Truk Gandeng Dibatasi saat Mudik Lebaran 2025, Ini Ketentuan Operasional Angkutan Barang

M Nurhadi

Senin, 24 Maret 2025 | 10:46 WIB
Truk Gandeng Dibatasi saat Mudik Lebaran 2025, Ini Ketentuan Operasional Angkutan Barang
Ilustrasi truk ODOL. [ANTARA]

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa tidak ada larangan operasional truk angkutan barang selama periode mudik Lebaran 1446 Hijriah atau 2025, asalkan mematuhi ketentuan yang berlaku. Hal ini disampaikan Menhub dalam keterangan resmi di Jakarta pada Sabtu akhir pekan lalu.

Saat ini, pemerintah telah mengatur pembatasan operasional angkutan barang selama masa mudik Lebaran 2025, namun penegasan ini penting untuk menghindari kesalahpahaman di kalangan pelaku usaha logistik.

Dijelaskan oleh Menteri Perhubungan, pembatasan operasional truk barang diberlakukan bukan untuk menghentikan aktivitas distribusi, melainkan untuk menjamin keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik dan balik.

"Pemerintah tidak melarang truk beroperasi, tetapi memberlakukan pembatasan tertentu untuk menyeimbangkan arus mudik dan distribusi barang," ujar dia.

Pembatasan tersebut terutama berlaku untuk kendaraan barang dengan sumbu tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan atau gandengan, serta kendaraan yang mengangkut hasil galian, tambang, dan bahan bangunan.

Kendaraan-kendaraan ini dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan dan risiko kecelakaan yang lebih tinggi selama periode mudik, yang biasanya ditandai dengan peningkatan volume kendaraan di jalan raya.

Meski demikian, perusahaan angkutan barang tetap dapat melakukan distribusi menggunakan kendaraan sumbu dua dengan berat yang diizinkan.

Selain itu, operasional truk masih dimungkinkan jika ada diskresi dari kepolisian, terutama untuk kebutuhan distribusi barang-barang penting. Menhub menekankan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas distribusi selama masa mudik.

Selain pembatasan jenis kendaraan, Menhub juga mengingatkan pentingnya mematuhi persyaratan teknis dan administratif. Hal ini mencakup tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan, serta kelengkapan dokumen angkutan barang.

baca juga

"Semua kendaraan yang beroperasi harus memenuhi persyaratan laik jalan sesuai peraturan perundang-undangan," tegasnya.

Kebijakan ini menuai respons dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), yang mengeluhkan durasi pembatasan yang dinilai terlalu lama. Menanggapi hal ini, Menhub menjelaskan bahwa pembatasan dirancang untuk mencapai keseimbangan antara arus mudik dan distribusi barang.

"Kami berupaya menjaga keseimbangan antara pengaturan lalu lintas selama mudik dan kelancaran distribusi barang. Keselamatan di jalan raya tetap menjadi prioritas," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha logistik, pemerintah melalui PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) memberikan diskon hingga 60 persen atas tagihan jasa penumpukan barang dan peti kemas selama masa pembatasan. Diskon ini berlaku dari 24 Maret hingga 8 April 2025. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban biaya bagi pelaku industri logistik yang terdampak pembatasan operasional truk.

Menhub mengapresiasi langkah Pelindo tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memberikan insentif bagi pelaku usaha logistik.

"Kami berkomitmen untuk mendukung kelancaran distribusi barang sambil menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang mudik," pungkasnya.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap dapat menciptakan keseimbangan antara kebutuhan mudik masyarakat dan kelancaran distribusi barang, sekaligus memastikan keselamatan di jalan raya selama periode Lebaran 2025.

Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi pada H-3 hingga H-1 sebelum Hari Raya Idul Fitri. Sementara itu, arus balik diperkirakan memuncak pada 6 hingga 7 April 2025. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan dan infrastruktur pendukung guna memastikan kelancaran perjalanan mudik dan balik.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri turut mengeluarkan jadwal rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan skema contraflow dan one way di beberapa ruas jalan utama. Skema contraflow akan diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek mulai 27 hingga 29 Maret 2025. Sementara itu, skema one way akan diaktifkan jika terjadi puncak arus mudik untuk mengoptimalkan arus kendaraan dan mengurangi kemacetan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Membersamai Semangat Mudik Lebaran, BRI Berikan Kemudahan Bayar Tol Pakai BRIZZI!

Membersamai Semangat Mudik Lebaran, BRI Berikan Kemudahan Bayar Tol Pakai BRIZZI!

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 10:17 WIB

Diskon Tarif Tol 20 Persen Mulai Berlaku Hingga 8 Hari Ke Depan, Catat Ruasnya

Diskon Tarif Tol 20 Persen Mulai Berlaku Hingga 8 Hari Ke Depan, Catat Ruasnya

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 08:56 WIB

Jangan Kehabisan! Daftar Harga Tiket Bus PO Juragan 99 Trans Mudik Lebaran 2025

Jangan Kehabisan! Daftar Harga Tiket Bus PO Juragan 99 Trans Mudik Lebaran 2025

Lifestyle | Senin, 24 Maret 2025 | 07:52 WIB

Catat, Rest Area Ini Tak Boleh Dibuat untuk Istirahat Lama-lama saat Mudik Lebaran 2025

Catat, Rest Area Ini Tak Boleh Dibuat untuk Istirahat Lama-lama saat Mudik Lebaran 2025

Otomotif | Senin, 24 Maret 2025 | 07:39 WIB

Puncak Arus Mudik Pelabuhan Merak Diprediksi H-3, Ganjil Genap dan Delaying System Diberlakukan

Puncak Arus Mudik Pelabuhan Merak Diprediksi H-3, Ganjil Genap dan Delaying System Diberlakukan

News | Senin, 24 Maret 2025 | 06:20 WIB

Pertamina Pastikan Kesiapan Stok BBM, LPG dan Jargas di Sumatera Utara Jelang Lebaran

Pertamina Pastikan Kesiapan Stok BBM, LPG dan Jargas di Sumatera Utara Jelang Lebaran

Bisnis | Minggu, 23 Maret 2025 | 22:03 WIB

Terkini

Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!

Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:15 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Transaksi Kopdes Tembus Rp31 Miliar

Bos Agrinas Pangan Sebut Transaksi Kopdes Tembus Rp31 Miliar

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 20:13 WIB

Duit USD 1 Juta untuk Pansus Haji DPR Berkurang Saat Dihitung KPK, Saksi Ngaku Harus Nombok

Duit USD 1 Juta untuk Pansus Haji DPR Berkurang Saat Dihitung KPK, Saksi Ngaku Harus Nombok

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:11 WIB

Aluminium Rendah Karbon Indonesia Dibidik Masuk Pasar Global

Aluminium Rendah Karbon Indonesia Dibidik Masuk Pasar Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 20:10 WIB

Cara Mengubah Desimal ke Persen di Excel dengan Mudah, Ini Langkah-langkahnya

Cara Mengubah Desimal ke Persen di Excel dengan Mudah, Ini Langkah-langkahnya

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 20:10 WIB

Anti Ribet, Ini Cara Menghilangkan Noda Lemak Membandel di Dinding Dapur dan Cooker Hood

Anti Ribet, Ini Cara Menghilangkan Noda Lemak Membandel di Dinding Dapur dan Cooker Hood

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:10 WIB

Sungai Kapuas Surut, Gimana Nasib Distribusi BBM di Kalbar?

Sungai Kapuas Surut, Gimana Nasib Distribusi BBM di Kalbar?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 20:07 WIB

Selain Alyssa Daguise, Ini 8 Daftar Artis Indonesia yang Rahasiakan Wajah Anak untuk Jaga Privasi

Selain Alyssa Daguise, Ini 8 Daftar Artis Indonesia yang Rahasiakan Wajah Anak untuk Jaga Privasi

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 20:05 WIB

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

FIFA Larang Suporter Vietnam Bawa Benda Ini ke Dalam Stadion Si Jalak Harupat

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 20:02 WIB

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:00 WIB

×