Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

SPAM Jatiluhur 1 Resmi Beroperasi: Komitmen untuk Penyediaan Air Bersih dan Keberlanjutan Lingkungan

Iwan Supriyatna

Jum'at, 20 Desember 2024 | 07:39 WIB
SPAM Jatiluhur 1 Resmi Beroperasi: Komitmen untuk Penyediaan Air Bersih dan Keberlanjutan Lingkungan
Commercial Operation Date (COD) Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) Regional Jatiluhur I, menandai tonggak bersejarah dalam penyediaan air bersih.

Suara.com - PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) menggelar acara Syukuran Commercial Operation Date (COD) Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) Regional Jatiluhur I, menandai tonggak bersejarah dalam penyediaan air bersih di wilayah DKI Jakarta, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Karawang.

Berlokasi di Instalasi Pengolahan Air Bersih (IPA) Bekasi, acara syukuran beroperasinya SPAM Jatiluhur Regional I secara komersial ini ini dihadiri oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, beserta jajaran Kementerian Pekerjaan Umum; Pemerintah Daerah Tingkat I dan II DKI Jakarta dan Jawa Barat; offtakers Perumda Air Minum PAM JAYA, Perumda Tirta Patriot, Perumda Tirta Bhaghasasi, dan Perumda Tirta Tarum; WIKA-JAKON KSO sebagai kontraktor pelaksana dan para pemangku kepentingan lainnya.

Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan telah dirancang untuk menjawab tantangan kebutuhan air bersih di wilayah metropolitan terbesar di Indonesia, yakni Jabodetabek dan Jawa Barat. Air bersih yang diproses menggunakan air baku dari Bendungan Jatiluhur di Jawa Barat melalui 2(dua) fasilitas IPA Bekasi dan IPA Cibeet yang dimiliki oleh PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur akan menyuplai tidak kurang dari 38% pasokan air bersih di DKI Jakarta dan 26% pasokan air bersih Kabupaten Karawang.

Proyek SPAM Jatiluhur Regional I dibangun melalui skema KPBU dengan inisiatif pemrakarsa (unsolicited). Kerjasama antara Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) Kementerian PU dan Badan Usaha Pelaksana (BUP) PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur ini, mampu menyediakan pasokan air bersih hingga 4.750 Liter Per Detik (Lpd).

SPAM yang memanfaatkan air baku dari Bendungan Jatiluhur di Jawa Barat ini akan didistribusikan kepada kurang lebih 320.000. Sambungan Rumah (SR) yang akan dinikmati oleh sekitar 1,9 juta masyarakat di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat, yakni Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang. Air bersih yang keluar dari IPA Bekasi dan IPA Cibeet tersebut telah memenuhi kualifikasi persyaratan air bersih yang disyaratkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Direktur Utama PT WTJJ, Rendy Ardiansyah, menyampaikan PT WTJJ melalui SPAM Jatiluhur
1 berkomitmen menjawab kebutuhan penyediaan air bersih bagi Masyarakat melalui kerja sama untuk menyuplai jaringan distribusi PAM Jaya, Tirta Patriot, Tirta Bhaghasasi, dan Perumda Tirta Tarum guna meningkatkan pelayanan distribusi air bersih di DKI Jakarta, Kota dan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

"Dengan kerja sama ini WTJJ tidak hanya menghadirkan kapasitas besar untuk menjawab kebutuhan air bersih saat ini, tetapi juga merencanakan keberlanjutan masa depan melalui pengurangan eksploitasi air tanah, mendukung pengelolaan lingkungan yang sehat, dan memberikan dampak langsung pada peningkatan kualitas hidup Masyarakat. SPAM Jatiluhur 1 bukan hanya proyek fisik, tetapi juga simbol inovasi, kolaborasi, dan komitmen untuk merencanakan masa depan yang lebih baik,” kata Rendy ditulis Jumat (20/12/2024).

Lebih lanjut Rendy menyampaikan, SPAM Jatiluhur Regional I adalah wujud nyata kolaborasi pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Usaha Pelaksana (BUP) WTJJ untuk memberikan solusi strategisterhadap tantangan kebutuhan air bersih di Indonesia.

Penyediaan air bersih ini menunjukkan komitmen inisiatif ESG dari PT WTJJ dan juga Pemegang Sahamnya (PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk, dan PT Tirta Gemah Ripah pada Sustainability Development Goals (SDG) 6 untuk memastikan akses universal terhadap air bersih yang aman dan terjangkau dan SDG 13 dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan sebagai langkah mitigasi perubahan iklim Proyek SPAM Jatiluhur 1 memberikan dampak signifikan pada masyarakat dan lingkungan.

baca juga

"Kami berterima kasih kepada pemegang saham atas dukungan strategis mereka dan kepada WIKA-JAKON KSO atas dedikasi luar biasa dalam memastikan keberhasilan proyek ini. Komitmen mereka adalah bagian integral dari pencapaian hari ini," ujar Rendy Ardiansyah.

SPAM Jatiluhur 1 dilengkapi dengan dua instalasi pengolahan air utama, yaitu IPA Bekasi dan IPA Cibeet, yang dirancang menggunakan teknologi modern dan ramah lingkungan untuk memastikan pasokan air bersih yang efisien dan berkelanjutan dengan titik offtake di Sentra Timur, Teluk Buyung, Jatibening, Tarumajaya, serta jaringan distribusi Karawang.

Keunggulan dua instalasi ini juga didukung oleh reservoir berkapasitas besar di Cilincing, Tarumajaya, dan Karawang, yang dirancang untuk menjaga kestabilan pasokan air bersih bahkan dalam kondisi permintaan puncak.

Dengan keunggulan teknologi Clarifier hydropac untuk proses sedimentasi cepat dan Hydrofill, sistem filtrasi pasir cepat untuk menjaga efisiensi dan kualitas pengolahan air, IPA Bekasi dan IPA Cibeet juga dilengkapi IoT berbasis teknologi canggih untuk mendeteksi kebocoran dan menjaga kualitas air secara real-time.

Keberhasilan COD SPAM Jatiluhur 1 adalah bukti nyata keberhasilan penerapan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan total investasi sebesar Rp1,675 triliun. Dimana pemerintah melalui Kementerian PU memberikan dukungan regulasi, jaminan infrastruktur, dan kebijakan strategis untuk mempercepat pembangunan proyek.

Pada kesempatan syukuran COD SPAM Jatiluhur 1 ini secara khusus Wakil Menteri PUPR, Diana Kusumastuti, menyampaikan apresiasinya.

"Dengan beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur I, WTJJ akan berperan dalam mengurangi pemanfaatan air tanah, sehingga menekan penurunan muka tanah (land subsidence), meningkatkan kesehatan masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Jabodetabek dan Jawa berat. Proyek ini menjadi contoh sukses kolaborasi antara pemerintah dan badan usaha dalam hal ini PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur dalam menyediakan layanan publik yang strategis." pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IIF Salurkan Pembiayaan Rp 327,3 Miliar untuk Proyek SPAM di Wilayah Sumatra

IIF Salurkan Pembiayaan Rp 327,3 Miliar untuk Proyek SPAM di Wilayah Sumatra

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2024 | 15:16 WIB

Perkuat Ketahanan, Indra Karya Jalankan Program Air Bersih di NTT

Perkuat Ketahanan, Indra Karya Jalankan Program Air Bersih di NTT

Bisnis | Rabu, 18 Desember 2024 | 08:05 WIB

Krakatau Tirta Industri dan Griya Idola Bangun Infrastruktur Air Bersih di Patimban

Krakatau Tirta Industri dan Griya Idola Bangun Infrastruktur Air Bersih di Patimban

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2024 | 17:20 WIB

Terkini

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:33 WIB

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:27 WIB