Transformasi Bisnis Hijau Mendesak Bagi Seluruh Sektor Industri

Iwan Supriyatna

Kamis, 08 Mei 2025 | 14:42 WIB
Transformasi Bisnis Hijau Mendesak Bagi Seluruh Sektor Industri
IDSurvey mengusung tema transformasi menuju bisnis hijau, tantangan krisis iklim global dan tuntutan pasar terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan.

Suara.com - IDSurvey sebagai Holding BUMN Jasa Survei memperingati hari bumi yang jatuh pada Selasa, 22 April 2025. Melalui peringatan hari bumi ini.

IDSurvey mengusung tema transformasi menuju bisnis hijau, tantangan krisis iklim global dan tuntutan pasar terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan.

“Transformasi menuju bisnis hijau bukan lagi sebuah pilihan, melainkan menjadi kebutuhan mendesak bagi seluruh sektor industri, Sebagai lembaga independen yang terpercaya di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), IDSurvey terus memperkuat perannya dalam mendampingi sektor usaha menjalani transisi menuju ekonomi hijau,” ujar VP Sekretaris Perusahaan BKI, Tony Andrianto ditulis Kamis (8/5/2025).

Sebagai komitmen yang nyata, IDSurvey mendukung bisnis hijau dengan menghadirkan layanan bisnis hijau yang terintegrasi dalam tiga layanan utama: Dekarbonisasi & Carbon Trading Ecosystem, Eco Framework, ESG, SDG, dan keberlanjutan.

IDSurvey berkomitmen untuk mendampingi setiap langkah perusahaan dalam membangun operasional yang ramah lingkungan, efisien, dan bertanggung jawab—menuju masa depan industri yang hijau dan berdaya saing global.

Sebagai informasi, Bumi adalah tempat yang menakjubkan. Untuk itu pada tanggal 22 April, lebih dari satu miliar orang merayakan Hari Bumi untuk melindungi planet ini dari berbagai hal seperti polusi dan penggundulan hutan.

Dengan mengambil bagian dalam berbagai kegiatan seperti memungut sampah dan menanam pohon, kita menjadikan dunia ini tempat yang lebih bahagia dan lebih sehat untuk ditinggali.

Hari Bumi pertama kali dirayakan pada tahun 1970, ketika seorang senator Amerika Serikat dari Wisconsin menyelenggarakan demonstrasi nasional untuk meningkatkan kesadaran tentang berbagai isu lingkungan.

Aksi unjuk rasa diadakan di seluruh negeri dan, pada akhir tahun, pemerintah AS telah membentuk Badan Perlindungan Lingkungan. Pada tahun 1990, Hari Bumi menjadi acara yang dirayakan oleh lebih dari 140 negara di seluruh dunia.

baca juga

Terinspirasi oleh gerakan mahasiswa anti-perang, Senator Nelson menyuntikkan energi dari protes mahasiswa anti-perang dengan kesadaran publik yang muncul tentang polusi udara dan air serta mengemukakan gagasan untuk mengadakan acara pengajaran di kampus-kampus kepada media nasional, dan meyakinkan Pete McCloskey, seorang anggota Kongres Partai Republik yang peduli lingkungan, untuk menjadi wakil ketuanya dalam agenda.

Senator Nelson turut merekrut Denis Hayes, seorang aktivis muda untuk mengorganisir acara pengajaran di kampus dan memperluas gagasan kepada masyarakat umum, dan mereka memilih tanggal 22 April mengadakan acara di kampus, yang pada tahun 1970 jatuh pada hari kerja di antara Liburan Musim Semi dan Ujian Akhir, sehingga dapat memaksimalkan partisipasi mahasiswa.

Kelompok-kelompok yang sebelumnya telah bertarung secara individu melawan tumpahan minyak, pabrik-pabrik pencemar dan pembangkit listrik, limbah mentah, tumpukan sampah beracun, pestisida, jalan raya, kehilangan hutan belantara, dan kepunahan satwa liar bersatu pada Hari Bumi.

Pada akhir tahun 1970, Hari Bumi pertama mengarah pada pembentukan Badan Perlindungan Lingkungan Hidup (Environmental Protection Agency atau EPA) Amerika Serikat.

Kemudian lahir pula undang-undang lingkungan penting, di antaranya National Environmental Education Act, Occupational Safety and Health Act, dan Clean Air Act serta Clean Water Act yang menyusul disahkan dua tahun setelahnya.

Bisnis hijau bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak. Konsep ini mengintegrasikan prinsip-prinsip berkelanjutan ke dalam setiap aspek operasional perusahaan, mulai dari penggunaan energi terbarukan hingga pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

Lebih dari sekadar ramah lingkungan, bisnis hijau menawarkan peluang ekonomi yang signifikan. Konsumen semakin peduli terhadap dampak lingkungan produk dan layanan yang mereka beli, sehingga bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan memiliki keunggulan kompetitif.

Dengan inovasi dan komitmen, bisnis hijau dapat menciptakan nilai ekonomi sekaligus melindungi planet untuk generasi mendatang. Investasi dalam teknologi ramah lingkungan dan praktik bisnis berkelanjutan adalah langkah cerdas untuk masa depan yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Holding BUMN Jasa Survei Gelar Halbil, Dirut BKI Ajak Pegawai Kembali ke Tujuan Awal

Holding BUMN Jasa Survei Gelar Halbil, Dirut BKI Ajak Pegawai Kembali ke Tujuan Awal

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 13:14 WIB

Wakil Menteri BUMN Hadiri Acara IDSurvey, Soroti Pentingnya Transformasi dan Nilai Korporat

Wakil Menteri BUMN Hadiri Acara IDSurvey, Soroti Pentingnya Transformasi dan Nilai Korporat

Bisnis | Selasa, 25 Februari 2025 | 14:08 WIB

IDSurvey Bahas 27 Inisiatif Transformasi Pada RUPS RKAP 2025

IDSurvey Bahas 27 Inisiatif Transformasi Pada RUPS RKAP 2025

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2025 | 15:59 WIB

Terkini

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:43 WIB

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 20:39 WIB

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 20:37 WIB

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

News | Senin, 28 September 2026 | 20:32 WIB

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 20:26 WIB

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

News | Senin, 28 September 2026 | 20:20 WIB

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:10 WIB

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Riau | Senin, 28 September 2026 | 20:07 WIB

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 20:05 WIB

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:58 WIB

×