Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pasar Global Butuh Transparansi, Indonesia Jawab dengan Sistem Sertifikasi Sawit Terintegrasi

Iwan Supriyatna

Selasa, 17 Juni 2025 | 11:37 WIB
Pasar Global Butuh Transparansi, Indonesia Jawab dengan Sistem Sertifikasi Sawit Terintegrasi
Forum bisnis bertajuk "Sustainability of Indonesian Palm Oil to Meet World Need for Vegetable Oil".

Suara.com - Dalam ajang internasional Osaka Expo 2025, Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Sandry Pasambuna, menyampaikan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit melalui penerapan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan implementasi sistem informasi pendukungnya, SI-ISPO.

Pada forum bisnis bertajuk "Sustainability of Indonesian Palm Oil to Meet World Need for Vegetable Oil", Sandry menekankan pentingnya kelapa sawit sebagai komoditas strategis Indonesia yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Namun, sektor ini juga menghadapi tantangan besar seperti isu lingkungan, tekanan pasar global, serta tuntutan transparansi dan akuntabilitas.

ISPO menjadi kerangka tata kelola keberlanjutan yang dirancang untuk memastikan praktik industri kelapa sawit yang berkelanjutan, adil, dan terintegrasi.

Sistem ini mencakup sertifikasi wajib dengan tujuh prinsip dan kriteria yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2025. ISPO mencakup tiga segmen utama, yaitu usaha perkebunan, industri hilir, dan perusahaan bioenergi kelapa sawit.

"Melalui ISPO, Indonesia berupaya meningkatkan daya saing dan penerimaan produk kelapa sawit di pasar global dengan tetap menjaga keberlanjutan dan kesejahteraan seluruh pemangku kepentingan," ujar Sandry ditulis Selasa (17/6/2025).

Sebagai salah satu BUMN strategis yang bergerak di bidang jasa survei, inspeksi, dan sertifikasi, PT Surveyor Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus mendukung implementasi sistem ISPO dan pengembangan SI-ISPO secara menyeluruh.

PT Surveyor Indonesia berperan aktif dalam memastikan proses sertifikasi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip keberlanjutan.

Selain itu, perusahaan juga turut mengembangkan ekosistem digital yang aman dan terintegrasi guna meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk kelapa sawit Indonesia.

baca juga

PT Surveyor Indonesia turut memperkenalkan SI-ISPO, sistem informasi berbasis cloud yang mengintegrasikan sertifikasi ISPO dengan teknologi mutakhir, seperti blockchain, untuk menjamin keamanan data dan transparansi informasi.

Sistem ini dirancang untuk memfasilitasi proses pengumpulan data, validasi sertifikasi, serta pelacakan rantai pasok produk kelapa sawit bersertifikasi.

"SI-ISPO bukan hanya mendigitalisasi proses sertifikasi, tetapi juga menjadi solusi dalam menjawab isu-isu strategis seperti keterlacakan, akuntabilitas, serta sinkronisasi data lintas lembaga," jelasnya.

Sistem ini menghubungkan berbagai instansi dan platform nasional seperti SIMONTANA, SIPERIBUN, SIINAS, hingga ATR BPN dan ESDM.

Dalam pengembangannya, SI-ISPO juga akan mengadopsi kecerdasan buatan (AI) dan teknologi machine learning untuk mendukung analisis data lanjutan dan automasi.

SI-ISPO menghasilkan dua luaran utama: Sertifikat ISPO dan Lembar Transaksi Produk Bersertifikat ISPO.

Sertifikat ISPO diberikan kepada pelaku usaha yang telah memenuhi prinsip keberlanjutan, sedangkan lembar transaksi memuat informasi keterlacakan produk dalam rantai pasok, termasuk lokasi lahan dan pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi.

Informasi tersebut digambarkan melalui traceability tree dan peta lahan bersertifikasi, memberikan jaminan legalitas dan keberlanjutan produk kepada pembeli di pasar internasional.

Di hadapan peserta forum internasional, Sandry menutup sambutannya dengan menyampaikan harapan bahwa kehadiran sistem ISPO dan SI-ISPO dapat memperkuat posisi Indonesia dalam memenuhi kebutuhan minyak nabati dunia secara berkelanjutan.

"Dengan tata kelola yang baik, sistem informasi yang modern, serta dukungan dari semua pihak, kami optimistis produk kelapa sawit Indonesia akan semakin diterima dan dipercaya di pasar global," pungkasnya.

Industri kelapa sawit merupakan salah satu penopang utama perekonomian Indonesia, menyumbang devisa besar melalui ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan produk turunannya.

Selain menjadi sumber pendapatan negara, sektor ini juga menyediakan lapangan kerja bagi jutaan masyarakat. Namun, industri sawit menghadapi tantangan global terkait isu lingkungan dan keberlanjutan.

Untuk menjawab hal tersebut, pemerintah menerapkan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) guna memastikan praktik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dengan tata kelola yang transparan dan dukungan teknologi seperti SI-ISPO, Indonesia terus mendorong penerimaan positif kelapa sawit di pasar internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PalmCo Pacu Kinerja Hijau, 90 Persen Unit Sudah Kantongi Proper Biru

PalmCo Pacu Kinerja Hijau, 90 Persen Unit Sudah Kantongi Proper Biru

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 17:05 WIB

Pemerintah Dorong Sertifikasi ISPO Hulu-Hilir untuk Keberlanjutan Kelapa Sawit

Pemerintah Dorong Sertifikasi ISPO Hulu-Hilir untuk Keberlanjutan Kelapa Sawit

Bisnis | Jum'at, 06 Juni 2025 | 13:02 WIB

Petani Eks Transmigran Panik Tanahnya Diklaim Masuk Kawasan Hutan

Petani Eks Transmigran Panik Tanahnya Diklaim Masuk Kawasan Hutan

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 11:04 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×