Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Tekan Angka Pengangguran, PGI Resmikan Panasonic HVAC Training Center

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 13 November 2024 | 10:55 WIB
Tekan Angka Pengangguran, PGI Resmikan Panasonic HVAC Training Center
PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) meresmikan Panasonic HVAC Training Center (PHTC) di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi.

Suara.com - Dengan komitmen memajukan ekosistem pendidikan di Indonesia, PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) meresmikan Panasonic HVAC Training Center (PHTC) di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi.

PHTC Bekasi hadir sebagai pusat pelatihan dan sertifikasi di bidang Heating, Ventilating & Air Conditioning (HVAC) bagi masyarakat umum dan pencari kerja yang ingin mengembangkan kompetensi di bidang tata udara.

Peresmian ini dihadiri oleh Yassierli, PhD, Menteri Ketenagakerjaan Indonesia; Rachmat Gobel, Chairman & Shareholders Panasonic Gobel Group; Masaki Yasushi, Duta Besar Jepang untuk Indonesia; Simrin C. Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor Leste; Agung Nur Rohmad, Direktur Jenderal Pelatihan Vokasi dan Produktivitas; dan M. Ali Hapsah, Kepala BBPVP.

Program pelatihan di PHTC Bekasi mencakup keterampilan praktis, pemahaman produk, instalasi, perbaikan, teknik pengelasan (brazing), serta perawatan sistem tata udara dan ventilasi.

Peserta juga dapat memperoleh sertifikasi kompetensi melalui Sertifikasi Industri Panasonic atau Sertifikasi BNSP, yang difasilitasi oleh TUK PGI Service, Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Teknik Pendingin FSPPG, dan Lembaga Sertifikasi Profesi Elektronika Indonesia (LSP EL), mencakup jenjang 2, 3, dan 4 Teknisi Tata Udara Komersial dan Sistem VRF.

Heru Santoso, Wakil Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia, menyatakan bahwa pembukaan PHTC di Bekasi merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Panasonic untuk meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Inisiatif ini juga mendukung upaya pemerintah memanfaatkan bonus demografi dengan target menurunkan tingkat pengangguran di bawah 3% pada 2045, sesuai visi Indonesia Emas.

“Kami menyadari pentingnya mempersiapkan tenaga kerja yang siap menghadapi tuntutan teknologi dan industri masa depan. PHTC akan membekali peserta dengan keterampilan yang diperlukan agar memiliki kompetensi teknis serta siap bekerja dengan standar profesional tinggi di berbagai sektor industri HVAC,” ujar Heru ditulis Rabu (13/11/2024).

Program PHTC ini menawarkan pembelajaran praktis yang memungkinkan peserta menguasai teori dan menerapkan keterampilan teknis dalam lingkungan yang menyerupai industri nyata.

Pelatihan ini dirancang agar peserta memahami pemasangan, perbaikan, serta pemeliharaan sistem HVAC secara menyeluruh. Selain itu, melalui Panasonic Authorized Sentra Service (PASS), peserta memiliki kesempatan magang dan pelatihan praktis sesuai kebutuhan industri.

PASS juga memberi kesempatan bagi peserta untuk berpartisipasi langsung dalam instalasi dan reparasi produk Panasonic.

Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan dan pengetahuan terintegrasi, mulai dari produk hingga layanan purna jual, agar mereka siap bersaing di dunia kerja atau menjadi wirausahawan mandiri di bidang HVAC.

PHTC Bekasi juga terbuka bagi masyarakat sekitar dan pencari kerja yang ingin meningkatkan keterampilan di bidang HVAC.

Dengan dukungan pengajar profesional dan peralatan canggih, Panasonic ingin memastikan bahwa setiap peserta memiliki kompetensi tinggi dan memenuhi standar pasar tenaga kerja yang dinamis.

Heru menambahkan bahwa PHTC tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan dan keahlian teknis, tetapi juga mengedepankan aspek 3C: Competency, Communication, dan Character.

Harapannya, lulusan program ini menjadi tenaga kerja berintegritas yang mampu beradaptasi dan bersaing di pasar kerja yang kompetitif.

“Panasonic terus berupaya membangun sinergi dengan Lembaga Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi, termasuk BBPVP Bekasi, agar program ini menghasilkan SDM siap kerja dan bersaing di pasar global. Kami berharap sinergi ini berkontribusi menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang lebih baik, sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia,” tutup Heru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Pertamina Group Cetak SDM Berkualitas

Cara Pertamina Group Cetak SDM Berkualitas

Bisnis | Kamis, 07 November 2024 | 07:20 WIB

Meski Turun, Jumlah Orang Nganggur di Indonesia Capai 7 Juta

Meski Turun, Jumlah Orang Nganggur di Indonesia Capai 7 Juta

Bisnis | Selasa, 05 November 2024 | 16:30 WIB

Jadi Visi Besar Prabowo, Ini 3 Jurus Mendagri Tito Demi Genjot Kapasitas ASN

Jadi Visi Besar Prabowo, Ini 3 Jurus Mendagri Tito Demi Genjot Kapasitas ASN

News | Jum'at, 01 November 2024 | 14:19 WIB

Terkini

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:16 WIB

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:21 WIB

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB