Gasblock Karangrejo Dorong UMKM Dapatkan Energi dan Naik Kelas

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 13 Mei 2025 | 14:15 WIB
Gasblock Karangrejo Dorong UMKM Dapatkan Energi dan Naik Kelas
Ilustrasi umkm (freepik)

Suara.com - Gasblock yang dikembangkan oleh Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk. (PGAS), turut mendorong Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bisa naik kelas. Infrastruktur energi dan pemberdayaan desa bisa menjadi katalis bagi pergerakan ekonomi lokal yang lebih produktif, inovatif, dan berkelanjutan.

Salah satu UMKM yang merasakan langsung dampak positif ini adalah Family Katering, usaha milik Sutarti, warga Desa Karangrejo. Sejak berdirinya Gasblock dan Balkondes, usaha katering yang dirintisnya sejak 2016 tersebut mengalami peningkatan permintaan yang signifikan, terutama saat desa menjadi tuan rumah berbagai event, seperti Festival Suadesa 2025 yang digelar pada 10–11 Mei lalu.

"Dulu sebelum ada Gasblock, katering saya terbatas untuk kegiatan desa. Tapi sekarang, sejak ada Gasblock dan Balkondes, saya bisa mendapat pesanan katering dalam jumlah besar, apalagi saat event-event besar," ujar Sutarti seperti dikutip, Selas (13/5/2025).

Dalam dua hari festival tersebut, Family Katering menerima pesanan hingga 400 boks makanan, yang menjadi salah satu rekor tertingginya.

Festival Suadesa sendiri merupakan bagian dari program Desa Energi Berdikari Pertamina, yang menjadikan Desa Karangrejo sebagai desa binaan melalui inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) PGN. Melalui festival ini, potensi desa diangkat, termasuk wisata, budaya, serta peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi lokal.

Sutarti juga dikenal tidak hanya menjalankan bisnis secara personal, tetapi turut memberdayakan masyarakat sekitar. Ia aktif menyerap tenaga kerja lokal dan kerap menggandeng pelaku usaha katering lain jika pesanan yang diterima melebihi kapasitasnya.

"Kalau saya dapat order banyak, saya bagi-bagi. Sayur dimasak di katering A, lauk digoreng di sini, dan lainnya di tempat lain. Semua bisa ikut menikmati," imbuh dia,

Sutarti juga dipercaya menjadi ketua perkumpulan pelaku usaha kuliner di kawasan Borobudur. Ia kerap dijadikan panutan dalam pengembangan ekonomi desa, karena pendekatan usaha yang inklusif dan peduli terhadap lingkungan sosial.

Menariknya, meski usahanya terus berkembang, Sutarti tidak semata-mata mengejar keuntungan besar. Ia tetap menjaga komitmennya untuk melayani masyarakat, bahkan kerap menerima pesanan tanpa margin saat mendapat permintaan dari perangkat desa.

"Kalau untuk kegiatan desa, saya tanya mereka punya dana berapa pun, saya buatkan. Ini bentuk kepedulian saya," imbuh dia.

Untuk diketahui, Gasblock merupakan inovasi infrastruktur energi yang dikembangkan oleh PT PGN Tbk. (PGAS), bagian dari Subholding Gas Pertamina, untuk memperluas akses gas bumi ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa gas nasional.

Konsep Gasblock hadir sebagai solusi strategis yang memungkinkan pendistribusian energi dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) maupun Liquefied Natural Gas (LNG) ke berbagai sektor, mulai dari rumah tangga, usaha kecil, hingga fasilitas publik dan pariwisata di pedesaan.

Hadirnya Gasblock menjadi bagian penting dari upaya mempercepat transisi energi bersih sekaligus mendorong penguatan ekonomi lokal.
Melalui kehadiran infrastruktur ini, masyarakat desa dapat menikmati energi yang lebih efisien, murah, dan ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar minyak (BBM) konvensional.

Gasblock tidak hanya menyuplai energi, tetapi juga menjadi katalis bagi aktivitas ekonomi yang lebih produktif dan inovatif.

Salah satu contoh nyata penerapan Gasblock yang berdampak langsung pada masyarakat adalah Gasblock PGN Karangrejo di Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Kisah Move Leather Jadi UMKM Tangguh

Intip Kisah Move Leather Jadi UMKM Tangguh

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 12:26 WIB

96 UMKM Dapatkan Hibah Alat Teknologi Senilai Rp 800 Juta

96 UMKM Dapatkan Hibah Alat Teknologi Senilai Rp 800 Juta

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 13:34 WIB

Dorong UMKM, Pertamina Salurkan Hibah Alat Teknologi Senilai Rp 800 Juta Bagi Pemenang UMK Academy

Dorong UMKM, Pertamina Salurkan Hibah Alat Teknologi Senilai Rp 800 Juta Bagi Pemenang UMK Academy

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 11:56 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB