Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

ATM Sepi dan Nilai Tukar Won Ambles Imbas Darurat Militer Korea Selatan

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 04 Desember 2024 | 12:05 WIB
ATM Sepi dan Nilai Tukar Won Ambles Imbas Darurat Militer Korea Selatan
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol. (YONHAP / AFP)

Suara.com - Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengungumkan pada Selasa, 3 Desember 2024 menerapkan darurat militer selama enam jam.

Adapun darurat militer ini dilakukan karena pihak oposisi di negara itu mengendalikan parlemen, bersimpati pada Korea Utara dan ingin melumpuhkan pemerintah dengan kegiatan anti-negara.

Tentunya keputusan darurat militer ini berdampak pada pasar keuangan Korea Selatan tersebut. Negara yang terkenal dengan musik Kpop itu ternyata membuat pasar saham dan keuangan bergejolak.

Apalagi setelah pengumuman itu, mata uang Korea melemah hingga 1,4 persen dan menyentuh 1.430 won per dolar selama perdagangan luar negeri malam hari. Lalu, kegiatan masyarakat Korea Selatan pun mendadak sepi  seperti sepinya ATM di beberapa luas jalanan. 

Ini menandai pertama kalinya mata uang tersebut turun ke level ini sejak Oktober 2022, ketika merosot ke 1432,4 won terhadap dolar AS.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Choi Sang-mok mengadakan pertemuan darurat dengan Gubernur Bank Korea Rhee Chang-yong, kepala Komisi Jasa Keuangan Kim Byoung-hwan, dan Gubernur Badan Pengawas Keuangan Lee Bok-hyun untuk menanggapi kemungkinan reaksi pasar.

Choi berjanji untuk mengerahkan semua cara yang tersedia guna menstabilkan pasar keuangan dan valuta asing, termasuk pasokan likuiditas yang tidak terbatas untuk menanggapi faktor ketidakstabilan pasar yang mungkin muncul saat darurat militer diberlakukan.

Para pejabat tinggi pemerintah sepakat untuk mengadakan pertemuan harian mengenai isu-isu ekonomi makro dan keuangan guna membangun sistem manajemen krisis. Langkah-langkah lebih lanjut untuk stabilisasi pasar akan diumumkan mulai Rabu pagi.

“Para peserta pertemuan berjanji untuk mengerahkan upaya maksimal guna menstabilkan ekonomi dalam persiapan menghadapi semua situasi,” kata kementerian keuangan dalam sebuah pernyataan,kata Choi dilansir Koreaherald, Rabu (/12/2024).

Sementara itu, Korsel sudah mencabut deklarasi darurat militer yang mengejutkan di beberapa jam sebelumnya. Ini menjadi langkah mundur dalam kebuntuan dengan parlemen, yang dengan tegas menolak upaya Yoon untuk melarang aktivitas politik dan menyensor media dengan darurat militer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Darurat Militer Korea Selatan dan Alasan Isu Pemakzulan Presiden

Kronologi Darurat Militer Korea Selatan dan Alasan Isu Pemakzulan Presiden

Bisnis | Rabu, 04 Desember 2024 | 11:40 WIB

Korea Selatan Darurat Militer, Shin Tae-yong: Tolong...

Korea Selatan Darurat Militer, Shin Tae-yong: Tolong...

Bola | Rabu, 04 Desember 2024 | 11:23 WIB

Ajudan Presiden Korea Selatan Mundur Massal Setelah Deklarasi Darurat Militer Dibatalkan

Ajudan Presiden Korea Selatan Mundur Massal Setelah Deklarasi Darurat Militer Dibatalkan

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 11:22 WIB

Terkini

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

IHSG Anjlok di Bawah Level 7.000, Mampukah Rebound Hari Ini?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:12 WIB

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:06 WIB

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:37 WIB

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:06 WIB

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:55 WIB

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:44 WIB

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:43 WIB

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:36 WIB

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:32 WIB