Hingga Juli 2024, OJK Catat Outstanding Pembiayaan Fintech P2P Lending Tembus Rp66,79 Triliun

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 25 Juli 2024 | 18:21 WIB
Hingga Juli 2024, OJK Catat Outstanding Pembiayaan Fintech P2P Lending Tembus Rp66,79 Triliun
Direktur Pengaturan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Irfan Sitanggang dalam diskusi Ruang Gagasan. (Fadil)

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa jumlah pembiayaan outstanding dari fintech peer to peer (P2P) lending telah mencapai Rp66,79 triliun pada Juli 2024, mengalami peningkatan yang cukup signifikan secara tahunan.

Direktur Pengaturan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Irfan Sitanggang mengatakan dari total pinjaman yang telah disalurkan Tingkat Keberhasilan Bayar (TKB) mencapai 97,21 persen.

"Dengan total aset perusahaan P2P mencapai Rp7,49 triliun," ungkap Irfan dalam diskusi Ruang Gagasan bertajuk 'Modal Usaha Anti Ribet, di sini Infonya' yang diselenggarakan Core Indonesia bekerjasama dengan Suara.com pada Kamis (25/7/2024).

Secara borrower lanjut Irfan saat sebanyak 131 juta nasabah sudah menggunakan fasilitas P2P dengan jumlah rekening aktif saat ini mencapai 18,46 juta.

OJK sendiri kata Irfan terus mendorong perusahaan fintech untuk menyalurkan dana lebih banyak ke sektor produktif, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan inklusi keuangan di Indonesia.

Core Indonesia (Fadil)
Core Indonesia (Fadil)

OJK menargetkan porsi pendanaan industri fintech peer-to-peer (P2P) lending yang disalurkan ke sektor produktif mencapai 70% pada tahun 2028. Saat ini, porsi tersebut masih di bawah 50%.

"Kami optimistis target ini dapat tercapai dengan berbagai inisiatif yang telah dan akan kami lakukan, seperti memberikan insentif bagi fintech yang menyalurkan dana ke sektor produktif," ujarnya.

Menurutnya dengan menyalurkan dana ke sektor produktif, fintech dapat membantu UMKM mengembangkan usahanya dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

"OJK terus menjaga agar industri ini tetap memberikan kontribusi yang besar terhadapa ekonomi nasional," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI & LPEI Siapkan Platform untuk UMKM Indonesia Menuju Pasar Dunia

BRI & LPEI Siapkan Platform untuk UMKM Indonesia Menuju Pasar Dunia

Bri | Kamis, 25 Juli 2024 | 16:57 WIB

Stimulus Kredit Belum Pasti, BRI Tetap Jaga Kualitas Kredit UMKM

Stimulus Kredit Belum Pasti, BRI Tetap Jaga Kualitas Kredit UMKM

Bri | Kamis, 25 Juli 2024 | 14:09 WIB

Dirut BRI: Kredit UMKM Tumbuh Pesat, Kualitas Terjaga Ketat!

Dirut BRI: Kredit UMKM Tumbuh Pesat, Kualitas Terjaga Ketat!

Bri | Kamis, 25 Juli 2024 | 13:56 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×