Jebakan Manis Magang, Modus Baru TPPO Incar Gen Z di Medsos: 2 Hal Ini Penting Dimiliki

Andi Ahmad S, Lilis Varwati

Minggu, 01 September 2024 | 21:28 WIB
Jebakan Manis Magang, Modus Baru TPPO Incar Gen Z di Medsos: 2 Hal Ini Penting Dimiliki
Pendiri Solidaritas Perempuan Migran Wonosobo (SPMW) yang juga penyintas korban TPPO di Taiwan, Maizidah Salas [Lilis Varwati/Suara.com]

Suara.com - Ancaman tindak pidana perdagangan orang (TPPO) masih jadi risiko yang membayangi tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Jaringan Nasional (Jarnas) Anti TPPO mengungkap bahwa Indonesia masih menjadi sarang perdagangan orang.

Tercatat sejumlah daerah yang masih menjadi sentra perdagangan orang di antaranya, Jakarta, Batam, Bali, Surabaya, Manado, serta Papua.

Pendiri Solidaritas Perempuan Migran Wonosobo (SPMW) yang juga penyintas korban TPPO di Taiwan, Maizidah Salas, membagikan saran untuk para calon TKI supaya bisa jeli melihat tanda-tanda dari TPPO.

Dia mengungkapkan bahwa modus TPPO sekarang banyak bertebaran di media sosial karena mengincar generasi muda, terutama Gen Z.

"Di media sosial itu sekarang yang berkembang adalah magang. Jadi orang akan dimagangkan atau training atau tukar budaya gitu, tapi ujung-ujungnya mereka dieksploitasi. Bukan hanya dieksploitasi secara ekonomi tetapi juga dieksploitasi secara seksual," kata Salas kepada suara.com, ditemui pada Agustus lalu di Jakarta.

Menurutnya, TKI di negara mana pun sama rentannya menjadi korban TPPO. Terlebih negara yang tidak memiliki ikatan kerjasama tenaga migran dengan Indonesia dinilai lebih besar potensinya terjadi TPPO.

Ilustrasi TPPO (Pixabay)
Ilustrasi TPPO (Pixabay)

"Kalau negara-negara ini tidak memiliki MOU dengan Indonesia, MOU dalam hal ketenagakerjaan terkait dengan perlindungan pekerja asing, ini tentu menjadikan teman-teman yang bekerja ke luar negeri itu juga mengalami kerentanan," ujarnya.

Tak cukup hanya modal tekad dan nekat, Salas mengingatkan kepada generasi muda yang ingin bekerja di luar negeri perlu persiapkan mental yang kuat terlebih dahulu untuk menghadapi berbagai perbedaan, seperti budaya dan cara kerja.

baca juga

"Satu mental, dua skill untuk bisa bekerja. Kedua ini sudah dipersiapkan dengan matang. Kemudian mencari informasi yang tepat supaya teman-teman itu tahu betul negara mana yang akan menjadi tujuan pekerja dan resiko-resiko yang akan dialami," tuturnya.

Bukan hanya memahami budaya serta etos kerja dari negara tujuan, Salas menyarankan agar para TKI juga mengetahui kontak pengaduan jika terjadi keadaan darurat yang mengarah pada TPPO.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menemukan bahwa sebagian besar yang bekerja ke luar negeri karena desakan ekonomi.

Lantaran sudah terdesak keadaan, sejumlah pekerja jadi tergesa-gesa dalam menjalani proses kerja. Asisten deputi bidang perlindungan Hak Perempuan pekerja dan TPPO Prijadi Santoso menyampaikan bahwa sikap tersebut justru membuat calon imigran itu rentan terjebak pada

"Korban TPPO yang paling banyak tadi masalah ekonomi, kemudian pendidikan. Tapi ekonomi itu paling banyak," kata Prijadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RK Mau Sulap Jakarta Mirip Bandung, Bakal Tanam Pohon untuk Ubah Iklim Agar Lebih Sejuk

RK Mau Sulap Jakarta Mirip Bandung, Bakal Tanam Pohon untuk Ubah Iklim Agar Lebih Sejuk

News | Minggu, 01 September 2024 | 20:25 WIB

RK Ngaku Ogah Manfaatkan Sepak Bola untuk Hal yang Bersifat Politis

RK Ngaku Ogah Manfaatkan Sepak Bola untuk Hal yang Bersifat Politis

News | Minggu, 01 September 2024 | 20:18 WIB

90 Persen Kursi DPRD DKI Masuk Rombongan KIM, RK Pede Tak Ada Drama: Jadi Kita Bisa Fokus Kerja

90 Persen Kursi DPRD DKI Masuk Rombongan KIM, RK Pede Tak Ada Drama: Jadi Kita Bisa Fokus Kerja

Kotak Suara | Minggu, 01 September 2024 | 20:10 WIB

Terkini

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

×