Astra Agro Lestari Perkuat Kemitraan dengan Petani untuk Keberlanjutan Sawit

Iwan Supriyatna

Kamis, 19 Desember 2024 | 07:52 WIB
Astra Agro Lestari Perkuat Kemitraan dengan Petani untuk Keberlanjutan Sawit
Petani sawit sedang memanen buah kelapa sawit. [dipenda.pekanbaru.go.id]

Suara.com - Petani memainkan peran penting dalam perkembangan industri kelapa sawit, tidak terkecuali bagi PT Astra Agro Lestari (Tbk). Sepanjang tahun 2024, perusahaan kelapa sawit berkode bursa AALI ini telah menggandeng lebih dari 45.000 petani lokal di seluruh rantai pasoknya.

Pemerintah Indonesia menilai petani merupakan garda depan industri kelapa sawit nasional. Namun, mereka membutuhkan mitra agar tumbuh dan berkembang.

Menurut Direktur Komersial Astra Agro Djap Tet Fa, kerja sama dengan masyarakat petani sawit yang tengah dilakukan ini merupakan wujud dukungan perusahaan terhadap petani dan keberlanjutan komoditas strategis nasional ini.

"Hubungan perusahaan dan petani lebih dari sekadar transaksi bisnis, melainkan kemitraan strategis yang saling menguntungkan satu sama lain," ujar Djap Tet Fa dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/12/2024).

Sejak tahun 2011, Astra Agro berkomitmen untuk tidak melakukan pembukaan lahan baru sesuai dengan kebijakan pemerintah tentang moratorium sawit. Selain peningkatan produktivitas melalui riset dan tata kelola perkebunan yang berkelanjutan, petani berperan kuat dalam meningkatkan kinerja perusahaan.

Menurut data Badan Statistik Indonesia, petani menguasai 42% dari total luas perkebunan kelapa sawit yang bertanggung jawab atas 34% produksi minyak sawit di Indonesia pada tahun 2023. Hal ini menegaskan petani sawit sebagai tumpuan industri kelapa sawit Indonesia.

Djap Tet Fa menyampaikan tantangan yang dihadapi rantai pasok kelapa sawit tidak hanya datang dari luar negeri namun juga dalam negeri, mulai dari tuntutan keberlanjutan, daya saing di pasar global, kampanye negatif, hingga produktivitas sawit masih menjadi PR yang harus diselesaikan bersama.

Dengan berbagai tantangan ini, Astra Agro meyakini industri kelapa sawit masih berperan besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan pemenuhan kebutuhan minyak nabati dunia.

Menghadapi ini, Djap Tet Fa menjelaskan kolaborasi kemitraan terus didorong untuk memastikan tata kelola perkebunan yang berkelanjutan di seluruh rantai pasoknya.

baca juga

"Kita harus menjaga kualitas produksi, praktik keberlanjutan, dan meningkatkan daya saing produk sawit Indonesia agar dapat meraih peluang pasar global yang lebih luas," katanya pada mitra petani yang hadir.

Sebagai perusahaan terbuka, Astra Agro berkomitmen memperkuat kemitraan berbasis transparansi, kepercayaan, dan keuntungan bersama. Mendukung kebutuhan petani sawit, Astra Agro memberikan program pembinaan dan pendampingan untuk memberikan solusi teknis dan non-teknis.

Menawarkan value chain kepada rantai pasok, bermitra dengan lini agribisnis Group Astra ini juga berarti bermitra dengan seluruh anak perusahaannya.

Ini memudahkan petani sawit untuk mendapatkan akses ke pendanaan serta kebutuhan teknis lainnya seperti sertifikasi, asuransi, moda transportasi, hingga keperluan operasional perkebunan.

"Yang membedakan Astra Agro dengan perusahaan lain, bukan hanya sekadar menginginkan produksi buah saja tapi juga memperhatikan mitranya. Bukan cuma saya loh sebagai yang punya sawit, bahkan supir dan pekerja lainnya juga sangat diperhatikan keselamatan dan kenyamanannya," ungkap Sabar, salah satu mitra petani yang hadir.

Kepedulian yang berasas kemanusiaan ini membekas baginya sejak awal bermitra dengan Astra Agro pada tahun 2016. Menurut Sabar, kesigapan dan pelayanan perusahaan dalam memberikan solusi menjadi salah satu faktor utama yang mendorong dirinya untuk terus berkolaborasi dengan Astra Agro.

Melalui kerja sama ini, dirinya tak hanya menjadi pemasok buah sawit namun juga mendapatkan bimbingan tata kelola perkebunan yang berkelanjutan melalui konsultasi dan kunjungan langsung oleh perusahaan.

Sabar mengaku dirinya juga mendapatkan bantuan pupuk dan bibit kecambah untuk meningkat produktivitasnya.

"Punya pengalaman mengambil bibit di tempat lain, tapi hasilnya mengecewakan. Kami mengambil produk Astra Agro ini, karena sudah tidak perlu dipertanyakan lagi kualitasnya. Supaya kami sebagai petani sawit juga bisa menyaingi produktivitas perusahaan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astra Agro Lestari Dikenal Sebagai Emiten Kelapa Sawit Berintegritas Tinggi

Astra Agro Lestari Dikenal Sebagai Emiten Kelapa Sawit Berintegritas Tinggi

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 19:47 WIB

Astra Agro Lestari Dorong Keberlanjutan Bisnis dan Ketahanan Iklim

Astra Agro Lestari Dorong Keberlanjutan Bisnis dan Ketahanan Iklim

Bisnis | Jum'at, 06 Desember 2024 | 16:24 WIB

Menko Airlangga: Swasembada Energi melalui Minyak Sawit Kontribusi Konkret Indonesia dan CPO Kurangi Emisi Karbon

Menko Airlangga: Swasembada Energi melalui Minyak Sawit Kontribusi Konkret Indonesia dan CPO Kurangi Emisi Karbon

Bisnis | Sabtu, 30 November 2024 | 07:30 WIB

Terkini

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×