Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Sinyal Bahaya Pasar Properti: BI Ungkap Penjualan Rumah Anjlok, Harga Ikut Melambat

Chandra Iswinarno, Rina Anggraeni

Kamis, 07 Agustus 2025 | 06:45 WIB
Sinyal Bahaya Pasar Properti: BI Ungkap Penjualan Rumah Anjlok, Harga Ikut Melambat
Ilustrasi warga melihat maket rumah pada pameran perumahan. Saat ini pasar properti menunjukkan pelemahan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pasar properti residensial primer di Indonesia menunjukkan sinyal perlambatan signifikan pada kuartal kedua 2025.

Laporan terbaru Bank Indonesia (BI) mengungkap bahwa penjualan unit rumah mengalami kontraksi tajam, yang secara langsung berimbas pada pertumbuhan harga yang semakin terbatas dan melambat dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan II 2025 hanya tumbuh sebesar 0,90% secara tahunan (yoy).

Angka ini menunjukkan perlambatan jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan I 2025 yang tercatat sebesar 1,07% (yoy).

Kontraksi Penjualan Jadi Biang Keladi

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny, menjelaskan bahwa perlambatan pertumbuhan harga ini tidak terlepas dari lesunya angka penjualan, terutama untuk rumah tipe menengah dan besar yang justru mengalami kontraksi.

"Perkembangan harga properti tersebut dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan penjualan unit properti residensial tipe kecil di pasar primer, sementara penjualan rumah tipe besar dan menengah mengalami kontraksi," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Data BI merinci lebih dalam mengenai penurunan penjualan tersebut:

  • Penjualan Rumah Tipe Besar: Terkontraksi sebesar 14,95% (yoy), lebih dalam dari kontraksi triwulan sebelumnya sebesar 11,69% (yoy).
  • Penjualan Rumah Tipe Menengah: Terkontraksi sebesar 17,69% (yoy), meskipun membaik dari kontraksi triwulan sebelumnya yang mencapai 35,76% (yoy).

Secara agregat, penjualan unit properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2025 tercatat mengalami kontraksi sebesar 3,80% (yoy).

baca juga

Angka ini berbanding terbalik dengan kondisi triwulan I 2025 yang masih mencatatkan pertumbuhan tipis sebesar 0,73% (yoy).

Anatomi Pendanaan Properti: Dominasi Dana Internal dan KPR
Di tengah dinamika pasar tersebut, survei BI juga memetakan sumber pendanaan di sektor properti.

Dari sisi pengembang, sumber utama untuk pembangunan properti residensial masih sangat bergantung pada kas internal.

Hasil survei menunjukkan bahwa dana internal pengembang menjadi penopang utama dengan pangsa mencapai 78,36% dari total biaya pembangunan.

Sementara dari sisi konsumen, skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tetap menjadi pilihan utama untuk membiayai pembelian properti.

Pangsa pembiayaan melalui KPR tercatat sebesar 73,06% dari total pembiayaan konsumen di pasar primer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengajukan KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan, Kredit Rumah Murah untuk Pekerja

Cara Mengajukan KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan, Kredit Rumah Murah untuk Pekerja

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:13 WIB

BRI Dukung Pemerintah Wujudkan Rumah Layak Bagi Rakyat Lewat KPR Subsidi

BRI Dukung Pemerintah Wujudkan Rumah Layak Bagi Rakyat Lewat KPR Subsidi

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 22:34 WIB

Lewat Penyaluran KPR, BTN Hidupkan Rantai Pasok hingga 185 Sub Sektor Industri

Lewat Penyaluran KPR, BTN Hidupkan Rantai Pasok hingga 185 Sub Sektor Industri

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 19:34 WIB

Terkini

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB