Program Warisan Cara Industri Asuransi Hadapi Tarif Trump dan PHK

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Rabu, 21 Mei 2025 | 05:51 WIB
Program Warisan Cara Industri Asuransi Hadapi Tarif Trump dan PHK
Tarif dagang yang dilakukan Presiden Trump nampaknya juga berdampak pada industri asuransi.

Suara.com - Tarif dagang yang dilakukan Presiden Trump nampaknya juga berdampak pada industri asuransi. Apalagi, penetapan tarif membuat beberapa perusahaan mengalami kerugian hingga pemutusan hubungan kerja. 

Untuk itu Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma mengatakan bahwa ketidakpastian arah kebijakan global, terutama dari Amerika Serikat, menjadi faktor yang harus terus dicermati.

"Dengan uncertainty dari Mr. Trump sendiri ke arah mana juga susah di-predict juga, kita lihat saja," ungkap Handojo di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (20/5/2025)

Lanjitnya perseroan menggencarkan distribusi produk asuransi retail dan polis mikro dengan mengoptimalkan kanal distribusi Bank Mandiri. Perusahaan mengandalkan jalur direct distribution serta memperluas akses ke produk mikro agar menjangkau masyarakat yang belum terlayani lembaga keuangan formal.

"Juga dengan akses dari beberapa macam juga kanal distribusi di Bank Mandiri seperti ada direct distribution, segala macam itu kita juga masih gencarkan termasuk juga yang polis-polis mikro,” katanya.

Tidak hanya itu, perusahaan pun menyiapkan beberapa strategi. Salah satunya meluncurkan Asuransi Mandiri Ultimate Legacy yang menawarkan solusi keamanan finansial jangka panjang untuk masa depan keluarga yang, antara lain, dapat digunakan untuk persiapan warisan.

Produk asuransi jiwa tradisional ini memiliki manfaat meninggal dunia, meninggal dunia akibat kecelakaan, dan booster uang pertanggungan sehingga nasabah dapat mempersiapkan hingga 350% Uang Pertanggungan atau setara hingga delapan belas kali dari total premi yang dibayarkan. 

Manfaat Asuransi Mandiri Ultimate Legacy tersebut dapat memberikan ketenangan bagi nasabah karena adanya perlindungan yang berarti bagi keluarga di masa depan apabila terjadi risiko.

Produk asuransi terbaru ini menjadi pilihan yang dapat memberikan perlindungan dari kerugian finansial sekaligus memberikan perlindungan jiwa dan masa depan. Produk asuransi merupakan instrumen keuangan yang fokus terhadap perlindungan dari risiko sehingga dapat menjadi solusi perencanaan keuangan jangka panjang.

baca juga

" Proses dalam persiapan warisan memerlukan berbagai pertimbangan, seperti kondisi ekonomi dan depresiasi nilai aset, yang dapat mengurangi nilai yang diwariskan, serta terkena kewajiban pajak yang harus terus dilaporkan oleh ahli waris," katanya.

Pertimbangan ini dan pengurusan pajak sering kali menghabiskan energi ahli waris dan sering luput dalam persiapan pemberi waris. Untuk memudahkan proses persiapan warisan, maka memiliki warisan dalam bentuk asuransi adalah pilihan yang tepat karena asuransi memberi kepastian dalam bentuk uang pertanggungan dan merupakan produk yang bebas dari pajak.

“Orang tua berharap meninggalkan legacy yang utuh agar kualitas hidup keluarga tetap terjaga. AXA Mandiri bisa menjadi pilihan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Manfaat uang pertanggungan memudahkan ahli waris melanjutkan hidupnya,” bebernya.

Selain itu, keunggulan memiliki warisan dalam bentuk Asuransi Mandiri Ultimate Legacy adalah mudah dalam pembagian. Distribusi uang pertanggungan akan lebih mudah dibandingkan pembagian warisan dalam bentuk properti karena warisan dalam bentuk properti membutuhkan proses appraisal hingga pengurusan pajak. Kemudahan yang dimiliki Asuransi Mandiri Ultimate Legacy ini bisa menghindari konflik antar keluarga.

Bentuk tunai sebagai warisan memang jauh lebih mudah dikelola dibandingkan warisan dalam bentuk properti dan kendaraan. Meskipun properti dan kendaraan memiliki keringanan pajak saat diwariskan, namun ahli waris tetap memiliki kewajiban melaporkan atau membayarkan nilai pajak lain yang terkandung dalam warisan tersebut seperti Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) setiap tahunnya,” tutur Direktur AXA Mandiri, Rudi Nugraha.

Asuransi Mandiri Ultimate Legacy memiliki tiga pilihan masa pembayaran premi yaitu, pembayaran sekaligus, masa pembayaran dua tahun dan masa pembayaran lima tahun. Produk ini melindungi tertanggung hingga berusia 100 tahun dengan uang pertanggungan minimal sebesar Rp2 miliar.

Selain memberikan solusi dalam bentuk produk, AXA Mandiri melalui Bank Mandiri turut mendorong masyarakat untuk mempraktikkan kebiasaan Wealth Management (perencanaan keuangan) yang baik dalam talkshow bertajuk Building A Legacy: Preserve Your Wealth for Future Generation yang dihadiri 200 nasabah Bank Mandiri Prioritas.

Di antara pilar Wealth Management yang belum banyak dibicarakan yaitu perencanaan legacy atau perencanaan harta waris. Perencanaan keuangan yang baik tidak hanya berhenti pada rencana keuangan pribadi, namun juga bagaimana Anda bisa memberikan waris untuk membentuk kekayaaan lintas generasi yang terjamin dan efisien.

“Kami sangat memahami kebutuhan para nasabah utama untuk mewariskan kekayaaan lintas generasi. Hadirnya produk unggulan Asuransi Mandiri Ultimate Legacy yang dirancang khusus para nasabah kelas atas ini dapat menjadi salah satu jawaban yang tepat bagi nasabah dalam menjaga kualitas hidup dan keluarga serta memastikan bahwa kekayaan dan aset tetap terjaga hingga generasi berikutnya.” tutur Sista Pravethi, Senior Vice President Wealth Management Bank Mandiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Pentingnya Asuransi Jiwa bagi Keluarga Saat Pencari Nafkah Meninggal

Pentingnya Asuransi Jiwa bagi Keluarga Saat Pencari Nafkah Meninggal

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Kasus Impor Barang Tiruan, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Dituntut hingga 11,5 Tahun

Kasus Impor Barang Tiruan, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Dituntut hingga 11,5 Tahun

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:55 WIB

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Jumlah Akun Pemilik Kripto RI Capai 23 Juta, Kemenkeu Mau Tukar Data Antar Negara demi Buru Pajak

Jumlah Akun Pemilik Kripto RI Capai 23 Juta, Kemenkeu Mau Tukar Data Antar Negara demi Buru Pajak

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:19 WIB

BRI Hadirkan Privilese Eksklusif Asuransi AMORA bagi Nasabah Private dan Prioritas

BRI Hadirkan Privilese Eksklusif Asuransi AMORA bagi Nasabah Private dan Prioritas

Bri | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.600 Triliun, Naik 5,6 Persen dalam Setahun

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.600 Triliun, Naik 5,6 Persen dalam Setahun

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Agar Uang Pensiun Cukup untuk Kebutuhan Sehari-hari, Ini yang Perlu Diperhatikan

Agar Uang Pensiun Cukup untuk Kebutuhan Sehari-hari, Ini yang Perlu Diperhatikan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Tertibkan Kawasan Hutan, Satgas PKH Setor Rp57,1 Triliun ke Kas Negara

Tertibkan Kawasan Hutan, Satgas PKH Setor Rp57,1 Triliun ke Kas Negara

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:28 WIB

Melihat Data, Mengapa Warga RI Makin Matang alias Makan Utang?

Melihat Data, Mengapa Warga RI Makin Matang alias Makan Utang?

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Kasus ISPA di Balikpapan dan Samarinda Jadi Sorotan, Kaltim Siagakan Puskesmas

Kasus ISPA di Balikpapan dan Samarinda Jadi Sorotan, Kaltim Siagakan Puskesmas

Kaltim | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:48 WIB

'Beautiful Pain' Tayang di Jogja, Kisah Perjuangan Single Mother Sukses Bikin Penonton Tersentuh

'Beautiful Pain' Tayang di Jogja, Kisah Perjuangan Single Mother Sukses Bikin Penonton Tersentuh

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Bedak Marcks Creme untuk Kulit Warna Apa? Ini Jawaban & Panduan Shade Lengkap

Bedak Marcks Creme untuk Kulit Warna Apa? Ini Jawaban & Panduan Shade Lengkap

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Cuaca Lagi Terik-teriknya? Ini 3 Sunblock Badan Bagus Mulai Rp40 Ribuan

Cuaca Lagi Terik-teriknya? Ini 3 Sunblock Badan Bagus Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Bisakah Hak Angket DPR Berujung Pemakzulan Gibran? Ini Batasan Hukumnya Menurut UU MD3

Bisakah Hak Angket DPR Berujung Pemakzulan Gibran? Ini Batasan Hukumnya Menurut UU MD3

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Jumpa Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang & Ekonomi Bilateral

Jumpa Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia, Menko Airlangga Bahas Peluang Dagang & Ekonomi Bilateral

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Masih Curcol Kantor: Tawa dan Drama di Balik Kehidupan Pegawai

Masih Curcol Kantor: Tawa dan Drama di Balik Kehidupan Pegawai

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Abu Keserakahan di Lembah Purwoasri

Abu Keserakahan di Lembah Purwoasri

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Arti Mimpi Menangkap Ikan Besar Menurut Primbon Jawa, Pertanda Rezeki Nomplok?

Arti Mimpi Menangkap Ikan Besar Menurut Primbon Jawa, Pertanda Rezeki Nomplok?

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:04 WIB

Tiba di Indonesia, Sekjen PBB Antnio Guterres akan Bertemu Presiden Prabowo

Tiba di Indonesia, Sekjen PBB Antnio Guterres akan Bertemu Presiden Prabowo

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 09:02 WIB

×