lingkungan, relawan akan membantu dalam pengelolaan sampah dan penanaman pohon. Serta dari aspek pendidikan, relawan dibekali edukasi pertanian sebagai bekal pengabdian di daerah tersebut.

baca juga

Dalam kegiatan ini, Pupuk Indonesia juga menyerahkan sejumlah bantuan yang selaras dengan materi tur, diantaranya pemberian sarana produksi (saprodi) pertanian, angkutan dan tempat sampah yang diletakkan di sepanjang jalan desa, bibit tanaman dan fasilitas pendidikan untuk sekolah yang menjadi sasaran bakti pendidikan.

Radityo menjelaskan program Social Tour Dambaan merupakan implementasi program TJSL dengan konsep Creating Shared Value (CSV), dimana masyarakat ikut terlibat dalam rantai bisnis perusahaan dan memberikan nilai manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat.

Program ini memenuhi dua strategi CSV, yakni menciptakan ceruk pasar bagi produk perusahaan (Reconceiving product and market) dan mengaktifkan stakeholder lokal dalam upaya mengurangi masalah sosial dan lingkungan (Enabling local cluster development).

Di samping itu, melalui program ini perusahaan berkontribusi dalam menciptakan regenerasi petani, melalui pembekalan materi tentang pertanian bagi para relawan.

"Penghargaan ini tentu memotivasi kami untuk menjalankan program TJSL yang semakin inovatif, serta membawa dampak baik berkelanjutan bagi masyarakat, sehingga hubungan harmonis semakin kuat, dan memberikan kelancaran bagi Pupuk Indonesia dalam menjalankan amanah untuk menjaga ketahanan pangan nasional," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Pupuk Indonesia Tingkatkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi

Strategi Pupuk Indonesia Tingkatkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Rabu, 19 Juni 2024 | 15:55 WIB

Pemerintah Tetapkan Kuota Pupuk Subsidi 9,55 juta Buat Petani Selama 2024

Pemerintah Tetapkan Kuota Pupuk Subsidi 9,55 juta Buat Petani Selama 2024

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2024 | 09:22 WIB

Alokasi Pupuk Subsidi di 2024 Bertambah, Pupuk Indonesia Jamin Penyaluran Adil danTransparan

Alokasi Pupuk Subsidi di 2024 Bertambah, Pupuk Indonesia Jamin Penyaluran Adil danTransparan

Bisnis | Rabu, 03 April 2024 | 10:34 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×