- Rupiah dibuka di level Rp17.668 per dolar AS pada Selasa, 15 September, mengalami penguatan tipis satu poin.
- Analis Lukman Leong menyatakan pelantikan Menteri Keuangan baru, Suahasil Nazara, menjadi sentimen positif pendorong penguatan rupiah.
- Ruang penguatan rupiah diprediksi terbatas akibat kenaikan harga minyak mentah dan sikap menunggu investor terhadap rapat Federal AS.
Suara.com - Rupiah berbalik menguat pada pembukaan pagi ini. Adapun, sentimen positif domestik ikut mendongkrak mata uang Garuda.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada Selasa 15 September dibuka ke level Rp17.668 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini melemah 1 poin atau turun 0,01 persen dibandingkan hari sebelumnya yang ada di Rp17.669 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, penguatan ini disebabkan pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS menyusul pergantian menkeu dari Purbaya kepada Suahasil, yang diharapkan akan direspons positif dari pasar," katanya saat dihubungi Suara.com.
Namun, ruang penguatan rupiah diperkirakan terbatas. Sebab, kenaikan harga minyak mentah masih memberikan sentimen negatif mata uang Garuda.
"Penguatan rupiah terbatas oleh harga minyak mentah dunia yang tetap tinggi serta sikap wait-and-see investor menjelang rapat Federal AS pada Rabu. Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.600-Rp17.700," jelasnya.
![Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/09/68811-ilustrasi-mata-uang-asing.jpg)
Sementara itu, mayoritas mata uang Asia melemah. Hanya peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah menanjak 0,05 persen.
Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang paling lemah di Asia dengan anjlok 0,36 persen. Selanjutnya ada yen Jepang yang ambles 0,24 persen.
Disusul, dolar Singapura dan ringgit Malaysia yang sama-sama terkoreksi 0,09 persen.Berikutnya, baht Thailand dan dolar Taiwan sama-sama tertekan 0,05 persen, Lalu ada yuan China yang turun 0,02 persen. Kemudian, dolar Hong Kong terlihat melemah tipis 0,004 persen terhadap the greenback pada pagi ini.