Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

SSIA Anggarkan Capex Rp 3,6 Triliun di 2025

Iwan Supriyatna

Kamis, 24 April 2025 | 14:31 WIB
SSIA Anggarkan Capex Rp 3,6 Triliun di 2025
Ilustrasi uang untuk modal usaha dan bisnis. (Freepik)

Suara.com - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menganggarkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 3,6 triliun di sepanjang 2025.

VP of Investor Relations & Corporate Communications Surya Semesta Internusa, Erlin Budiman mengatakan, dana capex persroan akan difokuskan untuk mempercepat ekspansi kawasan industri Subang dan pengembangan bisnis perhotelan melalui proyek Melia Bali.

"Dari jumlah capex Rp 3,6 triliun, sebanyak Rp1,1 triliun diperuntukkan untuk Melia Bali, sebanyak Rp2,4 triliun dialokasikan untuk kawasan industri, dan sisanya untuk entitas lain," kata dia di Jakarta, Rabu (23/4/2024).

Dari total anggaran kawasan industri, sekitar 30 persen ditujukan untuk akuisisi lahan dan sisanya difokuskan pada pengembangan kawasan. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi kawasan industri Subang yang memiliki izin lahan seluas 2.717 hektare.

"Saat ini, lahan yang telah dikembangkan mencapai sekitar 1.700 hektare, sehingga masih tersedia sekitar 1.000 hektare yang perlu dibangun di Subang," jelas dia.

Dia menegaskan, kehadiran BYD di kawasan industri Subang berdampak signifikan bagi perseroan. Maka dari itu, perusahaan sedang dalam tahap negosiasi dengan calon investor Tiongkok.

"Proses akuisisi dilakukan secara berkelanjutan karena tingginya permintaan investor, khususnya dari Tiongkok," ungkap dia.

Melalui strategi bisnis yang ekspresif dan dukungan dari belanja modal yang digelontorkan, maka perusahaan membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 5 persen dan porsi laba bisa meningkat 20 persen di tahun ini.

Artinya, pendapatan SSIA akan mencapai sekitar Rp6,56 triliun di tahun ini, dari porsi Rp6,25 triliun di 2024. Sedangkan laba bersih bisa mencapai Rp281 miliar, dari porsi laba sebesar Rp234,2 miliar pada 2024.

baca juga

Erlin menambahkan, perusahaan optimistis bisa mencapai target kinerja positif di tahun ini.

"Kami optimistis bisa capai target. Kalau tidak tercapai di pertengahan tahun, kami yakin itu hanya akan bergeser ke tahun depan, bukan hilang," tutup Erlin.

Surya Semesta Internusa (SSIA) adalah perusahaan konglomerasi terkemuka di Indonesia yang memiliki jejak rekam panjang dalam pembangunan infrastruktur, properti, dan manufaktur.

Didirikan pada tahun 1971, SSIA telah menjadi salah satu pemain kunci dalam memajukan perekonomian Indonesia melalui berbagai proyek strategis.

Bisnis inti SSIA mencakup pengembangan kawasan industri melalui anak perusahaannya, PT Suryacipta Swadaya, yang mengelola kawasan industri terpadu Suryacipta City di Karawang, Jawa Barat.

Kawasan ini telah menarik investasi dari berbagai perusahaan multinasional dan domestik, menjadikannya pusat manufaktur yang penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendapatan Bersih SSIA Naik 37,8 Persen Jadi Rp 6,25 Triliun di 2024

Pendapatan Bersih SSIA Naik 37,8 Persen Jadi Rp 6,25 Triliun di 2024

Bisnis | Kamis, 27 Maret 2025 | 09:06 WIB

ITDC Perpanjang Pemanfaatan Lahan The Nusa Dua dengan Anak Usaha SSIA Hingga 30 Tahun

ITDC Perpanjang Pemanfaatan Lahan The Nusa Dua dengan Anak Usaha SSIA Hingga 30 Tahun

Bisnis | Selasa, 07 Januari 2025 | 17:07 WIB

Lahan Milik Emiten SSIA Dibeli BYD Buat Bangun Pabrik di Subang

Lahan Milik Emiten SSIA Dibeli BYD Buat Bangun Pabrik di Subang

Bisnis | Selasa, 10 Desember 2024 | 18:40 WIB

Terkini

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:12 WIB

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal

Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda

Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:51 WIB

×