Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Muhammadiyah Sudah 'Kuras' Rp1 Triliun Dana dari BSI

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 12 Juli 2024 | 11:47 WIB
Muhammadiyah Sudah 'Kuras' Rp1 Triliun Dana dari BSI
Abdul menambahkan proses penarikan dana Muhammadiyah dari BSI masih terus berlangsung hingga saat ini.

Suara.com - Muhammadiyah, organisasi Islam terbesar di Indonesia, telah menarik dana sebesar Rp1 triliun dari Bank Syariah Indonesia (BSI). Penarikan dana ini dilakukan secara bertahap sejak Mei 2024 dan telah dikonfirmasi oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti.

Abdul menambahkan proses penarikan dana Muhammadiyah dari BSI masih terus berlangsung hingga saat ini. Meski demikian dana-dana lainnya masih tersimpan di bank plat merah itu.

"Jadi sekarang pembiayaan-pembiayaan BSI kepada amal usaha Muhammadiyah masih di situ,” ujar Abdul di Kantor PP Muhammadiyah, Kamis (11/7/2024).

Sedangkan simpana dalam bentuk giro, deposito dan juga payroll sebagian besar sudah dialihkan oleh Muhammadiyah. Dirinya memperkirakan dana yang telah ditarik dan dialihkan oleh Muhammadiyah dari BSI sampai saat ini sudah lebih dari Rp 1 Triliun.

“Yang berupa tabungan apakah itu giro, deposito atau payroll sepertinya sudah banyak yang ditarik. Tapi jumlahnya berapa mungkin ditanya ke BSI saja. Kalau tidak salah ya, kalau tidak salah, sudah di atas Rp 1 triliun yang ditarik,” kata Abdul.

Menurut dia, dana yang telah ditarik tersebut nantinya akan dialihkan ke sejumlah lembaga lain di berbagai daerah yang bermitra dengan Muhammadiyah.

Sebelumnya Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi memutuskan untuk menarik seluruh dana dan pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) per 1 Juni 2024, totalnya diperkirakan mencapai Rp 13 triliun.

Keputusan ini tertuang dalam Memo Muhammadiyah Nomor 320/1.0/A/2024 tentang Konsolidasi Dana tertanggal 30 Mei 2024.

Penarikan dana ini memicu spekulasi dan menjadi sorotan publik.

Menurut keterangan resmi PP Muhammadiyah, penarikan dana dilakukan sebagai bagian dari strategi konsolidasi keuangan untuk meminimalisir risiko konsentrasi dana di satu lembaga keuangan.

Dana tersebut akan dialihkan ke berbagai bank syariah lain untuk diversifikasi dan memperkuat cadangan keuangan organisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Ditinggal Muhammadiyah, Bos BSI Kini Pamer Jumlah Nasabah Jutaan Orang

Usai Ditinggal Muhammadiyah, Bos BSI Kini Pamer Jumlah Nasabah Jutaan Orang

Bisnis | Jum'at, 12 Juli 2024 | 11:12 WIB

Daftar Lengkap 5 Universitas Baru Muhammadiyah, Totalnya Jadi 163 Kampus

Daftar Lengkap 5 Universitas Baru Muhammadiyah, Totalnya Jadi 163 Kampus

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2024 | 12:55 WIB

Kata Pakar Usai Muhammadiyah Ajak Pakai Kalender Hijriah Global Tunggal

Kata Pakar Usai Muhammadiyah Ajak Pakai Kalender Hijriah Global Tunggal

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 11:57 WIB

Terkini

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:51 WIB

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:36 WIB

Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi

Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:28 WIB

Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M

Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:22 WIB

Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair

Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:17 WIB

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:12 WIB

CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG 'Berkah' bagi Investor

CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG 'Berkah' bagi Investor

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:08 WIB

Bos Bea Cukai Usul Anggaran 2027 Sebanyak Rp 2,81 Triliun ke DPR RI

Bos Bea Cukai Usul Anggaran 2027 Sebanyak Rp 2,81 Triliun ke DPR RI

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 18:25 WIB

IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia

IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 18:23 WIB

DJP Ajukan Anggaran Rp 5,4 Triliun untuk Tarik Pajak di 2027

DJP Ajukan Anggaran Rp 5,4 Triliun untuk Tarik Pajak di 2027

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 18:12 WIB