Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Harga Emas Antam Lompat Tinggi Lagi Rp34.000 Jadi Rp1.846.000/Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 10 April 2025 | 10:02 WIB
Harga Emas Antam Lompat Tinggi Lagi Rp34.000 Jadi Rp1.846.000/Gram
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Hari Kamis (10/4/2025) untuk ukuran satu gram kembali melompat tinggi sehingga dibanderol di harga Rp1.846.000 per gram.

Harga emas Antam itu meroket sebesar Rp34.000 dibandingkan hari Rabu (9/4/2025) sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp1.696.000 per gram.

Harga buyback itu juga merangkak naik Rp35.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 gram Rp973.000
  • Emas 2 gram Rp3.632.000
  • Emas 3 gram Rp5.423.000
  • Emas 5 gram Rp9.005.000
  • Emas 10 gram Rp17.955.000
  • Emas 25 gram Rp44.762.000
  • Emas 50 gram Rp89.445.000
  • Emas 100 gram Rp178.812.000
  • Emas 250 gram Rp446.765.000
  • Emas 500 gram Rp893.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp1.786.600.000

Harga Emas Dunia Mulai Naik

Harga emas dunia melonjak dan pulih ke level USD3.045 pada Rabu sore waktu setempat, setelah kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi diberlakukan.

Seperti dinukil dari FXStreet, kenaikan ini terjadi di tengah kegelisahan pasar yang sebelumnya berharap akan adanya solusi mendadak. Harapan ini sempat mencuat pada awal pekan ketika sejumlah media melaporkan bahwa Trump mempertimbangkan jeda 90 hari dalam penerapan tarif, kecuali terhadap China.

Namun, Gedung Putih dengan tegas membantah laporan tersebut dan menyebutnya sebagai berita palsu.

"Rebound harga emas mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor atas ancaman tarif dan potensi perubahan besar dalam norma perdagangan global," ujar Christopher Wong, analis strategi mata uang asing dari Oversea-Chinese Banking Corp.

Menurutnya, emas tetap menjadi aset lindung nilai yang baik di tengah potensi kekacauan ekonomi global. Selain itu, pasar berspekulasi bahwa meningkatnya volatilitas bisa mendorong Federal Reserve (The Fed) untuk mempercepat pemangkasan suku bunga guna menghindari resesi. Suku bunga yang lebih rendah cenderung menguntungkan emas, karena logam mulia ini tidak memberikan bunga.

Sementara itu, di tengah sesi perdagangan Eropa, muncul kabar bahwa China merespons balik kebijakan tarif AS. Menteri Keuangan China, Lan Fo'an, mengumumkan bahwa negara tersebut akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 84 persen atas seluruh barang impor dari Amerika Serikat, yang akan mulai berlaku pada 10 April.

Di sisi lain, Menteri Keuangan AS, Scot Bessent, menyayangkan langkah balasan China dan menyatakan bahwa sebaiknya China memilih jalur dialog ketimbang pembalasan. Ia juga memperingatkan bahwa China bisa menjadi pihak yang paling dirugikan akibat tarif balasan ini. Bessent turut menegaskan bahwa China tidak seharusnya mendevaluasi mata uangnya untuk menghindari dampak tarif dari AS.

Meskipun pasar sempat berharap akan adanya penundaan, kenyataannya tarif AS tetap diberlakukan hari ini. Hal ini cukup untuk mendorong para investor kembali ke aset safe haven seperti emas.

Secara teknikal, level resistance pertama yang diuji adalah R1 di USD3.041, disusul oleh level kunci di USD3.057 yang terakhir disentuh pada 20 Maret. Jika momentum berlanjut, resistance selanjutnya berada di R2 USD3.089 sebelum mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di USD3.167. Di sisi bawah, level penting dari 14 Maret di USD3.004 berdekatan dengan angka psikologis USD3.000. Jika level ini gagal bertahan sebagai support, tekanan jual bisa mendorong harga turun ke S1 di USD2.964 dan USD2.955, area yang sebelumnya menarik minat beli besar pada hari Senin. Dukungan terakhir ada di S2 USD2.945 sebelum mencapai rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 55 hari di USD2.935.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Emas Antam Masih Cuan Atau Tidak? Cek Harga Terbaru Setelah Lebaran

Investasi Emas Antam Masih Cuan Atau Tidak? Cek Harga Terbaru Setelah Lebaran

Bisnis | Rabu, 09 April 2025 | 20:36 WIB

Harga Emas Antam, UBS, Galeri24 di Pegadaian Hari Ini

Harga Emas Antam, UBS, Galeri24 di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Rabu, 09 April 2025 | 15:44 WIB

Harga Emas Antam Melonjak Rp23.000 per Gram, Akhiri Tren Turun Empat Hari Beruntun

Harga Emas Antam Melonjak Rp23.000 per Gram, Akhiri Tren Turun Empat Hari Beruntun

Bisnis | Rabu, 09 April 2025 | 15:10 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43 WIB

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:40 WIB

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:37 WIB

Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar

Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32 WIB

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:27 WIB

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:15 WIB

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:14 WIB

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:56 WIB

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:42 WIB

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:35 WIB