Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Indonesia Punya Kasino Legal, Uang Judi Untuk Proyek Infrastruktur

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 15 Mei 2025 | 15:21 WIB
Indonesia Punya Kasino Legal, Uang Judi Untuk Proyek Infrastruktur
Ilustrasi kasino. (Pixabay/Free-Photos)

Suara.com - Wacana untuk melegalkan kembali tempat kasino di Indonesia kembali mencuat, memantik diskusi hangat di berbagai kalangan.

Gagasan ini tak pelak mengingatkan pada sejarah kelam sekaligus gemilang perjudian legal di tanah air, terutama pada era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin (1966-1977), pernah mencicipi gemerlap dunia perjudian dengan berdirinya kasino pertama dan satu-satunya di ibu kota.

Langkah berani ini, yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah, menjadi buah bibir dan perdebatan sengit di masanya.

Kasino yang berlokasi di kawasan Petojo, Jakarta Pusat, ini dibuka pada awal tahun 1970-an. Kehadirannya sontak menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari wisatawan asing, pebisnis, hingga sebagian kecil warga lokal yang penasaran dengan hiburan malam yang sebelumnya tak pernah ada di Jakarta.

Meskipun beroperasi dalam waktu yang relatif singkat, kasino ini diperkirakan menghasilkan pundi-pundi rupiah yang cukup signifikan bagi kas daerah. Berdasarkan berbagai sumber dan testimoni dari masa itu, perputaran uang di meja-meja judi bisa mencapai angka fantastis setiap harinya.

Bayangkan saja, dengan berbagai jenis permainan seperti roulette, blackjack, dan baccarat yang ditawarkan, ditambah dengan daya tarik Jakarta sebagai pusat bisnis dan pariwisata pada masa itu, kasino ini menjadi magnet bagi mereka yang ingin menguji keberuntungan. Beberapa perkiraan menyebutkan bahwa omzet harian kasino dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah pada masanya – nilai yang sangat besar jika dikonversikan ke nilai mata uang saat ini.

Dana yang terkumpul dari pajak kasino ini konon dialokasikan untuk berbagai proyek pembangunan di Jakarta, termasuk infrastruktur dan fasilitas umum. Gubernur Ali Sadikin sendiri pernah menyampaikan bahwa keberadaan kasino ini merupakan salah satu cara untuk mendanai pembangunan kota tanpa terlalu bergantung pada anggaran pemerintah pusat.

Namun, kilauan dunia kasino di Jakarta tidak bertahan lama. Gelombang protes dari berbagai organisasi masyarakat dan tokoh agama yang menilai perjudian bertentangan dengan nilai-nilai moral dan agama semakin kuat. Tekanan politik dan sosial akhirnya memaksa pemerintah daerah untuk mengambil tindakan tegas.

Pada awal tahun 1980-an, kasino pertama dan satu-satunya di Jakarta ini resmi ditutup. Keputusan ini disambut baik oleh sebagian besar masyarakat yang menganggap perjudian sebagai praktik yang merugikan. Dengan penutupan tersebut, pupus sudah harapan Jakarta untuk terus meraup pendapatan dari industri kasino.

baca juga

Isu legalisasi kasino muncul usai pernyataan Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar, Galih Kartasasmita, dalam rapat dengan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan pada 8 Mei lalu.

Dalam rapat itu, Galih mendorong pemerintah untuk mencari sumber penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang baru. Ia menilai, negara tak bisa terus bergantung pada pendapatan dari sektor sumber daya alam.

Galih mencontohkan langkah Uni Emirat Arab yang berencana membangun kasino, meski negara tersebut berbasis Islam. Menurutnya, ini bentuk keberanian berpikir di luar kotak.

"Coba negara Arab jalanin kasino. Itu maksudnya mereka out of the box, lembaga dan kementerian/lembaganya out of the box," ucap Galih.

Ia menjelaskan, negara seperti UEA tengah berupaya lepas dari ketergantungan pada minyak. Salah satunya dengan mengembangkan sektor pariwisata, termasuk melalui kasino. “Dari sumber daya alam ke jasa, khususnya jasa sosial dan wisata,” lanjutnya.

Upaya melegalkan kasino di Indonesia sebenarnya bukan hal baru. Pada Agustus 2024, Ketua Umum HIPMI Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih, pernah mengusulkan pembangunan kasino di Bali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komentar Gubernur Banten Soal Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek di Tengah Usaha Tarik Investor

Komentar Gubernur Banten Soal Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek di Tengah Usaha Tarik Investor

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 10:37 WIB

Negara Boncos, Apakah Legalisasi Judi Kasino Bisa jadi Solusi?

Negara Boncos, Apakah Legalisasi Judi Kasino Bisa jadi Solusi?

Liks | Kamis, 15 Mei 2025 | 09:04 WIB

Tolak Usulan Pembukaan Kasino Sebagai Pendapatan Negara, DPRD DKI: Jangan Merusak Moral Masyarakat

Tolak Usulan Pembukaan Kasino Sebagai Pendapatan Negara, DPRD DKI: Jangan Merusak Moral Masyarakat

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 08:51 WIB

Terkini

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

×