Di Tengah Kondisi Menantang, Nic's Food Optimistis Mampu Bersaing di Produk Pangan Siap Saji

Fabiola Febrinastri

Kamis, 29 Mei 2025 | 15:35 WIB
Di Tengah Kondisi Menantang, Nic's Food Optimistis Mampu Bersaing di Produk Pangan Siap Saji
Ilustrasi ekspansi bisnis di bidang pangan siap saji. (Dok: Red Ribbon Indonesia)

Suara.com - Di tengah kondisi perekonomian nasional yang cukup menantang, ketika banyak perusahaan manufaktur harus melakukan pengurangan karyawan dan bahkan menutup usaha, PT Red Ribbon Indonesia mengambil risiko dengan meluncurkan produk-produk Nic’s Food.

"Kami menyesuaikan diri dengan perubahan preferensi konsumen rumah tangga dan ketatnya persaingan produk pangan siap saji di pasar ritel. Dengan pengalaman panjang, fasilitas produksi bersertifikasi, dan standar kualitas ekspor, Nic’s Food optimistis mampu bersaing dan menjawab kebutuhan keluarga Indonesia," ujar CEO PT Red Ribbon Indonesia, Darmadi Marpauli.

Nic’s Food, selain meluncurkan produk-produk barunya, juga mengumumkan logo dan kemasan baru yang eye catching, yang didominasi warna merah putih untuk lima produk unggulan. Darmadi mengungkapkan, Nic’s food ingin tampil lebih segar, modern, sekaligus tetap membawa jaminan kualitas yang selama ini sudah dipercaya pasar profesional, dengan segmen pasar menengah ke atas.

Lima produk yang diperkenalkan dengan tampilan baru tersebut adalah Ebi Furai, Calamari Katsu, Chicken Katsu, Fish Stick Katsu, dan Shrimp Butterfly.

"Untuk logo baru, Nic’s food dirancang dengan pendekatan desain minimalis dan modern, yang mencerminkan nilai-nilai kepercayaan, kualitas, dan kelezatan. Kemasan terbaru pun tampil lebih menarik dengan visual produk yang menggugah selera dengan informasi produk yang jelas dan terbuka kepada konsumen sehingga mudah dikenali dan gampang diperoleh di rak-rak atau freezer di supermarket modern dan dipilih oleh masyarakat di pasar ritel," jelasnya.

Dalam peluncuran ini, Darmadi  menyatakan langkah ekspansi ke pasar B2C merupakan bagian dari strategi untuk lebih mendekatkan produk dengan konsumen rumah tangga di Indonesia.

"Strategi B2C lebih mengarah pada kedekatan emosional dengan konsumen rumah tangga. Hal ini pun tercermin dari desain kemasan yang lebih menarik secara visual dan produk yang mudah diolah di rumah," tambahnya.

Seluruh produk Nic’s food juga memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku di Indonesia maupun standar ekspor di berbagai negara tujuan. Produk-produk Nic’s Food telah dikenal luas di kalangan pelaku industri Horeca atau hotel, restaurant, dan cafe serta telah berhasil menembus pasar ekspor ke berbagai negara, di antaranya Belgia, Jepang, Prancis, Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat.

Darmadi optimistis, langkah ekspansi ke pasar B2C ini akan menjadi tonggak baru bagi pertumbuhan perusahaan ke depan yang lebih prospektif.

baca juga

Dengan pengalaman panjang puluhan tahun di industri makanan olahan beku, kualitas produk yang sudah teruji di pasar internasional, serta komitmen untuk menghadirkan produk boga bahari premium dengan harga terjangkau, Nic’s food siap hadir sebagai pilihan menu lezat, praktis, dan bergizi bagi keluarga Indonesia.

"Dalam filosofi bisnis kami pun selain kita cari cuan, tumbuh, berkembang, maju dan sejahtera, juga melibatkan ekosistem pendukung perusahaan yakni mengikutsertakan hasil tangkapan nelayan atau perikanan rakyat serta peternak ayam sebagai mitra UMKM sesuai dengan standar pangan yang telah ditetapkan regulator dan kebijakan perseroan," terangnya.

Seafood dipilih menjadi lini bisnis perusahaan, karena merupakan bahan makanan yang kaya gizi, digemari banyak orang serta mencerminkan kekuatan utama Red Ribbon sejak awal berdiri. Selain itu, seafood yang diolah Nic’s Food memiliki kualitas premium dan sudah terbukti mampu bersaing di pasar internasional.

"Tentu saja dengan tetap mempertahankan kualitas ekspor dan memperluas jangkauan ke rumah tangga, Nic’s Food ingin terus tumbuh dan memberi dampak positif bagi keluarga Indonesia," tandasnya.

Sebagai tanda syukur atas peluncuran logo dan strategi baru ini, PT Red Ribbon Indonesia yang memulai usahanya di Medan lebih dari 45 tahun yang lalu dan memulai operasinya pada tahun 1992 di Jakarta ini turut melakukan kegiatan sosial berupa pemberian donasi berupa uang tunai kepada beberapa yayasan panti asuhan, seperti Panti Asuhan Mizan Amanah Rawa Badak, Yayasan Cikal Cendekia Salsabila, Yayasan Darul Ikhlas, dan Yayasan Bina Sosial. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Olahan Seafood Siap Saji yang Kekinian: Dari Dapur Indonesia Siap ke Lidah Global

Olahan Seafood Siap Saji yang Kekinian: Dari Dapur Indonesia Siap ke Lidah Global

Lifestyle | Sabtu, 31 Mei 2025 | 06:57 WIB

Indonesia Ekspor Makanan Siap Saji Buat Jamaah Haji Senilai Rp 26 Miliar

Indonesia Ekspor Makanan Siap Saji Buat Jamaah Haji Senilai Rp 26 Miliar

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2023 | 09:16 WIB

Kowarteg Bagi-bagi Sembako dan Makanan Siap Saji untuk Masyarakat Prasejahtera

Kowarteg Bagi-bagi Sembako dan Makanan Siap Saji untuk Masyarakat Prasejahtera

Bisnis | Minggu, 25 Desember 2022 | 20:24 WIB

Tawarkan Ayam Siap Saji ke Pengungsi Gempa Cianjur, Jokowi: Dimakan Ya, Masih Panas Itu

Tawarkan Ayam Siap Saji ke Pengungsi Gempa Cianjur, Jokowi: Dimakan Ya, Masih Panas Itu

News | Selasa, 22 November 2022 | 16:56 WIB

Sejumlah Masyarakat Pekerja Rentan Mendapat Bantuan Makanan Siap Saji dari Baznas

Sejumlah Masyarakat Pekerja Rentan Mendapat Bantuan Makanan Siap Saji dari Baznas

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2022 | 11:21 WIB

2 Kebijakan Baru Konsumsi Haji 2022, Jatah Bertambah dan Santapan Siap Saji

2 Kebijakan Baru Konsumsi Haji 2022, Jatah Bertambah dan Santapan Siap Saji

News | Jum'at, 17 Juni 2022 | 20:07 WIB

Terkini

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:47 WIB

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:33 WIB

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Riau | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:29 WIB

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:14 WIB

×