IHSG Memerah di Perdagangan Senin, Simak Saham-saham Pendorongnya

Achmad Fauzi

Senin, 16 Juni 2025 | 16:36 WIB
IHSG Memerah di Perdagangan Senin, Simak Saham-saham Pendorongnya
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), berakhir di zona merah pada perdagangan, Senin, 16 Juni 2025. Padahal, pada awal perdagangan IHSG sempat menghijau.

Mengutip data RTI Business, IHSG melemah di zona hijau menuju level 7.117 atau naik 48,47 poin, secara presentase naik 0,68 persen.

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 24,62 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 14,97 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,49 juta kali.

Dalam perdagangan di waktu itu, sebanyak 232 saham bergerak naik, sedangkan 388 saham mengalami penurunan, dan 186 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang mendorong penguatan IHSG waktu itu diantaranya, STRK, ENRG, MINE, PACK, PGEO, TOBA, LEAD, IOTF, SSIA, GPRA, LABA.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, JAWA, KRYA, SMIL, BRMS, AMMN, NZIA, GIAA, JATI, KPIG, HRTA, HUMI, NICL, IKAN.

Sesuai Proyeksi

IHSG diperkirakan bergerak cenderung melemah terbatas pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 16 Juni 2025. Proyeksi ini mencuat seiring dengan tekanan dari sentimen eksternal, khususnya konflik geopolitik antara Iran dan Israel yang semakin memanas.

IHSG ditutup turun 0,53 persen pada akhir pekan lalu, meskipun investor asing masih menunjukkan optimisme dengan mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp310 miliar. Saham-saham yang paling banyak diburu asing antara lain BMRI, ANTM, BBCA, RATU, dan BBNI.

baca juga

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP menyampaikan bahwa secara teknikal, IHSG memang berpotensi mengalami koreksi untuk menguji level support. Namun, jika level tersebut mampu dipertahankan, peluang rebound dinilai tetap terbuka.

"IHSG berpotensi sedikit koreksi untuk menguji support di 7.120. Tapi jika IHSG kuat bertahan di 7.120, potensi kembali rebound cukup besar,” ujar Fanny dalam riset hariannya seperti dikutip, Senin (16/6/2025).

Saat ini, level support IHSG berada di kisaran 7.090 hingga 7.120. Sementara itu, level resistance terdekat berada di rentang 7.200 sampai 7.230.

Pergerakan IHSG tak lepas dari dinamika pasar global. Pada Jumat, 13 Juni 2025, bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) ditutup melemah tajam setelah Iran meluncurkan rudal ke wilayah Israel sebagai aksi balasan atas serangan udara yang dilakukan Israel terhadap fasilitas nuklir dan pabrik rudal di Teheran.

Indeks S&P 500 melemah 1,13 persen, Nasdaq turun 1,30 persen, dan Dow Jones anjlok lebih dalam hingga 1,79 persen. Ketegangan geopolitik tersebut menimbulkan kecemasan atas kestabilan kawasan Timur Tengah yang berimbas langsung pada sektor energi dan transportasi global.

Saham-saham maskapai penerbangan mengalami tekanan karena kekhawatiran kenaikan harga bahan bakar. Delta Air Lines terkoreksi 3,8 persen, United Airlines turun 4,4 persen, dan American Airlines merosot hingga 4,9 persen.

Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Di sisi lain, saham sektor pertahanan dan energi justru mencatat penguatan. Lockheed Martin, RTX Corporation, dan Northrop Grumman masing-masing naik lebih dari 3 persen karena meningkatnya ekspektasi terhadap belanja militer di tengah konflik tersebut. Harga minyak global juga melonjak hampir 7 persen, menyebabkan saham energi seperti ExxonMobil dan Diamondback Energy menguat masing-masing 2,2 persen dan 3,7 persen.

Pelemahan juga terjadi di bursa saham Asia-Pasifik. Investor di kawasan ini cenderung berhati-hati menyusul kabar serangan militer Israel ke Iran. Bursa Jepang, melalui indeks Nikkei 225, turun 0,89 persen dan Topix turun 0,95 persen. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,87 persen, dan Kosdaq terkoreksi lebih dalam 2,61 persen.

Bursa lainnya turut mengalami pelemahan seperti S&P/ASX 200 Australia yang turun 0,21 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 0,59 persen, Shanghai Composite turun 0,75 persen, dan Taiex Taiwan terkoreksi 0,96 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Bergerak Dua Arah pada Pembukaan Perdagangan, Ini Saham-saham Pilihan

IHSG Bergerak Dua Arah pada Pembukaan Perdagangan, Ini Saham-saham Pilihan

Bisnis | Senin, 16 Juni 2025 | 09:12 WIB

Konflik Iran-Israel Memanas, IHSG Terancam Koreksi Hari Ini

Konflik Iran-Israel Memanas, IHSG Terancam Koreksi Hari Ini

Bisnis | Senin, 16 Juni 2025 | 07:30 WIB

Pertamina Gelar RUPS Tahunan, Rombak Direksi?

Pertamina Gelar RUPS Tahunan, Rombak Direksi?

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 13:03 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×