Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Saham SMGR Masuk Daftar Indeks IDX ESG Leaders, Satu-Satunya dari Industri Bahan Bangunan

Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 18 Mei 2025 | 09:29 WIB
Saham SMGR Masuk Daftar Indeks IDX ESG Leaders, Satu-Satunya dari Industri Bahan Bangunan
Saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dengan kode emiten SMGR ditetapkan sebagai konstituen Indeks IDX ESG Leaders periode 2 Mei–31 Oktober 2025. (Foto SIG).

Suara.com - Saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dengan kode emiten SMGR ditetapkan sebagai konstituen Indeks IDX ESG Leaders periode 2 Mei–31 Oktober 2025, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama lembaga pemeringkat internasional, Morningstar Sustainalytics.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, dengan bangga menyatakan bahwa ESG telah menjadi DNA perusahaan, bukan sekadar tren sesaat. Menurutnya, implementasi prinsip-prinsip ESG menjadi keunggulan kompetitif SIG di tengah arus industri global yang kian berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Masuknya SIG ke dalam jajaran elit Indeks IDX ESG Leaders dipandang sebagai afirmasi atas konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam setiap lini operasi dan kinerja keuangannya.

"SIG bangga menjadi satu-satunya perusahaan dari industri bahan bangunan yang masuk di Indeks IDX ESG Leaders. Pada 2024, SIG berhasil mempertahankan peringkat ESG Risk Rating terbaik, kategori bahan bangunan (construction materials) di Asia Tenggara, melalui capaian predikat Medium Risk dengan skor 25,1 dari Morningstar Sustainalytics. Ini merupakan capaian yang membanggakan mengingat rata-rata skor perusahaan construction materials berada di kisaran 34,1 atau High Risk. Likuiditas saham Perusahaan juga baik dengan rasio free float sebesar 48.72%," papar Vita Mahreyni dengan antusias.

Lebih lanjut, Vita Mahreyni mengungkapkan bahwa SIG memiliki Sustainability Roadmap 2030 yang menjadi kompas dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam keseluruhan strategi bisnis perusahaan.

Dalam aspek lingkungan, SIG menunjukkan keseriusannya dalam menurunkan emisi CO2 melalui berbagai inisiatif inovatif. Pemanfaatan bahan baku dan bahan bakar alternatif dari limbah industri, biomassa, dan sampah perkotaan yang diolah menjadi refuse-derived fuel (RDF) menjadi salah satu fokus utama. Selain itu, SIG juga mengoptimalkan proses produksi dengan teknologi hydrogen injection dan efisiensi specific thermal energy consumption (STEC).

Komitmen SIG terhadap pengembangan energi baru terbarukan juga patut diacungi jempol. Perusahaan aktif menggunakan panel surya dan Pembangkit Listrik Tenaga Air untuk menggantikan sumber energi listrik konvensional di unit-unit operasionalnya.

Tak hanya itu, SIG juga melakukan optimalisasi energi dengan mengubah gas panas buang dari proses produksi semen menjadi energi listrik melalui teknologi Waste Heat Recovery Power Generation. Berkat upaya-upaya terstruktur ini, pada tahun 2024 SIG berhasil mencatatkan penurunan intensitas emisi Gas Rumah Kaca (GRK) cakupan 1 sebesar 19,5% dibandingkan baseline tahun 2010. Sementara emisi GRK cakupan 2 (emisi tidak langsung dari energi listrik) juga turun signifikan sebesar 16,4% dibandingkan baseline tahun 2019.

Tak hanya fokus pada lingkungan, SIG juga menunjukkan kepedulian sosial yang mendalam. Keberhasilan perusahaan dalam mentransformasikan lahan pascatambang menjadi Ecopark Kambangsemi di Tuban, Jawa Timur, menjadi contoh nyata komitmen ini.

Destinasi wisata edukasi yang mengintegrasikan pertanian, peternakan, dan perikanan ini telah memberikan manfaat luar biasa bagi masyarakat sekitar operasional perusahaan. Saat ini, Ecopark Kambangsemi telah menjadi wadah pemberdayaan bagi ratusan masyarakat, meliputi 87 pengelola, 527 petani sabuk hijau (green belt), 73 pekerja di lahan reklamasi, dan 16 pegiat UMKM, dengan total penerima manfaat mencapai 2.630 jiwa.

Dalam aspek tata kelola, SIG berkomitmen penuh untuk menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di setiap jenjang organisasi dan kegiatan operasional. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program strategis, termasuk pengembangan kompetensi karyawan, kepatuhan terhadap Pedoman Perilaku Etika (Code of Conduct) bagi seluruh karyawan, serta pengendalian gratifikasi yang bahkan telah meraih sertifikasi ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

"Implementasi ESG merupakan bentuk tanggung jawab SIG untuk membangun masa depan yang lebih baik. Tidak hanya untuk kelestarian lingkungan dan perbaikan kehidupan sosial, implementasi ESG juga membuat SIG lebih adaptif terhadap berbagai perubahan di industri untuk menjaga kelangsungan bisnis Perusahaan di masa mendatang," pungkas Vita Mahreyni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berhasil Tembus Level 7.100 Hingga Akhir Perdagangan Jumat, Cek Saham yang Cuan

IHSG Berhasil Tembus Level 7.100 Hingga Akhir Perdagangan Jumat, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:38 WIB

Kekayaan Djoko Susanto, Juragan Alfamart yang Beringas Borong Saham Lawson!

Kekayaan Djoko Susanto, Juragan Alfamart yang Beringas Borong Saham Lawson!

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:10 WIB

Saham BRIS Tertekan Usai Kabar Sunarso jadi Kandidat Utama Dirut BSI

Saham BRIS Tertekan Usai Kabar Sunarso jadi Kandidat Utama Dirut BSI

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 10:59 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB