Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Prabowo Bakal Luncurkan Lembaga Baru Demi Genjot Produktivitas Warga RI, Bawa-bawa Ormas

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 02 Juli 2025 | 13:47 WIB
Prabowo Bakal Luncurkan Lembaga Baru Demi Genjot Produktivitas Warga RI, Bawa-bawa Ormas
Menaker Yassierli membocorkan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk segera meluncurkan sebuah lembaga baru yang khusus ditugaskan untuk menggenjot produktivitas warga Indonesia. [Suara.com]

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli membocorkan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk segera meluncurkan sebuah lembaga baru yang khusus ditugaskan untuk menggenjot produktivitas warga Indonesia.

Yassierli bahkan mengklaim dirinya sebagai Dewan Pengarah dari calon lembaga vital ini.

"Kita memiliki amanat Perpres Nomor 1 Tahun 2024 (Perpres Nomor 1 Tahun 2023 tentang Lembaga Produktivitas Nasional), itu adalah pembentukan Lembaga Produktivitas Nasional. Di situ saya sebagai Dewan Pengarah. Sampai sekarang kita belum launching, karena kami masih mencari komposisi terbaiknya seperti apa," ungkap Yassierli dalam Kajian Tengah Tahun (KTT) INDEF 2025 via Zoom, Rabu (2/7/2025).

Lembaga ini, kata Yassierli, akan menjadi motor penggerak produktivitas di berbagai sektor. "Lembaga Produktivitas Nasional ini akan ada untuk dunia industri, untuk kemudian pemerintahan. Jadi, sudah ada beberapa panduan terkait public sector productivity. Sehingga ini yang kemudian harus kita boosting. Kenaikan produktivitas itu akan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi juga," jelasnya, menyoroti misi besar di balik pembentukan lembaga ini.

Menaker Yassierli juga menampilkan struktur dari ekosistem lembaga baru ini yang sangat ambisius. Nantinya, Lembaga Produktivitas Nasional akan terintegrasi secara menyeluruh dengan sektor pendidikan, sektor publik atau pemerintahan, hingga organisasi kemasyarakatan (ormas).

Ormas yang dimaksud bukan sembarang perkumpulan. Yassierli mencontohkan, komunitas atau asosiasi yang akan dilibatkan meliputi nama-nama besar seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serikat pekerja dan serikat buruh, komunitas startup, komunitas human resources (HR), Persatuan Insinyur Indonesia (PII), hingga asosiasi yang terkait langsung dengan urusan produktivitas. Ini menandakan pendekatan kolaboratif dan inklusif untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Anak buah Presiden Prabowo Subianto itu kemudian merinci empat tahapan atau inisiatif pembentukan lembaga ini.

Pertama, sosialisasi dan edukasi. Kementerian Ketenagakerjaan akan menggunakan cara-cara yang kekinian dan mudah diakses masyarakat, mulai dari podcast, buku saku, hingga kalkulator produktivitas.

Yassierli sangat antusias melihat respons dari berbagai komunitas. "Beberapa komunitas datang ke saya, 'Pak Menteri, kami siap membantu. Gak usah khawatir, kami ini adalah Merah Putih. Niat kami ingin memberikan impact buat bangsa'. Saya lihat ternyata ada beberapa komunitas bantu saya dalam membangun budaya produktif di bangsa ini. Gimana caranya? Ayo sama-sama kita bikin podcast. Jadi, target saya akan ada ratusan podcast," jelasnya, membayangkan gelombang edukasi masif.

baca juga

Kedua, penyiapan ekosistem melalui sertifikasi 2.000 productivity specialists. Ini akan diikuti dengan upaya pembentukan 5 productivity center di Indonesia, yang akan menjadi pusat-pusat keunggulan untuk riset dan pengembangan produktivitas.

Ketiga, tahapan asesmen dan intervensi. Setelah edukasi dan penyiapan ekosistem, lembaga ini akan melakukan penilaian dan memberikan intervensi yang tepat sasaran untuk meningkatkan produktivitas di berbagai sektor.

Sedangkan yang keempat adalah monitoring dan evaluasi, memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memberikan dampak nyata dan terukur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Adab Dedi Mulyadi Salaman dengan Gibran dan Prabowo Jadi Gunjingan

Beda Adab Dedi Mulyadi Salaman dengan Gibran dan Prabowo Jadi Gunjingan

News | Rabu, 02 Juli 2025 | 13:21 WIB

Kerikil Tajam Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Prabowo Subianto

Kerikil Tajam Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Prabowo Subianto

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 13:16 WIB

Menaker Bilang Job Fair Sudah Tidak Perlu Lagi

Menaker Bilang Job Fair Sudah Tidak Perlu Lagi

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 12:16 WIB

Terkini

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:19 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 04:50 WIB

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×