Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Meta Buka Lowongan Kerja, Gajinya Menggiurkan

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Minggu, 15 Juni 2025 | 11:57 WIB
Meta Buka Lowongan Kerja, Gajinya Menggiurkan
Ilustrasi Logo Meta. [Ist]

Suara.com - Meta kembali membuka lowongan kerja untuk membuat inovasi baru dalam sistem teknologinya. Salah satunya mengenai teknologi kecerdasan buatan atau AI yang bakal diterapkan pada perusahaannya.

Mark Zuckerberg, CEO Meta Platforms (META.O) yang juga miliarder, tengah membentuk tim ahli untuk mencapai apa yang disebut "kecerdasan umum buatan" (AGI). Kecerdasan umum buatan mesin ini nantinya dapat menyamai atau melampaui kemampuan manusia.

Bloomberg News melaporkan Zuckerberg tengah membangun tim AI baru bersamaan dengan investasi yang dilaporkan sebesar lebih dari 10 miliar dollar AS di Scale AI. Adapun, pendiri Scale AI Alexandr Wang diharapkan bergabung dengan grup AGI setelah kesepakatan tercapai.

Rencana Zuckerberg untuk merekrut sekitar 50 orang secara pribadi, termasuk kepala penelitian AI baru untuk tim AGI sebagian didorong oleh rasa frustrasi atas kinerja dan penerimaan model bahasa besar terbaru Meta, Llama. Hal ini membuatnya juga menawarkan gaji yang sangat tinggi.

Lantas berapa gajinya? Ternyata gaji Meta sangat bervariasi berdasarkan peran, pengalaman, dan lokasi. Secara umum, Meta menawarkan paket kompensasi yang kompetitif, termasuk gaji pokok, bonus, dan opsi saham.

Gaji karyawan rata-rata di Meta adalah sekitar 379.000 ribu dolar AS atau sekitar Rp6,1 miliar per tahun, menurut Business Insider. Namun, gaji dapat berkisar dari sekitar 40.000 ribu dolar atau sekitar Ro650 juta untuk beberapa posisi tingkat pemula.

Hingga lebih dari 900.000 ribu dolar AS atau sekitar Rp14,6 miliar untuk peran senior dengan punya pengalaman yang hebat. Tentunya pembukaan lowongan kerja untuk tim baru ditawarkan gaji yang tinggi.

Mengingat keahlian khusus untuk sistem AI. Tentunya dengan gaji Rp14,6 miliar mirip melebihi beberapa gaji Presiden di beberapa negara seperti Amerika, Korea hingga Indonesia.

Apalagi gaji Presiden Amerika Serikat saja Rp6,2 miliar per bulan. Sedangkan Korea Selatan gaji presidennya sebesar Rp2,5 miliar. Lalu untuk Indonesia, gaji Presiden sebesar Rp 30.240.000 per bulan.

Laba Meta

Meta Platforms, Inc. (META) melaporkan hasil keuangan kuartal keempat dan tahun penuh 2024 dengan pertumbuhan yang signifikan.
Perusahaan mencatat pendapatan sebesar 48,39 miliar dolar AS (setara Rp788,52 triliun) pada kuartal IV-2024, naik 21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan pendapatan tahunan Meta juga meningkat sebesar 22% mencapai 164,50 juta dolar AS (setara Rp2.680 triliun) dibandingkan tahun 2023.

Atas pencapaian tersebut, CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyatakan kepuasannya atas pencapaian perusahaan. "Kami terus membuat kemajuan besar dalam pengembangan AI, kacamata pintar, dan masa depan media sosial," kata Mark dalam rilis laporan keuangan Meta.

"Saya sangat antusias melihat bagaimana upaya ini berkembang lebih jauh di tahun 2025," tambahnya.

Lebih lanjut, dalam laporan keuangan Meta, tercatat bahwa laba bersih perusahaan pada kuartal IV-2024 mencapai 20,83 miliar dolar AS meningkat 49 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencatat 14 miliar dolar AS .

Sedangkan, laba bersih tahunan tercatat sebesar 62,36 juta dolar AS melonjak 59 persen dibandingkan tahun 2023. Pendapatan dari iklan menjadi salah satu kontributor utama, dengan total 160,63 miliar dolar AS sepanjang 2024, naik 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi lain, jumlah pengguna harian aktif keluarga aplikasi Meta (Facebook, Instagram, Messenger, dan WhatsApp) mencapai 3,35 miliar pada Desember 2024, naik 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, jumlah tayangan iklan meningkat 6 persen pada kuartal IV-2024 dan 11%l persen sepanjang tahun, dengan rata-rata harga per iklan naik 14 persen dan 10 persen masing-masing untuk kuartal IV dan tahun penuh 2024.

Adapun untuk proyeksi pada 2025, khususnya untuk kuartal I-2025, Meta memproyeksikan pendapatan dalam kisaran 39,5-41,8 miliar dolar AS. Hal ini mencerminkan pertumbuhan tahunan berkisar antara 8-15 persen.

Perusahaan juga memperkirakan pengeluaran tahunan 2025 akan mencapai 114-119 miliar dolar AS dengan peningkatan signifikan pada biaya infrastruktur dan kompensasi karyawan, terutama di bidang AI, Reality Labs, dan kepatuhan regulasi.

"Jika tidak ada perubahan apapun pada lanskap perpajakan kami, kami perkirakan tarif pajak tahun penuh 2025 akan berada pada kisaran 12-15 persen. Selain itu, kami terus memantau lanskap regulasi yang aktif, termasuk hambatan hukum dan regulasi di Uni Eropa dan AS yang dapat berdampak signifikan terhadap bisnis dan hasil keuangan kami," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung Omongan Luhut, Ekonom Sebut Butuh Waktu Lama Ciptakan 67 Ribu Lowongan Kerja di Indonesia

Singgung Omongan Luhut, Ekonom Sebut Butuh Waktu Lama Ciptakan 67 Ribu Lowongan Kerja di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 13:01 WIB

Link Pendaftaran Rekrutmen TNI AL untuk Lulusan SMA, Update Syarat Terbaru

Link Pendaftaran Rekrutmen TNI AL untuk Lulusan SMA, Update Syarat Terbaru

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2025 | 16:36 WIB

Produsen AC Asal Jepang Buka Lowongan Kerja Besar-besaran di Bekasi

Produsen AC Asal Jepang Buka Lowongan Kerja Besar-besaran di Bekasi

Bisnis | Selasa, 03 Juni 2025 | 15:46 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB