Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Jadi Regulator Emiten, BEI Kantongi Laba Bersih Rp673 Miliar di 2024

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 25 Juni 2025 | 13:45 WIB
Jadi Regulator Emiten, BEI Kantongi Laba Bersih Rp673 Miliar di 2024
Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, pihaknya berhasil menghimpun dana sebesar Rp193 triliun sepanjang tahun 2024. Adapun rinciannya, dari 41 pencatatan saham baru sebesar sebesar Rp14,4 triliun dan Rp143,6 triliun dari EBUS. Foto Tangkapan Layar.

Suara.com - Sebagai regulator perusahaan terbuka yang tecatat di bursa, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menunjukkan tajinya dengan membukukan kinerja keuangan yang sangat positif sepanjang tahun 2024.

Sepanjang 2024, BEI mencatat sebanyak 41 perusahaan tercatat baru, 144 emisi Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) atau surat utang baru, 15 saham tambahan hasil konversi Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), dan 81 saham tambahan hasil konversi Waran.

Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, pihaknya berhasil menghimpun dana sebesar Rp193 triliun sepanjang tahun 2024. Adapun rinciannya, dari 41 pencatatan saham baru sebesar sebesar Rp14,4 triliun dan Rp143,6 triliun dari EBUS.

Iman menyebut, BEI menduduki posisi ke-2 di ASEAN untuk total perusahaan tercatat terbanyak. Selain itu, pertumbuhan Bursa milik Indonesia ini juga menempati posisi kedua dengan pertumbuhan tertinggi secara global.

"(BEI) menjadi Bursa dengan pertumbuhan kedua tertinggi, meningkat sebesar 1,38 persen secara global," ungkapnya dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI yang dilakukan secara daring, Rabu (25/6/2025).

Berdasarkan data auditan resmi menunjukkan bahwa BEI berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan sebesar 12,9 persen sambil tetap menjaga pertumbuhan beban di angka 10,7 persen. Hasilnya, laba bersih BEI melesat 16,3 persen menjadi Rp673 miliar, naik signifikan dari Rp579 miliar di tahun 2023.

Pencapaian gemilang ini tidak lepas dari lonjakan aktivitas pasar modal. Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) di BEI pada tahun 2024 melonjak drastis menjadi Rp12,85 triliun, jauh di atas realisasi tahun 2023 yang sebesar Rp10,75 triliun. Kenaikan ini menjadi tulang punggung pertumbuhan pendapatan BEI, khususnya dari pos jasa transaksi dan jasa kliring.

Tak hanya dari sisi transaksi, BEI juga mencatatkan pertumbuhan yang solid pada pendapatan jasa informasi, yakni sebesar 11,4 persen. Hal ini didukung oleh peningkatan jumlah pelanggan datafeed sepanjang tahun 2024, menunjukkan semakin tingginya kebutuhan akan informasi pasar modal yang akurat.

Meskipun pendapatan tumbuh pesat, BEI tetap menjaga efisiensi operasional dengan menahan kenaikan beban di bawah pertumbuhan pendapatan. Kemampuan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan BEI dalam mengoptimalkan laba bersih.

baca juga

Di sisi neraca, BEI juga menunjukkan kekuatan finansial yang kokoh. Total aset perseroan tumbuh 6,5 persen menjadi Rp11,18 triliun, sementara ekuitas melesat 10,9 persen mencapai Rp8,29 triliun.

Untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan, BEI juga berkomitmen pada investasi strategis. Ini terlihat dari belanja investasi yang mencapai Rp279,57 miliar atau naik 32,5 persen pada tahun 2024. 

Peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh dimulainya proyek Pembaruan Sistem Perdagangan dan Pengawasan, sebuah langkah penting untuk meningkatkan infrastruktur dan kapabilitas pasar modal Indonesia. 

Meskipun belanja investasi ini berdampak pada penurunan kas dan setara kas sebesar 24,5 persen di tahun 2024, BEI tetap menghasilkan arus kas bebas ke ekuitas (free cash flow to equity) yang positif, mencerminkan pengelolaan likuiditas yang sehat.

Kondisi keuangan yang solid ini menggambarkan kemampuan BEI dalam menjaga kesinambungan kebutuhan modal perseroan, utamanya untuk membiayai pengembangan pasar dan menjaga kelangsungan aktivitas pasar modal ke depan.

Berdasarkan hasil audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Purwantono, Sungkoro, & Surja, Laporan Keuangan Konsolidasian BEI Tahun 2024 telah disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Ini menegaskan transparansi dan akuntabilitas BEI dalam pelaporan keuangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niat Baik Danantara Terganjal Aturan Bursa Efek Indonesia

Niat Baik Danantara Terganjal Aturan Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 19:35 WIB

Calon Emiten Ini Incar Dana Jumbo Rp200 Miliar di Pasar Modal

Calon Emiten Ini Incar Dana Jumbo Rp200 Miliar di Pasar Modal

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 17:55 WIB

PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) Catatkan Lonjakan Laba Bersih 129 Persen di Tahun 2024

PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) Catatkan Lonjakan Laba Bersih 129 Persen di Tahun 2024

Foto | Jum'at, 20 Juni 2025 | 20:17 WIB

Terkini

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

×