Pemerintahan Prabowo Ambisius Bidik Investasi Hingga Rp 13.000 Triliun

Achmad Fauzi

Kamis, 03 Juli 2025 | 15:36 WIB
Pemerintahan Prabowo Ambisius Bidik Investasi Hingga Rp 13.000 Triliun
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato. Dirinya sempat menulis buku berjudul Paradoks Indonesia, yang ingin mengambil sumbangan terbaik Sosialisme. [Suara.com]

Suara.com - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu manargetkan, investasi yang dikumpulkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencapai Rp 13.000 triliun. Target ini agar pemerintah bisa merealisasikan janji Presiden yang mencapai 8 persen.

Menurut dia, target ini bisa diraih secara bertahap hingga 5 tahun ke depan.

"Dalam lima tahun ke depan, seperti kita ketahui bersama, kita memiliki angka Rp13 ribu triliun untuk berbicara realisasi investasi. Bukan rencana investasi, tetapi realisasi investasi," ujar Todotua dalam Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi yang dilihat di Youtube Kementerian Investasi dan Hilirisasi - BKPM, Kamis (3/7/2025).

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu.[Tangkapan Layar Youtube Kementerian Investasi dan Hiliriasi - BKPM].
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu.[Tangkapan Layar Youtube Kementerian Investasi dan Hiliriasi - BKPM].

Todotua membandingkan, pencapaian pemerintahan sebelumnya yang memang realisasinya sebesar Rp 9.990 triliun. Maka dari itu, dia ingin investasi bisa merangkak naik demi pertumbuhan ekonomi.  

"Dalam 10 tahun pemerintahan sebelumnya, itu pencapaian angka realisasi investasi di angka kurang lebih sekitar Rp 9.900 triliun, maka dalam lima tahun ke depan untuk kita menuju kepada angka delapan persen ini, kita membutuhkan angka realisasi investasi di angka Rp 13.000 triliun," beber dia.

Todotua menambahkan, untuk tahun ini, pemerintah berupaya menghimpun investasi mencapai Rp 1.900 triliun. Pada tiga bulan pertama tahun 2025, pemerintah terlah mengoleksi nilai investasi mencapai Rp 465 triliun atau naik 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 401,5 triliun.

"Tahun ini, pemerintahan ini mempunyai target angka realisasi investasi di angka Rp1.900 triliun," ucap dia.
 
Potensi Investasi Terbuang Sia-sia

Todotua Pasaribu menyebut, Indonesia bisa meraih Rp 2.000 triliun investasi pada tahun 2024. Namun, hal itu sirna karena banyaknya regulasi yang memperumit investasi.

Dia menjelaskan, panjangnya birokrasi perizinan membuat investasi itu tidak terealisasi.

baca juga

"itu angka unrealisasi investasi itu, sekitar Rp 1.500-an triliun, mungkin tembus ke angka Rp 2.000 triliun," ujar Todotua dalam Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi yang dilihat di Youtube Kementerian Investasi dan Hilirisasi - BKPM, Kamis (3/7/2025).

Menurut dia, permasalah yang kerap timbul dari proses perizinan misalnya, regulasi yang tumpang tindih antar kementerian, hingga keadaan yang tidak kondusif.

"Persoalan-persoalan seperti kayak begini. Perizinannya, iklim investasinya yang tidak kondusif, berbagai macam kebijakan tumpang tindih dan lain-lain," sambung dia.

Akan tetapi, Todotua mengungkapkan pemerintah tetap bisa mengoleksi investasi sebesar Rp 1.700 triliun di tahun 2024. Raihan ini justru sedikit di atas target yang sebesar Rp 1.650 triliiun.

Dengan banyaknya kerumitan regulasi itu, membuat Kementerian Investadi dan Hilirisasi menderegulasi aturan-aturan tentang investasi. Seperti, regulasi soal perizinan langsung untuk investasi kawasan industri, kawasan perdagangan bebas, hingga kawasan ekonomi khusus (KEK).

Dalam deregulasi itu, Todotua bilang, investor akan tetap bisa mendapatkan izin sementara, sembari melengkapi syarat-syarat investasi yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potensi Investasi Rp 2.000 Triliun ke Indonesia Melayang, Karena Banyaknya Regulasi

Potensi Investasi Rp 2.000 Triliun ke Indonesia Melayang, Karena Banyaknya Regulasi

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 13:47 WIB

Sampoerna Rogoh Rp5 Triliun Lebih Jadikan RI Pusat Produk Bebas Asap

Sampoerna Rogoh Rp5 Triliun Lebih Jadikan RI Pusat Produk Bebas Asap

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 08:17 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan Lembaga Baru Demi Genjot Produktivitas Warga RI, Bawa-bawa Ormas

Prabowo Bakal Luncurkan Lembaga Baru Demi Genjot Produktivitas Warga RI, Bawa-bawa Ormas

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 13:47 WIB

Terkini

Nekat! Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Disulap Jadi Sarang Judi Online

Nekat! Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Disulap Jadi Sarang Judi Online

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Tren Joki Baca Buku: Melorotnya Literasi atau Jadi Ladang Cuan Kutu Buku?

Tren Joki Baca Buku: Melorotnya Literasi atau Jadi Ladang Cuan Kutu Buku?

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Gandeng Pakar hingga Akademisi, WALHI Jabar Harap EIGER Nature Jadi Pilot Project

Gandeng Pakar hingga Akademisi, WALHI Jabar Harap EIGER Nature Jadi Pilot Project

Bogor | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:17 WIB

KPK 'Sentil' Nusron Wahid Absen Pemeriksaan: Hendaknya Jadi Teladan, Bukan Menunda Hukum

KPK 'Sentil' Nusron Wahid Absen Pemeriksaan: Hendaknya Jadi Teladan, Bukan Menunda Hukum

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Review Film Fall (2022): Saat Ketinggian Ekstrem Membongkar Rahasia dan Trauma Terkelam

Review Film Fall (2022): Saat Ketinggian Ekstrem Membongkar Rahasia dan Trauma Terkelam

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Apakah Bedak yang Sudah Expired Masih Bisa Dipakai?

Apakah Bedak yang Sudah Expired Masih Bisa Dipakai?

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Siapa Tonny Tesar? Anggota DPR Fraksi Nasdem Diisukan Usul Pemakzulan Gibran

Siapa Tonny Tesar? Anggota DPR Fraksi Nasdem Diisukan Usul Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Pemkot Bandung Tegaskan PKL Tetap Boleh Jualan, Tapi Ada Syaratnya

Pemkot Bandung Tegaskan PKL Tetap Boleh Jualan, Tapi Ada Syaratnya

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Komnas HAM Kritik Miskonsepsi MBG, Utamakan Jumlah Penerima Ketimbang Kualitas Gizi

Komnas HAM Kritik Miskonsepsi MBG, Utamakan Jumlah Penerima Ketimbang Kualitas Gizi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Survei Global Catat Mayoritas Perusahaan Cari Alternatif VMware

Survei Global Catat Mayoritas Perusahaan Cari Alternatif VMware

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:05 WIB

×