Industri Properti Kecil Kalah Saing dengan Pemain Besar, Ini Biang Keroknya

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 18 Juni 2025 | 11:18 WIB
Industri Properti Kecil Kalah Saing dengan Pemain Besar, Ini Biang Keroknya
Ilustrasi Hotel - Industri properti kecil, khususnya hotel independen dan akomodasi bintang 3 ke bawah, selama ini terdesak dalam persaingan melawan pemain besar yang berbekal modal dan teknologi mumpuni.

Suara.com - Industri properti kecil, khususnya hotel independen dan akomodasi bintang 3 ke bawah, selama ini terdesak dalam persaingan melawan pemain besar yang berbekal modal dan teknologi mumpuni. 

Namun, di tengah tantangan ini, ecommerceloka hadir sebagai katalisator yang tidak hanya menawarkan solusi praktis, tetapi juga berpotensi besar menggerakkan roda ekonomi pariwisata Indonesia dari akar rumput.

Alih-alih mengikuti arus, ecommerceloka justru melihat potensi ekonomi yang belum tergarap maksimal pada segmen hotel independen dan properti bintang 3 ke bawah. Langkah ini tidak hanya menawarkan solusi praktis, tetapi juga berpotensi besar dalam menggerakkan roda ekonomi pariwisata Indonesia dari akar rumput.

Co-Founder & CEO ecommerceloka Nico S. Wiratama menyoroti tantangan krusial yang dihadapi properti-properti kecil ini. "Banyak properti independen, khususnya bintang 3 ke bawah, tidak memiliki tim sales, hotel agent, teknologi, atau fasilitas kredit seperti hotel-hotel besar," jelasnya dikutip Rabu (18/6/2025).

Menurut dia keterbatasan ini membuat mereka kesulitan bersaing, baik dalam penjualan offline maupun online, meskipun potensi pasar leisure (liburan) sangat besar. ecommerceloka hadir sebagai jembatan, memungkinkan properti-properti ini menjangkau pasar global secara online, memastikan pembayaran langsung, dan memungkinkan mereka bersaing secara sehat.

Dia bilang ecommerceloka mengusung model monetisasi berbasis komisi dari penjualan sewa harian kamar atau properti, yang terbukti tidak membebani mitra. Lebih dari itu, ecommerceloka menyediakan strategi digital setara hotel bintang 4 dan 5 bagi mitra properti mereka. 

"Ini mencakup pengembangan website profesional, channel manager, internet booking engine, sistem reservasi terpusat, hingga sesi fotografi properti profesional. Inisiatif ini krusial dalam mengatasi kurangnya pemahaman dan kapabilitas properti kecil dalam mengeksekusi strategi online," paparnya.

Alhasil menurut Nico dengan memberikan akses ke infrastruktur teknologi dan strategi pemasaran yang canggih, ecommerceloka memberdayakan UMKM di sektor akomodasi. Ini memungkinkan properti kecil untuk berkompetisi secara adil di kancah digital, membuka peluang baru untuk meningkatkan okupansi dan pendapatan. 

"Dampak ekonominya pun signifikan dimana akan ada peningkatan pendapatan bagi properti independen akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung ekosistem pariwisata yang lebih inklusif," katanya.

baca juga

ecommerceloka, sendiri adalah perusahaan startup ecommerce & teknologi pariwisata yang menyediakan solusi digital end-to-end untuk industri perhotelan dan akomodasi.

Perusahaan baru-baru ini sukses mengukir prestasi gemilang di kancah internasional dengan meraih penghargaan "Top Engagement Chain 2025" dari Trip.com Group. Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam ajang Envision 2025 yang diselenggarakan di Shanghai Convention Center, pada 26 Mei 2025.

Asal tahu saja Industri perhotelan di Indonesia tengah menghadapi tantangan besar. Data terbaru menunjukkan tingkat hunian hotel dan tarif kamar mengalami penurunan signifikan, dipicu oleh sentimen pasar yang semakin negatif.

Adapun faktor utama yang memengaruhi tren ini adalah kebijakan penghematan anggaran pemerintah, berimbas pada berkurangnya permintaan terhadap layanan perhotelan.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bersama Horwath HTL, tingkat hunian hotel atau okupansi mengalami penurunan hingga 35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, rata-rata hanya berkisar 20% secara nasional. Disebutkan, hotel di beberapa daerah yang selama ini mengandalkan kunjungan instansi pemerintah, seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung, penurunannya bahkan lebih drastis.

Menurut PHRI, pemangkasan anggaran perjalanan dinas pemerintah menjadi salah satu faktor utama penyebab merosotnya tingkat hunian. Hotel-hotel yang biasanya mendapatkan pendapatan dari rapat-rapat pemerintah kini kehilangan sumber pemasukan utama mereka.

"Pada Januari 2025, lebih dari 30% responden melaporkan mengalami kerugian pendapatan melebihi 40% dibandingkan dengan tahun sebelumnya," tulis laporan hasil survei itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Optimisme di Tengah Ketidakpastian, Apindo Jabar Ungkap Strategi Jaga Kondusivitas Usaha

Optimisme di Tengah Ketidakpastian, Apindo Jabar Ungkap Strategi Jaga Kondusivitas Usaha

wawancara | Selasa, 17 Juni 2025 | 12:22 WIB

Sisi Gelap Internship di Industri Kreatif: Magang atau Kerja Rodi?

Sisi Gelap Internship di Industri Kreatif: Magang atau Kerja Rodi?

Your Say | Selasa, 17 Juni 2025 | 07:23 WIB

Raih Capaian Gemilang, Pengunjung Vasaka Hotel Naik Signifikan Saat Libur Panjang Idul Adha

Raih Capaian Gemilang, Pengunjung Vasaka Hotel Naik Signifikan Saat Libur Panjang Idul Adha

Bisnis | Senin, 16 Juni 2025 | 18:15 WIB

Terkini

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

×