Jepang Bakal Dikerubungi Jutaan Pengangguran Imbas Lowongan Kerja Makin Sedikit

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Kamis, 03 April 2025 | 15:36 WIB
Jepang Bakal Dikerubungi Jutaan Pengangguran Imbas Lowongan Kerja Makin Sedikit
Jepang alami jumlah penganngguran meningkat akibat lowongan kerja turun

Suara.com - Jepang alami jumlah pengangguran meningkat. Rasio ketersediaan pekerjaan di Jepang pada bulan Februari turun 0,02 poin dari bulan sebelumnya menjadi 1,24, menandai penurunan pertama dalam enam bulan. Hal ini lantaran para pengusaha di negeri matahari terbit itu bergulat dengan melonjaknya biaya material dan utilitas, menurut data pemerintah terbaru.

Dilansir JapanToday, Kamis (3/4/2025), Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi mengatakan jumlah orang yang memiliki pekerjaan turun 0,2 persen dari bulan sebelumnya menjadi 68,16 juta yang disesuaikan secara musiman. Sedangkan mereka yang tidak memiliki pekerjaan menjadi 1,68 juta. Dari mereka yang tidak bekerja, 390.000 orang diberhentikan oleh pemberi kerja mereka, naik 5,4 persen, sementara 760.000 orang meninggalkan pekerjaan mereka secara sukarela, tidak berubah dari Januari.

Rasio pekerjaan terhadap pelamar terbaru yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan menunjukkan ada 124 lowongan pekerjaan untuk setiap 100 pencari kerja. Penawaran pekerjaan baru turun di semua industri yang disurvei, dengan layanan hotel dan restoran anjlok 17,6 persen dari tahun sebelumnya, dan layanan gaya hidup dan hiburan turun 10,5 persen.

Di antara sektor lainnya, konstruksi turun 9,1 persen dan manufaktur mengalami penurunan 6,5 persen. Selain meningkatnya biaya yang memengaruhi banyak industri, beberapa produsen menyuarakan kekhawatiran tentang kebijakan tarif pemerintahan Presiden AS Donald Trump, kata seorang pejabat kementerian ketenagakerjaan.

Sementara itu, jumlah orang yang baru mencari pekerjaan turun 6,3 persen menjadi 450.000, membantu menekan tingkat pengangguran secara keseluruhan, menurut kementerian. Selain Jepang, Amerika juga mengalami sepinya lamaran pekerjaan. Adapun, jumlah lowongan pekerjaan di Amerika Serikat terus menurun.

Terlebih, para pengusaha AS menarik kembali rencana perekrutan mereka bulan lalu dikarenakan meningkatnya jumlah pengangguran. Meskipun terjadi penurunan lowongan, perputaran pasar tenaga kerja secara keseluruhan tetap stabil di bulan Februari, karena persentase perekrutan, PHK, dan keluar dari total pekerjaan tidak berubah.
Dilansir dari CNN International, PHK memang meningkat dari Januari menjadi sekitar 1,79 juta dari 1,67 juta, menurut laporan tersebut.

Tidak mengherankan, sektor yang mengalami salah satu peningkatan PHK terbesar adalah pemerintah federal, yang mengalami lonjakan PHK menjadi 22.000 dari 4.000 pada bulan Januari, menandai total bulanan tertinggi sejak November 2020.

Departemen Efisiensi Pemerintah yang dipelopori Elon Musk telah menyerbu lembaga-lembaga federal dalam beberapa minggu terakhir, dengan cepat memangkas pekerjaan dan memotong pendanaan dan program. Ekonom telah memperingatkan bahwa data pasar tenaga kerja awal tahun 2025, yang telah menunjukkan perlambatan tetapi penambahan pekerjaan yang solid, kemungkinan besar merupakan "tenang sebelum badai.

Tindakan kebijakan Trump yang bergerak cepat termasuk pengurangan tenaga kerja yang drastis dalam pemerintahan federal. Serta diperkirakan akan berdampak pada sektor swasta, yang berpotensi menghambat pertumbuhan di sana dan ekonomi AS secara keseluruhan.

baca juga

"Data hari ini melihat kembali ke bulan Februari, saat PHK dimulai. Visibilitas pemotongan yang sedang berlangsung hanya akan menjadi lebih jelas dalam beberapa minggu dan bulan mendatang," tulis Elizabeth Renter, ekonom senior NerdWallet.

Pengusaha sudah mempekerjakan lebih sedikit orang memasuki tahun ini, dan ketidakpastian yang terus meningkat di seluruh bidang ekonomi akan menahan perekrutan pada tingkat yang lebih rendah.
Estimasi konsensus FactSet menunjukkan para ekonom memperkirakan lowongan pekerjaan pada bulan Februari akan turun menjadi 7,625 juta dari 7,74 juta.

Sementara itu, pemberlakuan tarif timbal balik yang akan dilakukan Presiden Donald Trump terhadap negara-negara di seluruh dunia akan menjadi tonggak sejarah besar dalam sejarah Amerika Serikat, kata Gedung Putih pada Selasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1,79 Juta Orang Kena PHK di Amerika Serikat

1,79 Juta Orang Kena PHK di Amerika Serikat

Bisnis | Rabu, 02 April 2025 | 11:07 WIB

Wisatawan Asing Doyan Makan Nasi, Harga Beras di Jepang Naik Rp 466 Ribu Per Kilo

Wisatawan Asing Doyan Makan Nasi, Harga Beras di Jepang Naik Rp 466 Ribu Per Kilo

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 14:43 WIB

Cek FAKTA: Info Loker McDonalds Indonesia di TikTok, Benarkah?

Cek FAKTA: Info Loker McDonalds Indonesia di TikTok, Benarkah?

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 13:53 WIB

Terkini

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:51 WIB

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 20:50 WIB

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:42 WIB

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:41 WIB

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 20:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 20:38 WIB

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 20:37 WIB

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 20:30 WIB

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:29 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten | Selasa, 22 September 2026 | 20:27 WIB

×