6.961 KPM di Tanjungpinang Tercatat Terima Bansos Sembako PKH

Iwan Supriyatna

Senin, 17 Maret 2025 | 10:16 WIB
6.961 KPM di Tanjungpinang Tercatat Terima Bansos Sembako PKH
Ilustrasi bansos, cara dapat bansos BPNT 2025 tahap 2 (Unsplash)

Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND menyalurkan bantuan sosial (bansos) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Tahap I-2025 kepada 6.961 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Penyaluran bansos sembako dan PKH ini dilaksanakan di 25 outlet Kantorpos di Tanjungpinang. Sebanyak 25 outlet tersebut terdiri atas satu Kantor Cabang (KC) dan 24 Kantor Cabang Pembantu (KCP).

Executive Manager Kantorpos KC Tanjungpinang Ferry Ricardo memastikan proses penyaluran dilakukan dengan baik. Hal tersebut tak lepas dari mekanisme yang dilakukan Kantorpos.

Salah satunya adalah berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Dinas Sosial, pendamping PKH, aparat desa, dan RT/RW.

"Kami terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Sosial, pendamping PKH, serta aparat desa dan RT/RW. Tujuannya adalah mempercepat proses penyaluran, termasuk menentukan lokasi dan waktu distribusi agar lebih efisien," ujar Ferry ditulis Senin (17/3/2025).

Ada tiga mekanisme yang dilakukan Pos Indonesia dalam menyalurkan bansos ini. Mulai dari penyaluran melalui Kantorpos, komunitas, dan door to door.

Mekanisme door to door ini khusus bagi KPM yang mengalami kendala mobilitas, yaitu sedang sakit, lansia, dan disabilitas.

"Kami mengunjungi langsung rumah penerima, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang sedang sakit. Dalam proses ini, petugas Pos biasanya didampingi oleh pendamping PKH untuk memastikan bantuan diterima dengan tepat," ucapnya.

Pihak Kantorpos KC Tanjungpinang bukan tanpa hambatan saat melakukan penyaluran bansos ini. Menurut Ferry, wilayah Tanjungpinang memiliki tantangan tersendiri karena wilayahnya yang terdiri atas beberapa pulau, termasuk Natuna, Anambas, Lingga, dan Pulau Bintan.

baca juga

Meskipun demikian, ia memastikan bahwa hingga saat ini tingkat keberhasilan penyaluran mencapai 99 persen.

"Kami harus menggunakan berbagai moda transportasi seperti speedboat dan pompong untuk mencapai lokasi. Terkadang, cuaca menjadi kendala sehingga perjalanan bisa memakan waktu berhari-hari atau bahkan harus menginap," jelas Ferry.

Kelancaran dalam menyalurkan bansos sembako dan PKH ini juga tak lepas dari semangat yang ditunjukkan para juru bayar Kantorpos.

Mereka selalu menjalani tugasnya dengan baik, terutama dalam melakukan verifikasi data para KPM agar bantuan bisa sampai tepat sasaran.

"Saat di lokasi, kami memverifikasi identitas penerima dengan data yang kami miliki, termasuk NIK, nama, alamat, dan jumlah bantuan yang diterima," kata juru bayar Kantorpos KC Tanjungpinang, Fariza Riza.

Dalam sehari, Fariza mampu menyalurkan bantuan kepada sekitar 30 hingga 50 penerima, bergantung kondisi di lapangan.

"Kadang cuaca kurang mendukung, atau penerima tidak berada di tempat sehingga kami harus mencari alamat terbaru mereka," ujar Fariza.

Selain juru bayar, peran pendamping PKH juga menjadi faktor dan kunci penting bagi Pos Indonesia dalam melakukan penyaluran bansos ini.

Mereka kerap berkoordinasi baik dengan pendamping PKH. Hal tersebut diakui Fitriana Lutfi, pendamping PKH di Kecamatan Bukit Bestari.

Lutfi turut memastikan bahwa setiap KPM menerima bantuan sesuai haknya.

“Kami bertugas untuk mengawal proses penyaluran, baik melalui bank maupun melalui Pos Indonesia. Kami juga terus menjalin komunikasi dengan Kantorpos untuk menyelesaikan kendala yang muncul di lapangan," katanya.

Menurut Lutfi, kerja sama dengan Kantorpos selama ini berjalan dengan baik. Jika ada kendala, mereka berkoordinasi dan mencari solusi bersama dengan Kantorpos.

"Koordinasi yang fleksibel sangat membantu kami memastikan bahwa penerima benar-benar mendapatkan haknya. Jika ada yang tidak mengambil bantuannya, kami langsung berkomunikasi untuk mengetahui penyebabnya dan mencari solusi," ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Fitriana menilai kolaborasi dengan Pos Indonesia layak mendapatkan bintang 4,5 dari 5.

"Mekanisme kerja sama sudah sangat baik dan komunikasi yang terjalin sangat membantu tugas kami di lapangan. Kantorpos, mantul! Mantap betul!" katanya penuh semangat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bansos PKH Maret 2025 Rp600.000 Segera Disalurkan, Begini Cara Cek dan Mencairkan

Bansos PKH Maret 2025 Rp600.000 Segera Disalurkan, Begini Cara Cek dan Mencairkan

Bisnis | Jum'at, 14 Maret 2025 | 10:54 WIB

60 Ribu Orang Kena PHK dalam Waktu 2 Bulan, Kemensos Tunggu Evaluasi Sebelum Masukkan ke Data Bansos

60 Ribu Orang Kena PHK dalam Waktu 2 Bulan, Kemensos Tunggu Evaluasi Sebelum Masukkan ke Data Bansos

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 16:18 WIB

Cak Imin Sebut DTSEN jadi Harapan Baru Penyaluran Bansos: Akan Lebih Efektif dan Tepat Sasaran

Cak Imin Sebut DTSEN jadi Harapan Baru Penyaluran Bansos: Akan Lebih Efektif dan Tepat Sasaran

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 14:40 WIB

Terkini

100 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Kemungkinan Tersapu Air Bah

100 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Kemungkinan Tersapu Air Bah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Dari Paylater ke Mindful Spending: Saat Gen Z Lebih Bijak Kelola Keuangan

Dari Paylater ke Mindful Spending: Saat Gen Z Lebih Bijak Kelola Keuangan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?

Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?

Jawa Tengah | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Gelar Sarjana Bukan Tiket Emas: Kenapa Lulusan Baru Susah Dapat Kerja?

Gelar Sarjana Bukan Tiket Emas: Kenapa Lulusan Baru Susah Dapat Kerja?

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR

Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR

Bekaci | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Prabowo-Gibran Hadiri Muktamar NU ke-35 di Jombang, Disambut Kiai dan Tokoh Nasional

Prabowo-Gibran Hadiri Muktamar NU ke-35 di Jombang, Disambut Kiai dan Tokoh Nasional

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Demo DPR Bikin Warga Ogah ke Mal, Gerai Pertokoan Tampak Sepi

Demo DPR Bikin Warga Ogah ke Mal, Gerai Pertokoan Tampak Sepi

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Majalah Trubus dan Cara Uniknya Membawa Agrikultur ke Meja Pembaca

Majalah Trubus dan Cara Uniknya Membawa Agrikultur ke Meja Pembaca

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Tren Gila Industri Otomotif China yang Luncurkan Tiga Model Mobil Baru Setiap Hari

Tren Gila Industri Otomotif China yang Luncurkan Tiga Model Mobil Baru Setiap Hari

Otomotif | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Massa Padati Gedung DPR Tapi Tak Ada Mobil Komando, Mahasiswa Orasi Pakai Toa Seadanya

Massa Padati Gedung DPR Tapi Tak Ada Mobil Komando, Mahasiswa Orasi Pakai Toa Seadanya

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:08 WIB

×