Strategi Pupuk Indonesia Tingkatkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi

Iwan Supriyatna

Rabu, 19 Juni 2024 | 15:55 WIB
Strategi Pupuk Indonesia Tingkatkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi
PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali mengajak petani di seluruh negeri untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan hasil usaha tani melalui program Makmur.

Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyiapkan strategi guna meningkatkan penyerapan atau penebusan pupuk bersubsidi tahun anggaran 2024. Hal ini menyusul adanya keputusan Pemerintah yang resmi meningkatkan alokasi subsidi pupuk menjadi 9,55 juta ton dari yang sebelumnya ditetapkan sebesar 4,7 juta ton.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi mengatakan bahwa setidaknya ada lima program yang akan dilaksanakan guna meningkatkan akselerasi penyerapan atau penebusan pupuk bersubsidi tahun anggaran 2024.

“Beberapa hal yang sudah kita lakukan dan akan kita lakukan, kita memiliki 5 program intinya untuk akselerasi serapan pupuk, dengan program ini kita nanti pada saat akhir tahun serapan sudah bisa mendekati 9,55 juta ton,” demikian ungkap Rahmad saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR dengan Pejabat Eselon I Kementerian Pertanian, Rabu (19/6/2024).

Berdasarkan data Pupuk Indonesia, kelima program tersebut yang pertama; program publikasi yang menjadi sarana informasi bagi para petani. Adapun publikasi yang dimaksud berupa banner, flyer, dan poster yang akan diimplementasikan di seluruh mitra kios, dibagikan kepada kelompok tani maupun petani.

Kedua; program sosialisasi dan audiensi petugas lapangan dengan seluruh perangkat daerah tingkat kecamatan, adapun peserta yang dimaksud adalah penyuluh, mitra kios, kelompok tani, dan petani. Ketiga, program tebus bersama, kegiatan tebus pupuk bersubsidi secara bersama di masing-masing kios. Program ini akan diimplementasikan di level kecamatan dengan mengidentifikasi NIK petani dengan serapan yang masih rendah.

Selanjutnya atau keempat, yaitu program PI menyapa yang menjadi forum komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder di lapangan dengan tujuan meminimalisir koreksi tagihan pupuk bersubsidi. Adapun implementasi program ini di tingkat kabupaten/kota dengan peserta Dinas Pertanian, petugas verval, mitra kios, kelompok tani maupun petani terdaftar. Kelima, program rembuk tani yang merupakan ajang promosi kepada petani yang melakukan penebusan pupuk bersubsidi di 75 titik.

Rahmad menyampaikan bahwa realisasi penyaluran pupuk bersubsidi tercatat 2,8 juta ton atau setara 29 persen dari total alokasi 9,55 juta ton per 15 Juni 2024. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi realisasi penyaluran pupuk bersubsidi.

Berdasarkan catatannya, sekitar 58 persen petani yang terdaftar di RDKK belum melakukan penebusan hingga Mei 2024. Selanjutnya, regulasi daerah yang membatasi pemanfaatan alokasi pupuk bersubsidi. Lalu, belum terbitnya SK alokasi dari Gubernur dan SK alokasi dari kabupaten/kota, serta adanya perubahan musim yang menyebabkan adanya perubahan pada pola tanam di beberapa wilayah.

Oleh karena itu, Pupuk Indonesia selaku BUMN yang memproduksi dan mendistribusikan pupuk bersubsidi akan melaksanakan lima program tersebut dalam rangka meningkatkan penyerapan pupuk bersubsidi hingga akhir tahun 2024.

baca juga

”Sosialisasi harus ditingkatkan, makanya kami memiliki PI Menyapa dan Tebus bersama, beberapa yang belum tebus itu karena merasa alokasinya kecil makanya kita melakukan upaya program PI Menyapa dan Tebus Bersama,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Pupuk Indonesia Catat Kontribusi Pendapatan dan Penghematan Rp 1,3 Triliun

Inovasi Pupuk Indonesia Catat Kontribusi Pendapatan dan Penghematan Rp 1,3 Triliun

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2024 | 12:19 WIB

Pemerintah Tetapkan Kuota Pupuk Subsidi 9,55 juta Buat Petani Selama 2024

Pemerintah Tetapkan Kuota Pupuk Subsidi 9,55 juta Buat Petani Selama 2024

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2024 | 09:22 WIB

Alokasi Pupuk Subsidi di 2024 Bertambah, Pupuk Indonesia Jamin Penyaluran Adil danTransparan

Alokasi Pupuk Subsidi di 2024 Bertambah, Pupuk Indonesia Jamin Penyaluran Adil danTransparan

Bisnis | Rabu, 03 April 2024 | 10:34 WIB

Terkini

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:49 WIB

×