IHSG Bakal Terus Melanjutkan Penguatan, Target Level Hari Ini di 7.150

Achmad Fauzi

Senin, 19 Mei 2025 | 07:47 WIB
IHSG Bakal Terus Melanjutkan Penguatan, Target Level Hari Ini di 7.150
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (21/2/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan awal pekan ini, Senin (19/5). Pada jelang akhir pekan lalu IHSG ditutup naik sebesar 0,94 persen disertai dengan aksi beli bersih investor asing (net buy) mencapai sekitar Rp810 miliar.

Penguatan ini terutama ditopang oleh sentimen positif dari pasar global serta optimisme terhadap perbaikan pertumbuhan ekonomi di China.

Menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area resistance 7.150.

"Kinerja bursa global yang positif, khususnya Wall Street, serta optimisme terhadap perbaikan ekonomi China memberikan dorongan tambahan bagi pasar saham domestik. Kami melihat adanya potensi penguatan lanjutan dengan target teknikal di 7.150 dan resistance berikutnya di 7.200. Sementara itu, area support berada di kisaran 7.000–7.050," ujar Fanny dalam riset hariannya seperti dikutip, Senin (19/5/2025).

Sinyal penguatan juga terlihat dari aksi beli investor asing yang cukup besar di saham-saham unggulan seperti BMRI, GOTO, ANTM, TLKM, dan BBCA.

Sementara itu, sentimen eksternal turut memberikan pengaruh signifikan terhadap arah pergerakan pasar. Bursa saham Amerika Serikat (AS) melesat pada Jumat pekan lalu, mencatatkan kenaikan mingguan yang solid.

Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,70 persen, Nasdaq Composite naik 0,52 persen, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,78 persen. Secara mingguan, Nasdaq mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 7,2 persen, didorong lonjakan saham teknologi seperti Nvidia (+16 persen), Meta Platforms (+8 persen), Apple (+6 persen), dan Microsoft (+3 persen).

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kinerja positif tersebut terjadi meski data sentimen konsumen dari University of Michigan menunjukkan pelemahan, dengan indeks berada di posisi terendah kedua sepanjang sejarah, serta ekspektasi inflasi setahun ke depan meningkat menjadi 7,3 persen dari 6,5 persen bulan sebelumnya.

Investor global saat ini juga tengah mencermati arah kebijakan perdagangan AS, setelah Presiden Donald Trump menyatakan akan segera menetapkan tarif baru terhadap sejumlah negara sebagai pengganti proses negosiasi yang dianggap lambat.

baca juga

Di kawasan Asia-Pasifik, bursa regional bergerak bervariasi menyusul rilis data pertumbuhan ekonomi Jepang yang mengecewakan. Ekonomi Jepang tercatat menyusut 0,2 persen secara kuartalan pada periode Januari-Maret, lebih dalam dari ekspektasi penurunan 0,1 persen.

Meskipun demikian, beberapa indeks mencatatkan penguatan, seperti S&P/ASX 200 Australia (+0,56 persen), Kospi Korea Selatan (+0,21 persen), dan Taiex Taiwan (+0,52 persen).

"Pasar juga akan mencermati rilis data PDB dari Hong Kong dan Malaysia dalam waktu dekat, yang dapat memberikan warna tambahan terhadap sentimen kawasan. Namun secara umum, outlook jangka pendek untuk IHSG masih positif," tambah Fanny.

Untuk strategi perdagangan hari ini, BNI Sekuritas merekomendasikan saham-saham seperti BUMI, CUAN, BRPT, BRIS, RAJA, dan CTRA dengan pendekatan speculative buy.

Saham BUMI direkomendasikan dibeli di kisaran harga 120–121 dengan target jangka pendek di 123–127. Sementara itu, CUAN disarankan dibeli di area 10.250–10.300, dengan target di 10.400–10.675.

"Secara keseluruhan, dengan dukungan sentimen positif global dan technical rebound yang cukup kuat, kami melihat peluang penguatan IHSG masih terbuka, setidaknya dalam jangka pendek," tutup Fanny.

Berikut Saham-saham pilihan BNI Sekuritas Hari Ini:

  • BUMI Spec Buy dengan area beli di 120-121, cutloss di bawah 117. Target dekat di 123-127.
  • CUAN Spec Buy dengan area beli di 10250-10300, cutloss di bawah 10150. Target dekat di 10400 10675.
  • BRPT Spec Buy dengan area beli di 865-875, cutloss di bawah 855. Target dekat di 885-910.
  • BRIS Spec Buy dengan area beli di 2850-2870, cutloss di bawah 2840. Target dekat di 2900-2930.
  • RAJA Spec Buy dengan area beli di 2120-2150, cutloss di bawah 2100. Target dekat di 2200-2230.
  • CTRA Spec Buy dengan area beli di 1005-1015, cutloss di bawah 1000. Target dekat di 1030-1040.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham SMGR Masuk Daftar Indeks IDX ESG Leaders, Satu-Satunya dari Industri Bahan Bangunan

Saham SMGR Masuk Daftar Indeks IDX ESG Leaders, Satu-Satunya dari Industri Bahan Bangunan

Bisnis | Minggu, 18 Mei 2025 | 09:29 WIB

IHSG Berhasil Tembus Level 7.100 Hingga Akhir Perdagangan Jumat, Cek Saham yang Cuan

IHSG Berhasil Tembus Level 7.100 Hingga Akhir Perdagangan Jumat, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:38 WIB

Kekayaan Djoko Susanto, Juragan Alfamart yang Beringas Borong Saham Lawson!

Kekayaan Djoko Susanto, Juragan Alfamart yang Beringas Borong Saham Lawson!

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:10 WIB

Terkini

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:27 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:20 WIB

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan

Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Modus Top Up Umur dan Tiket Surga, Pria Bangkalan Dikelabui Imam Mahdi Palsu Rp1,3 Miliar

Modus Top Up Umur dan Tiket Surga, Pria Bangkalan Dikelabui Imam Mahdi Palsu Rp1,3 Miliar

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Review Clayface: Tragedi Kelam sang Aktor Gotham dalam Teror Body Horror!

Review Clayface: Tragedi Kelam sang Aktor Gotham dalam Teror Body Horror!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Sejarah Baru Calvin Verdonk di Liga Champions Berakhir Pahit, Lille Dihajar Galatasaray

Sejarah Baru Calvin Verdonk di Liga Champions Berakhir Pahit, Lille Dihajar Galatasaray

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting Sekuel Film Populer di Jakarta pada 2027

Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting Sekuel Film Populer di Jakarta pada 2027

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Makin Sengsara, Merosot ke Level Rp18.052 per Dolar Amerika Serikat

Rupiah Makin Sengsara, Merosot ke Level Rp18.052 per Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:50 WIB

×