Profil Rodrigo Duterte, Eks Presiden Filipina yang Ditangkap ICC

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 11 Maret 2025 | 11:49 WIB
Profil Rodrigo Duterte, Eks Presiden Filipina yang Ditangkap ICC
Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam salah satu kegiatan bersama putrinya, Sara Duterte, beberapa waktu lalu. [GN/Tim Kepresidenan Filipina]

Suara.com - Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte ditangkap pada Selasa pagi (11/3/2025) setelah mendarat di Bandara Internasional Ninoy Aquino, Manila. Penangkapan ini dilakukan oleh polisi Filipina berdasarkan surat perintah dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terkait dengan perang melawan narkoba yang dilancarkan selama masa kepemimpinannya.

Menurut laporan Channel NewsAsia, istana kepresidenan Filipina mengonfirmasi bahwa Interpol Manila telah menerima salinan resmi surat perintah penangkapan dari ICC. “Pagi ini, Interpol Manila menerima salinan resmi surat perintah penangkapan dari ICC,” bunyi pernyataan resmi istana.

Duterte ditangkap setelah tiba dari Hong Kong, di mana sehari sebelumnya ia menyatakan kesiapannya untuk menghadapi proses hukum jika ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan. “Saya siap menghadapi apa pun, termasuk penangkapan, jika itu adalah keputusan hukum yang adil,” ujar Duterte dalam konferensi pers di Hong Kong, Senin (10/3).

Profil Rodrigo Duterte

Rodrigo “Rody” Roa Duterte, yang akrab disapa Digong, lahir pada 28 Maret 1945 di Maasin, Leyte Selatan, Filipina. Ia adalah seorang politikus dan pengacara keturunan Visayan yang dikenal sebagai salah satu pemimpin paling kontroversial di Filipina.

Duterte memulai karier politiknya sebagai Wakil Walikota Davao pada 2 Mei 1986 hingga 27 November 1987. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Walikota Davao selama tujuh periode, dari 1988 hingga 1998 dan kembali pada 2001 hingga 2010, menjadikannya salah satu walikota dengan masa jabatan terlama di Filipina.

Selain itu, Duterte juga pernah menjadi Anggota Dewan Perwakilan Filipina dari distrik ke-1 Kota Davao pada periode 1998-2001. Pada 21 November 2015, ia mendeklarasikan pencalonannya sebagai presiden Filipina dan memenangkan pemilihan umum 2016 dengan selisih suara yang signifikan. Menurut data dari PPCRV (lembaga monitor pemilu), Duterte unggul 5,92 juta suara dari rival terdekatnya, Mar Roxas.

Selama masa kepresidenannya (2016-2022), Duterte dikenal karena kebijakan kerasnya dalam memerangi narkoba, yang menuai kritik dari dalam dan luar negeri. Kebijakan ini dianggap melanggar hak asasi manusia, dengan ribuan orang tewas dalam operasi anti-narkoba.

Meski kontroversial, Duterte tetap populer di kalangan sebagian besar masyarakat Filipina, terutama karena gaya kepemimpinan langsung dan janjinya untuk memberantas korupsi serta kejahatan.

Duterte berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang politik kuat. Ayahnya, Vicente Duterte, adalah seorang pengacara dan mantan Gubernur Davao. Sepupu dan pamannya juga pernah menduduki berbagai jabatan penting di Filipina.

Putri Duterte, Sara Duterte, saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Filipina terpilih, melanjutkan warisan politik keluarga Duterte. Sara dikenal sebagai sosok yang karismatik dan memiliki basis dukungan yang kuat, terutama di wilayah Mindanao.

Penangkapan Duterte menandai babak baru dalam proses hukum internasional terhadap mantan presiden Filipina. ICC telah lama menyelidiki dugaan pelanggaran hak asasi manusia selama perang melawan narkoba di bawah kepemimpinan Duterte.

Penangkapan Duterte diperkirakan akan memengaruhi dinamika politik Filipina, terutama dengan adanya putrinya, Sara Duterte, yang kini memegang posisi strategis sebagai Wakil Presiden. Beberapa analis politik menyatakan bahwa kasus ini dapat memicu ketegangan politik dan memengaruhi stabilitas pemerintahan saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Catur Adi Prianto, Bos Persiba Balikpapan yang Tersandung Narkoba hingga Ditangkap Polisi!

Profil Catur Adi Prianto, Bos Persiba Balikpapan yang Tersandung Narkoba hingga Ditangkap Polisi!

Bola | Senin, 10 Maret 2025 | 12:52 WIB

Bawa Ransel Isi Sabu 14 Kg dan 6.800 Butir Ekstasi, DK Balik Lagi ke Bui

Bawa Ransel Isi Sabu 14 Kg dan 6.800 Butir Ekstasi, DK Balik Lagi ke Bui

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 21:50 WIB

Penampakan 188 Kilogram Sabu Ditemukan di Tengah Kebun Sawit Aceh

Penampakan 188 Kilogram Sabu Ditemukan di Tengah Kebun Sawit Aceh

News | Kamis, 06 Maret 2025 | 11:57 WIB

Bareskrim Ungkap Kasus Narkotika Selama Dua Bulan Terakhir, 7 Anak Buah Fredy Pratama Terjaring

Bareskrim Ungkap Kasus Narkotika Selama Dua Bulan Terakhir, 7 Anak Buah Fredy Pratama Terjaring

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 23:32 WIB

Indonesia Banjir Narkoba Impor, BNN Sita 1,2 Ton Barang Bukti di Februari 2025

Indonesia Banjir Narkoba Impor, BNN Sita 1,2 Ton Barang Bukti di Februari 2025

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 19:30 WIB

Ditahan di Ethiopia, Ibunda Ungkap Curhatan Pilu Linda Dijebak Sindikat Narkotika: Anak Saya Tak Bersalah!

Ditahan di Ethiopia, Ibunda Ungkap Curhatan Pilu Linda Dijebak Sindikat Narkotika: Anak Saya Tak Bersalah!

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 13:06 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB