Penasihat Danantara, Thaksin Shinawatra Pernah Kena Skandal Judi Hingga Saham

M Nurhadi

Senin, 24 Maret 2025 | 15:23 WIB
Penasihat Danantara, Thaksin Shinawatra Pernah Kena Skandal Judi Hingga Saham
Thaksin Shinawatra, Mantan Perdana Menteri Thailand [X/thaksinofficial.com]

Suara.com - Susunan pengurus Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara baru saja diumumkan, dengan nama-nama besar seperti Ray Dalio, Helman Sitohang, Jeffrey Sachs, Chapman Taylor, hingga mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, masuk dalam jajaran Dewan Penasihat. Kehadiran Thaksin dalam daftar ini menarik perhatian publik mengingat sejarah panjangnya sebagai politisi kontroversial dan taipan bisnis.

Thaksin Shinawatra adalah mantan perdana menteri Thailand yang menjabat dari 2001 hingga 2006. Sebelum terjun ke dunia politik, ia adalah seorang perwira polisi yang kemudian beralih menjadi pengusaha sukses di sektor telekomunikasi.

Perjalanan bisnisnya dimulai dari sebuah usaha kecil sebagai dealer komputer pada 1987 yang berkembang menjadi Shin Corporation, perusahaan telekomunikasi terbesar di Thailand.

Sebagai politisi, Thaksin dikenal karena kebijakannya yang pro-rakyat, terutama untuk masyarakat pedesaan. Ia memperkenalkan program-program seperti layanan kesehatan universal dan kebijakan penciptaan lapangan kerja yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Popularitasnya di kalangan masyarakat pedesaan membuatnya memenangkan pemilu dan menjadi perdana menteri.

Namun, masa jabatannya tidak lepas dari kontroversi. Perusahaannya dituding mendapat keuntungan besar dari kontrak pemerintah selama ia menjabat.

Tuduhan korupsi dan penghinaan terhadap monarki memicu demonstrasi besar-besaran yang dipimpin oleh Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD). Kondisi ini akhirnya memuncak pada kudeta militer pada September 2006 saat Thaksin sedang berada di luar negeri menghadiri pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Kasus Hukum yang Membelit Thaksin

Setelah digulingkan dari kursi perdana menteri, Thaksin menghadapi berbagai kasus hukum yang membuatnya dijatuhi hukuman penjara secara in absentia. Berikut adalah beberapa kasus utama yang melibatkan dirinya:

Kasus Saham Shin Corporation

baca juga

Thaksin dituduh menyalahgunakan kekuasaannya untuk menguntungkan bisnis keluarganya. Kontroversi ini bermula ketika saham keluarganya di Shin Corporation dijual ke Temasek Holdings Singapura pada 2006. Penjualan ini menuai kritik keras karena dianggap menjual aset strategis nasional kepada pihak asing. Dalam kasus ini, Thaksin juga dituding menggunakan "nominee" atau nama pinjaman untuk menguasai saham perusahaan tersebut secara ilegal.

Kasus Lotere Dua dan Tiga Digit

Antara 2003 dan 2006, Thaksin meluncurkan skema lotere dua dan tiga digit yang dinyatakan ilegal oleh pengadilan Thailand. Ia dinyatakan bersalah atas penyalahgunaan kekuasaan dalam peluncuran skema tersebut. Komite antikorupsi menuduh bahwa aturan baru soal lotere ini digunakan untuk menyedot uang demi kepentingan partai berkuasa.

Kasus Pinjaman Exim Bank

Pada 2019, Mahkamah Agung Thailand menjatuhkan hukuman kepada Thaksin atas konflik kepentingan terkait pinjaman sebesar 4 miliar baht (sekitar Rp1,7 triliun) dari Bank Exim Thailand kepada pemerintah Myanmar pada 2004. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga rendah agar Myanmar membeli produk dari Shin Satellite Plc., perusahaan milik keluarga Shinawatra.

Setelah kudeta 2006, Thaksin hidup dalam pengasingan di luar negeri untuk menghindari hukuman penjara. Meskipun demikian, ia tetap memiliki pengaruh besar dalam politik Thailand melalui partai-partai politik yang mendukungnya. Pada Agustus 2023, setelah bertahun-tahun di pengasingan, Thaksin kembali ke Thailand dan menyerahkan diri ke otoritas setempat untuk menjalani hukuman penjara. Namun, hanya beberapa hari setelah itu, ia menerima pengampunan kerajaan yang memangkas hukumannya secara signifikan.

Kini, nama Thaksin muncul kembali sebagai bagian dari Dewan Penasihat Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Kehadirannya bersama tokoh-tokoh global seperti Ray Dalio dan Jeffrey Sachs menunjukkan upaya Indonesia untuk menarik perhatian dunia terhadap proyek investasi strategisnya. Meski demikian, latar belakang kontroversial Thaksin tetap menjadi sorotan publik internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekam Jejak Thaksin Shinawatra yang Jadi Penasihat Danantara, Dikudeta Karena Korupsi

Rekam Jejak Thaksin Shinawatra yang Jadi Penasihat Danantara, Dikudeta Karena Korupsi

News | Senin, 24 Maret 2025 | 15:16 WIB

Rosan Klaim IHSG Beranjak Naik Buntut Pengumuman Struktur Danantara

Rosan Klaim IHSG Beranjak Naik Buntut Pengumuman Struktur Danantara

News | Senin, 24 Maret 2025 | 15:03 WIB

Asing "Mudik" Duluan, Gondol Uang Triliunan dari RI

Asing "Mudik" Duluan, Gondol Uang Triliunan dari RI

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 14:31 WIB

Sah! Ini Daftar 'The Dream Team" Pengurus Danantara

Sah! Ini Daftar 'The Dream Team" Pengurus Danantara

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 13:36 WIB

Struktur Pengurus Danantara Terungkap! Jokowi-SBY Jadi Dewan Pengarah

Struktur Pengurus Danantara Terungkap! Jokowi-SBY Jadi Dewan Pengarah

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 13:04 WIB

Penyebab IHSG Sulit Menguat Hari Ini, Imbas Pengumuman Penting Danantara?

Penyebab IHSG Sulit Menguat Hari Ini, Imbas Pengumuman Penting Danantara?

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 11:57 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×