Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Pinjol Makin Diminati, Generasi Milenial & Z Rentan Terjebak Utang

M Nurhadi

Senin, 09 September 2024 | 11:06 WIB
Pinjol Makin Diminati, Generasi Milenial & Z Rentan Terjebak Utang
Ilustrasi Gen Z (Freepik.com/pressfoto)

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan perkembangan terbaru mengenai kredit macet di sektor Peer-to-Peer (P2P) Lending atau pinjaman online (pinjol) per Juli 2024.

Dalam laporan tersebut, salah satu temuan menarik yang diungkap adalah kontribusi signifikan dari generasi Milenial dan Generasi Z terhadap kredit macet. Kelompok usia ini menyumbang lebih dari sepertiga dari total kredit macet di sektor P2P Lending.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan (PVML) OJK, Agusman, mengungkapkan bahwa sebanyak 37,17 persen dari total kredit macet atau wanprestasi di atas 90 hari berasal dari peminjam (borrower) yang berusia 19-34 tahun, yang merupakan kelompok Milenial dan Generasi Z.

"Per Juli 2024, porsi wanprestasi di atas 90 hari bagi penerima dana berusia 19-34 tahun sebesar 37,17 persen terhadap total wanprestasi di atas 90 hari," jelas Agusman dalam pernyataan tertulis yang dikutip pada Senin (9/9/2024).

Penurunan Tingkat Wanprestasi Keseluruhan

Meskipun kontribusi kredit macet dari generasi muda cukup tinggi, OJK mencatat bahwa secara keseluruhan, tingkat wanprestasi atau kelalaian penyelesaian kewajiban di atas 90 hari (TWP90) di sektor P2P Lending menunjukkan penurunan.

Pada Juli 2024, TWP90 turun sebesar 0,94 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi 2,53 persen, dibandingkan dengan 3,47 persen pada Juli 2023. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan kualitas pendanaan di industri fintech P2P Lending.

"Penurunan angka TWP90 memperlihatkan kondisi kualitas pendanaan yang semakin baik dan terjaga," tambah Agusman. Perkembangan ini menjadi sinyal positif bagi industri fintech, terutama dalam upaya menjaga kualitas kredit dan meningkatkan kepercayaan investor dan peminjam.

Di sisi lain, meskipun terdapat tantangan terkait kredit macet, industri fintech P2P Lending terus mencatat pertumbuhan dalam hal pembiayaan yang belum dibayar (outstanding financing). Pada Juli 2024, outstanding pembiayaan P2P Lending tumbuh 23,97 persen yoy menjadi Rp69,39 triliun.

baca juga

Pertumbuhan ini mencerminkan minat yang terus meningkat dari masyarakat dan pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan P2P Lending sebagai alternatif pembiayaan.

Menurut data OJK, pertumbuhan ini juga didukung oleh peningkatan jumlah penyelenggara fintech yang terdaftar dan berizin. Hingga pertengahan tahun 2024, tercatat ada lebih dari 102 penyelenggara fintech P2P Lending yang terdaftar di OJK, dengan beberapa di antaranya sudah memiliki izin operasi penuh . Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat tentang opsi pembiayaan digital dan meningkatnya kepercayaan terhadap sistem pengawasan dan regulasi yang diterapkan oleh OJK.

Peluang Bagi Generasi Milenial dan Z

Kontribusi signifikan dari generasi Milenial dan Generasi Z terhadap kredit macet ini menjadi perhatian penting bagi OJK dan pelaku industri fintech. Kelompok usia ini dikenal lebih terbuka terhadap teknologi digital dan cenderung memilih layanan keuangan berbasis digital seperti P2P Lending. Namun, tingginya angka kredit macet di kelompok ini juga mencerminkan perlunya edukasi keuangan yang lebih baik, terutama terkait manajemen utang dan pemahaman risiko keuangan.

Menurut survei dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), kesadaran akan risiko pinjaman online di kalangan generasi muda masih perlu ditingkatkan. AFPI mencatat bahwa sebagian besar peminjam dari kelompok usia ini cenderung kurang memperhatikan syarat dan ketentuan pinjaman, termasuk bunga pinjaman dan biaya lainnya, yang sering kali menyebabkan kesulitan dalam melunasi pinjaman tepat waktu .

Ke depan, OJK dan para penyelenggara fintech diharapkan dapat terus meningkatkan literasi keuangan di kalangan generasi muda serta memperkenalkan mekanisme penilaian kredit yang lebih baik untuk menekan angka kredit macet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utang PayLater Melonjak, Warga RI Terlilit Rp25,82 Triliun

Utang PayLater Melonjak, Warga RI Terlilit Rp25,82 Triliun

Bisnis | Minggu, 08 September 2024 | 11:45 WIB

Jokowi Makin Rajin Tarik Utang Jelang Lengser, Hari Ini Tembus Rp22 Triliun

Jokowi Makin Rajin Tarik Utang Jelang Lengser, Hari Ini Tembus Rp22 Triliun

Bisnis | Selasa, 03 September 2024 | 16:09 WIB

Siasat Cerdik Bos WIKA Kala Raup Laba Rp401 Miliar, Sulap Utang Tenor Pendek Jadi Panjang

Siasat Cerdik Bos WIKA Kala Raup Laba Rp401 Miliar, Sulap Utang Tenor Pendek Jadi Panjang

Bisnis | Selasa, 03 September 2024 | 12:29 WIB

WIKA: Utang Segunung, Kini Ujug-ujug Klaim Cetak Laba

WIKA: Utang Segunung, Kini Ujug-ujug Klaim Cetak Laba

Bisnis | Senin, 02 September 2024 | 19:17 WIB

Jebakan Manis Magang, Modus Baru TPPO Incar Gen Z di Medsos: 2 Hal Ini Penting Dimiliki

Jebakan Manis Magang, Modus Baru TPPO Incar Gen Z di Medsos: 2 Hal Ini Penting Dimiliki

News | Minggu, 01 September 2024 | 21:28 WIB

Lolly Utang Rp400 Juta untuk Apa? Diam-Diam Dilunasi Nikita Mirzani

Lolly Utang Rp400 Juta untuk Apa? Diam-Diam Dilunasi Nikita Mirzani

Lifestyle | Minggu, 01 September 2024 | 17:21 WIB

Terkini

Lolos Seleksi Ketat KY, Belasan Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Hadapi Komisi III DPR Hari Ini

Lolos Seleksi Ketat KY, Belasan Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Hadapi Komisi III DPR Hari Ini

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Peringati Hari UMKM Nasional, BRI Perkuat Ekosistem Ekonomi Lokal Lewat Desa BRILiaN

Peringati Hari UMKM Nasional, BRI Perkuat Ekosistem Ekonomi Lokal Lewat Desa BRILiaN

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Apa Itu Rebo Wekasan? Ini Fatwa Tegas Mbah Hasyim Asy'ari soal Salat Hadiah

Apa Itu Rebo Wekasan? Ini Fatwa Tegas Mbah Hasyim Asy'ari soal Salat Hadiah

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Pangeran William Murka Usai Raja Charles Minta Kate Middleton Ganti Nama

Pangeran William Murka Usai Raja Charles Minta Kate Middleton Ganti Nama

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Uji Temuan Uang dan Emas Batangan, Pakar Tegaskan Eks Jampidsus Wajib Diadili

Uji Temuan Uang dan Emas Batangan, Pakar Tegaskan Eks Jampidsus Wajib Diadili

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:15 WIB

6 Cara Memilih Rice Cooker Hemat Listrik untuk Penggunaan Sehari-hari agar Tagihan Aman

6 Cara Memilih Rice Cooker Hemat Listrik untuk Penggunaan Sehari-hari agar Tagihan Aman

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:15 WIB

SBY Absen Upacara di Istana, Jokowi-Megawati Hadir?

SBY Absen Upacara di Istana, Jokowi-Megawati Hadir?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:08 WIB

7 Trik Bertahan dengan HP Memori 64 GB agar Tidak Gampang Penuh dan Lemot

7 Trik Bertahan dengan HP Memori 64 GB agar Tidak Gampang Penuh dan Lemot

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Cara Menentukan Shade Cushion Sesuai Undertone Kulit Indonesia

Cara Menentukan Shade Cushion Sesuai Undertone Kulit Indonesia

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:03 WIB

Menteri LH Sentil World Bank buntut Tarik Dana Iklim 70 Juta USD dari Jambi

Menteri LH Sentil World Bank buntut Tarik Dana Iklim 70 Juta USD dari Jambi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:03 WIB

×