Prabowo Bakal Luncurkan Lembaga Baru Demi Genjot Produktivitas Warga RI, Bawa-bawa Ormas

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 02 Juli 2025 | 13:47 WIB
Prabowo Bakal Luncurkan Lembaga Baru Demi Genjot Produktivitas Warga RI, Bawa-bawa Ormas
Menaker Yassierli membocorkan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk segera meluncurkan sebuah lembaga baru yang khusus ditugaskan untuk menggenjot produktivitas warga Indonesia. [Suara.com]

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli membocorkan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk segera meluncurkan sebuah lembaga baru yang khusus ditugaskan untuk menggenjot produktivitas warga Indonesia.

Yassierli bahkan mengklaim dirinya sebagai Dewan Pengarah dari calon lembaga vital ini.

"Kita memiliki amanat Perpres Nomor 1 Tahun 2024 (Perpres Nomor 1 Tahun 2023 tentang Lembaga Produktivitas Nasional), itu adalah pembentukan Lembaga Produktivitas Nasional. Di situ saya sebagai Dewan Pengarah. Sampai sekarang kita belum launching, karena kami masih mencari komposisi terbaiknya seperti apa," ungkap Yassierli dalam Kajian Tengah Tahun (KTT) INDEF 2025 via Zoom, Rabu (2/7/2025).

Lembaga ini, kata Yassierli, akan menjadi motor penggerak produktivitas di berbagai sektor. "Lembaga Produktivitas Nasional ini akan ada untuk dunia industri, untuk kemudian pemerintahan. Jadi, sudah ada beberapa panduan terkait public sector productivity. Sehingga ini yang kemudian harus kita boosting. Kenaikan produktivitas itu akan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi juga," jelasnya, menyoroti misi besar di balik pembentukan lembaga ini.

Menaker Yassierli juga menampilkan struktur dari ekosistem lembaga baru ini yang sangat ambisius. Nantinya, Lembaga Produktivitas Nasional akan terintegrasi secara menyeluruh dengan sektor pendidikan, sektor publik atau pemerintahan, hingga organisasi kemasyarakatan (ormas).

Ormas yang dimaksud bukan sembarang perkumpulan. Yassierli mencontohkan, komunitas atau asosiasi yang akan dilibatkan meliputi nama-nama besar seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serikat pekerja dan serikat buruh, komunitas startup, komunitas human resources (HR), Persatuan Insinyur Indonesia (PII), hingga asosiasi yang terkait langsung dengan urusan produktivitas. Ini menandakan pendekatan kolaboratif dan inklusif untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Anak buah Presiden Prabowo Subianto itu kemudian merinci empat tahapan atau inisiatif pembentukan lembaga ini.

Pertama, sosialisasi dan edukasi. Kementerian Ketenagakerjaan akan menggunakan cara-cara yang kekinian dan mudah diakses masyarakat, mulai dari podcast, buku saku, hingga kalkulator produktivitas.

Yassierli sangat antusias melihat respons dari berbagai komunitas. "Beberapa komunitas datang ke saya, 'Pak Menteri, kami siap membantu. Gak usah khawatir, kami ini adalah Merah Putih. Niat kami ingin memberikan impact buat bangsa'. Saya lihat ternyata ada beberapa komunitas bantu saya dalam membangun budaya produktif di bangsa ini. Gimana caranya? Ayo sama-sama kita bikin podcast. Jadi, target saya akan ada ratusan podcast," jelasnya, membayangkan gelombang edukasi masif.

baca juga

Kedua, penyiapan ekosistem melalui sertifikasi 2.000 productivity specialists. Ini akan diikuti dengan upaya pembentukan 5 productivity center di Indonesia, yang akan menjadi pusat-pusat keunggulan untuk riset dan pengembangan produktivitas.

Ketiga, tahapan asesmen dan intervensi. Setelah edukasi dan penyiapan ekosistem, lembaga ini akan melakukan penilaian dan memberikan intervensi yang tepat sasaran untuk meningkatkan produktivitas di berbagai sektor.

Sedangkan yang keempat adalah monitoring dan evaluasi, memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memberikan dampak nyata dan terukur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Adab Dedi Mulyadi Salaman dengan Gibran dan Prabowo Jadi Gunjingan

Beda Adab Dedi Mulyadi Salaman dengan Gibran dan Prabowo Jadi Gunjingan

News | Rabu, 02 Juli 2025 | 13:21 WIB

Kerikil Tajam Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Prabowo Subianto

Kerikil Tajam Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Prabowo Subianto

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 13:16 WIB

Menaker Bilang Job Fair Sudah Tidak Perlu Lagi

Menaker Bilang Job Fair Sudah Tidak Perlu Lagi

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 12:16 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×