Peredaran Produk Stem Cell dari Luar Negeri Masih di Bawah 10 Persen, Masyarakat Diminta Cermat

Iwan Supriyatna

Senin, 02 September 2024 | 07:36 WIB
Peredaran Produk Stem Cell dari Luar Negeri Masih di Bawah 10 Persen, Masyarakat Diminta Cermat
Ilustrasi stem cell.

Suara.com - Terapi stem cell atau sel punca merupakan pengobatan kesehatan di masa depan. Berbagai penelitian menunjukkan terapi ini diyakini bermanfaat besar bagi kesehatan.

Meski demikian, perlu berhati-hati dengan maraknya peredaran produk stem cell dari luar negeri. Pasalnya, belum teruji kualitas dan keamanannya dibandingkan produksi dalam negeri.

Direktur Regenic Stem Cell, dr Sandy Qlintang M.Biomed menjelaskan, stem cell yang aman dan berkualitas diproduksi oleh industri obat atau industri sejenis, karena stem cell merupakan bagian dari produk obat biologi.

Kemudian, industri tersebut harus memiliki sertifikasi CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Kedua hal ini penting untuk memastikan keamanan dan keefektifan atau perbaikan yang diharapkan dalam terapi stem cell.

“Sebab, stem cell bekerja di dalam tubuh melalui bahan-bahan aktif yang dikeluarkannya, yakni secretome dan exosome, dengan tiga fungsi utamanya, yaitu sebagai antiperadangan, menyeimbangkan sistem imun, dan meregenerasi sel-sel tubuh di dalam tubuh,” kata dr Sandy dalam keterangan tertulisnya ditulis Senin (2/9/2024).

Menurut dr Sandy, di pasaran saat ini beredar stem cell yang berasal dari luar negeri, diduga dari Jepang, yang berwarna merah dan belum teruji kualitas dan keamanannya. Masyarakat seringkali menyukai produk dari luar negeri. Padahal, produk luar tidak menjamin bahwa itu aman digunakan.

“Produk tersebut diduga berasal dari perusahaan yang belum memiliki sertifikasi dari badan kesehatan terkait. Bisa juga berasal dari perusahaan abal-abal. Dan ini berbahaya, karena bisa menimbulkan alergi,” katanya.

Terapi stem cell sendiri, adalah terapi yang diberikan dengan sel hidup, seharusnya diberikan melalui infus ke dalam tubuh kita supaya sel itu tetap hidup dan bisa bekerja. Sedangkan produk yang diklaim stem cell tetapi masuk ke dalam tubuh dengan cara diminum, baik berbentuk kapsul, tablet, atau bubuk, dapat dipastikan bukan stem cell.

“Untuk mengantisipasinya, pemerintah sudah mengeluarkan berbagai regulasi. Salah satunya dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024 Tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan,” kata dr Sandy.

baca juga

Dengan aturan itu, lanjutnya, pemerintah berharap stem cell produk dalam negeri menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Selain lebih murah, juga lebih terjamin kualitas dan keamanannya. Salah satu perusahaan yang memiliki fasilitas produksi stem cell di Indonesia adalah Regenic Stem Cell, anak perusahaan Kalbe Farma.

Dengan adanya fasilitas produksi stem cell di dalam negeri, diharapkan Indonesia menjadi tujuan wisata medis. Selain hemat biaya, Indonesia bisa mendapatkan devisa atau pemasukan dari wisatawan luar negeri yang melakukan terapi stem cell.

“Apalagi dalam regulasi, negara lain tidak boleh menjual produk stem cell-nya langsung ke konsumen di Indonesia, tetapi harus melakukan investasi dengan membangun fasilitas produksi stem cell di dalam negeri,” jelasnya.

Dr Sandy mengakui, peredaran produk stem cell dari luar negeri belum terlalu banyak, masih di bawah 10 persen. Namun nilainya sangat fantastis, biaya satu terapi mencapai Rp 800 juta hingga Rp 1 miliar.

“Jumlahnya belum terlalu banyak, di bawah 10 persen, namun harganya mahal sekali, paling murah Rp 800 juta sampai Rp 1 miliar,” katanya.

CEO Etnaprana Wellness Klinik, Agnes Lourda Hutagalung, menambahkan bahwa dalam memilih produk kesehatan dan klinik Kesehatan perlu berhati-hati dengan melihat rekam jejak dan siapa yang terlibat di dalamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kimia Farma Rambah Bisnis Sel Punca, Apa Itu?

Kimia Farma Rambah Bisnis Sel Punca, Apa Itu?

Bisnis | Jum'at, 26 Juli 2024 | 07:52 WIB

Kris Dayanti Rutin Lakukan Stem Cell ke Jerman, Berapa Biaya yang Dihabiskan?

Kris Dayanti Rutin Lakukan Stem Cell ke Jerman, Berapa Biaya yang Dihabiskan?

Lifestyle | Jum'at, 12 Juli 2024 | 13:50 WIB

DJKI Kemenkumham Beri Penghargaan bagi Insan Kekayaan Intelektual, Salah Satunya di Bidang Stem Cell

DJKI Kemenkumham Beri Penghargaan bagi Insan Kekayaan Intelektual, Salah Satunya di Bidang Stem Cell

News | Rabu, 12 Juni 2024 | 13:00 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×