Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Langkah Kecil dari Pantai Baru, Pupuk Semangat Energi Bersih dengan Dukungan PLN

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 11 November 2024 | 13:15 WIB
Langkah Kecil dari Pantai Baru, Pupuk Semangat Energi Bersih dengan Dukungan PLN
PLTH Pantai Baru [Dokumentasi PLTH Pantai Baru]

Dukungan PLN juga membantu warga dalam mengelola energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, seperti penerangan jalan tenaga surya yang kini terpasang di beberapa titik strategis di kampung.

"Sekarang, kami mengelola listrik secara mandiri. Di mana, bersama PLN dan pengelolaan PLTH yang terus berinovasi, kami membagi kebutuhan listrik untuk rumah tinggal, fasilitas umum, lampu penerang jalan hingga warung-warung usaha milik warga di sekitar pantai," ungkap Arif.

Keberhasilan PLTH Pantai Baru dalam memanfaatkan energi bersih yang dikelola warga bersama pemangku kebijakan dan PLN menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, BUMN (PLN), Swasta, dan masyarakat lokal bisa menjadi solusi untuk menciptakan model energi berkelanjutan. Kini, PLTH Pantai Baru menjadi contoh yang tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga menarik perhatian dari pemangku kebijakan energi di tingkat nasional.

Pasokan Energi Pasti

PLTH, masyarakat di sekitar Pantai Baru merasakan manfaat nyata. Kios-kios usaha dan rumah warga kini mendapatkan aliran listrik yang stabil. Berdasarkan data terkait, PLTH Pantai Baru mampu menghasilkan listrik hingga 6.350 watt, yang cukup untuk menerangi jalan-jalan, warung, dan rumah-rumah warga. Inisiatif ini bahkan membawa dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil yang kini bisa beroperasi lebih efisien.

Tentu saja, perjalanan menuju kemandirian energi bersih tidaklah mudah. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan kapasitas penyimpanan energi.

Saat ini, PLTH Pantai Baru masih terbatas dalam menyediakan listrik selama 24 jam penuh, terutama ketika cuaca tidak mendukung. Namun, warga Pantai Baru tetap optimis. Optimisme ini pula yang membuat PLN mendukung masyarakat setempat melalui riset dan investasi.

Inisiatif di Pantai Baru membuktikan bahwa masyarakat mampu berkontribusi secara nyata dalam transisi energi bersih. Kisah mereka adalah bukti bahwa partisipasi lokal bisa mendorong perubahan besar dalam skala yang lebih luas. Harapannya, model energi mandiri seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia yang memiliki potensi energi terbarukan serupa.

Dalam era di mana ketergantungan pada bahan bakar fosil semakin dihindari, langkah kecil warga Pantai Baru menjadi cahaya yang menerangi jalan menuju masa depan yang lebih hijau.

Pengelola dari PLTH Pantai Baru memberikan edukasi terkait energi bersih [Ist]
Pengelola dari PLTH Pantai Baru memberikan edukasi terkait energi bersih [Ist]

Harapannya nanti, Pantai Baru bukan sekadar tempat wisata, tetapi juga simbol ketahanan, kemandirian, dan harapan. Warga di sini telah membuktikan bahwa dengan semangat kebersamaan, mereka mampu menaklukkan tantangan dan menciptakan perubahan yang bermanfaat untuk generasi mendatang.

Dengan komitmen dari berbagai pihak, Komunitas di Pantai Baru terus membuktikan bahwa energi terbarukan tidak hanya menjadi alternatif, tetapi solusi nyata yang membawa dampak positif bagi komunitas, lingkungan, dan ekonomi lokal.

Upaya masyarakat di Pantai Baru ini juga seirama dengan komitmen PLN yang terus menggenjot inovasi energi bersih. Komitmen PLN ini tidak hanya asal bicara, melainkan melalui bukti nyata. Berikut diantaranya,

1. Pengembangan Kapasitas Energi Baru Terbarukan (EBT): Hingga 2024, PLN memiliki kapasitas pembangkit listrik berbasis EBT sebesar 8,5 gigawatt (GW) yang mencakup tenaga surya, hidro, angin, dan biomassa. Targetnya, kapasitas ini akan bertambah menjadi 10,6 GW pada tahun 2025, sejalan dengan rencana bauran energi bersih Indonesia.

2. Program Konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) ke EBT: PLN sedang melakukan konversi sekitar 5.200 PLTD yang tersebar di 2.130 lokasi menjadi pembangkit berbasis EBT. Tahap pertama dari konversi ini menargetkan kapasitas 225 MW, diikuti oleh 500 MW dan 1.300 MW pada tahap berikutnya. Program ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan keberlanjutan energi.

3. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Cirata: PLN juga membangun PLTS Cirata dengan kapasitas 145 MW di Jawa Barat, yang menjadi proyek tenaga surya terbesar di Asia Tenggara. PLTS ini merupakan bagian dari langkah besar untuk meningkatkan penggunaan energi surya di Indonesia dan mengurangi emisi karbon dari sektor kelistrikan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Pemanfaatan Gas Bumi, PLN Gandeng Mubadala Energy

Tingkatkan Pemanfaatan Gas Bumi, PLN Gandeng Mubadala Energy

News | Senin, 11 November 2024 | 07:30 WIB

Hadapi Tantangan dalam Memenuhi Kebutuhan Pasokan Listrik, PLN Indonesia Power Gencar Transformasi

Hadapi Tantangan dalam Memenuhi Kebutuhan Pasokan Listrik, PLN Indonesia Power Gencar Transformasi

Bisnis | Senin, 11 November 2024 | 04:54 WIB

COP29, PLN Dorong Kolaborasi Global Perkuat Energi Hijau di Tanah Air

COP29, PLN Dorong Kolaborasi Global Perkuat Energi Hijau di Tanah Air

News | Minggu, 10 November 2024 | 15:19 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB