Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Cara Mengajukan KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan, Kredit Rumah Murah untuk Pekerja

M Nurhadi

Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:13 WIB
Cara Mengajukan KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan, Kredit Rumah Murah untuk Pekerja
Ilustrasi kredit rumah (Dok. BTN)

Suara.com - Mendapatkan rumah idaman adalah impian setiap pekerja. Namun, seringkali kendala biaya menjadi penghalang utama. Untungnya, BPJS Ketenagakerjaan hadir dengan solusi menarik melalui program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Pembiayaan Perumahan. Salah satu produk unggulannya adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) MLT, yang dirancang khusus untuk membantu para peserta BPJS Ketenagakerjaan mewujudkan impian memiliki rumah dengan skema yang lebih terjangkau.

Apa Itu KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan?

Secara sederhana, KPR MLT adalah fasilitas pinjaman untuk pembelian rumah yang diberikan kepada peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Fasilitas ini bukan sekadar pinjaman biasa, melainkan sebuah program yang memanfaatkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) peserta sebagai jaminan. Ini memungkinkan bank penyalur untuk memberikan suku bunga yang lebih rendah dan jangka waktu cicilan yang lebih panjang, sehingga cicilan bulanan menjadi lebih ringan.

KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya diperuntukkan bagi pembelian rumah baru, tetapi juga bisa digunakan untuk:

  • Pembelian rumah seken/bekas
  • Pembangunan rumah di atas tanah milik sendiri
  • Renovasi rumah

Fleksibilitas ini membuat KPR MLT menjadi pilihan yang sangat menarik bagi berbagai kebutuhan perumahan.

KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan
KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan

Manfaat dan Keunggulan KPR MLT

Mengapa harus memilih KPR MLT? Beberapa keunggulan yang bisa Anda dapatkan antara lain:

  1. Suku Bunga Rendah dan Kompetitif: KPR MLT menawarkan suku bunga yang jauh lebih rendah dibandingkan KPR konvensional. Hal ini berkat adanya kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan bank penyalur, sehingga beban bunga yang harus dibayar peserta menjadi lebih ringan.
  2. Jangka Waktu Panjang: Anda bisa mengajukan cicilan dengan jangka waktu yang lebih panjang, bahkan hingga 30 tahun. Jangka waktu yang panjang ini akan membuat cicilan bulanan menjadi lebih kecil, sehingga tidak terlalu membebani keuangan.
  3. Proses Mudah dan Cepat: Meskipun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, proses pengajuan KPR MLT relatif lebih mudah, terutama karena BPJS Ketenagakerjaan telah memiliki data lengkap tentang peserta.
  4. Tanpa Uang Muka (DP) atau Uang Muka Rendah: Tergantung dari bank penyalur, ada skema yang memungkinkan Anda mengajukan KPR tanpa uang muka atau dengan uang muka yang sangat rendah, sehingga Anda tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya awal yang besar.

Syarat Pengajuan KPR BPJS Ketenagakerjaan (MLT)

Untuk bisa mengajukan KPR melalui program MLT (Manfaat Layanan Tambahan) dari BPJS Ketenagakerjaan, Anda harus memenuhi beberapa kriteria utama:

baca juga
  • Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan: Anda harus menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal satu tahun dan aktif membayar iuran.
  • Jenis Kepesertaan: Anda wajib terdaftar pada tiga program dasar, yaitu Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).
  • Status Perusahaan: Perusahaan tempat Anda bekerja harus tertib dalam administrasi kepesertaan dan iuran. Perusahaan tidak boleh termasuk kategori "daftar sebagian" (PDS) yang tidak melaporkan upah, tenaga kerja, atau program secara lengkap.
  • Status Kepemilikan Rumah: Anda tidak boleh memiliki rumah pribadi. Hal ini harus dibuktikan dengan surat bermeterai.
  • Persetujuan BPJS Ketenagakerjaan: Anda harus mendapatkan persetujuan dari kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan melalui formulir rekomendasi.
  • Aturan Tambahan: Jika pasangan (suami atau istri) juga merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan, hanya satu di antara Anda yang diperbolehkan mengajukan KPR. Selain itu, Anda juga harus memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh bank penyalur dan OJK.

Cara Mengajukan KPR BPJS Ketenagakerjaan

Proses pengajuan KPR MLT BPJS Ketenagakerjaan secara umum mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Verifikasi Awal: Proses dimulai dengan verifikasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK untuk mengecek riwayat kredit Anda.
  2. Pengajuan Dokumen: Anda perlu melengkapi permohonan dengan semua persyaratan yang diminta bank, termasuk kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Anda.
  3. Persetujuan dari Bank: Bank akan melakukan verifikasi untuk menilai kelayakan kredit Anda. Jika Anda memenuhi syarat, bank akan meminta persetujuan subsidi bunga kepada BPJS Ketenagakerjaan.
  4. Persetujuan Subsidi Bunga: BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan persetujuan kepada bank penyalur.
  5. Pencairan KPR dan Subsidi Bunga: Setelah semua disetujui, besaran KPR dan pengalihan KPR akan dituangkan dalam perjanjian kerja sama antara bank dan BPJS Ketenagakerjaan. Anda akan menerima manfaat subsidi bunga pinjaman dengan ketentuan berikut:
  • KPR non-subsidi (non-MBR): Tingkat bunga pinjaman sebesar tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI Repo Rate) ditambah maksimal 5%.
  • Over kredit KPR: Tingkat bunga pinjaman juga sebesar BI Repo Rate ditambah maksimal 5%.

Tips Tambahan untuk Pengajuan yang Lancar

  • Pilih Properti yang Tepat: Pastikan properti yang Anda pilih sudah memiliki dokumen legalitas yang lengkap dan tidak bermasalah. Ini akan mempercepat proses persetujuan.
  • Jaga Riwayat Kredit: Jika Anda memiliki riwayat kredit lain (misalnya kartu kredit atau cicilan motor), pastikan selalu membayar tepat waktu. Riwayat kredit yang baik sangat penting dalam penilaian bank.
  • Pahami Isi Kontrak: Sebelum menandatangani akad kredit, baca dengan teliti semua isi kontrak. Tanyakan kepada petugas bank jika ada poin yang tidak Anda pahami.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Hunian di Bali Menggabungkan Estetika Skandinavia, Jepang, dan Tradisi Lokal

Inovasi Hunian di Bali Menggabungkan Estetika Skandinavia, Jepang, dan Tradisi Lokal

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 17:09 WIB

Bansos Agustus 2025 Cair! Cek Daftar Penerima dan Cara Daftarnya

Bansos Agustus 2025 Cair! Cek Daftar Penerima dan Cara Daftarnya

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:31 WIB

BRI Dukung Pemerintah Wujudkan Rumah Layak Bagi Rakyat Lewat KPR Subsidi

BRI Dukung Pemerintah Wujudkan Rumah Layak Bagi Rakyat Lewat KPR Subsidi

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 22:34 WIB

CEK FAKTA: Utang Rp 330 Miliar Pemprov Jabar ke BPJS Belum Lunas, Masih Dibahas di DPRD

CEK FAKTA: Utang Rp 330 Miliar Pemprov Jabar ke BPJS Belum Lunas, Masih Dibahas di DPRD

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 19:34 WIB

Jeritan Pilu Prajurit TNI AD: Gaji Dipotong 80 Persen Demi Rumah Wajib Era Dudung, DPR Turun Tangan

Jeritan Pilu Prajurit TNI AD: Gaji Dipotong 80 Persen Demi Rumah Wajib Era Dudung, DPR Turun Tangan

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 19:05 WIB

Wawancara Khusus Jenderal Dudung: Buka-Bukaan Kontroversi KPR Prajurit TNI AD Rp586,5 Miliar

Wawancara Khusus Jenderal Dudung: Buka-Bukaan Kontroversi KPR Prajurit TNI AD Rp586,5 Miliar

wawancara | Selasa, 05 Agustus 2025 | 12:30 WIB

Terkini

Strategi Isuzu Tingkatkan Produktivitas Bisnis Melalui Layanan Purna Jual Terintegrasi

Strategi Isuzu Tingkatkan Produktivitas Bisnis Melalui Layanan Purna Jual Terintegrasi

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:10 WIB

AI Mulai Ubah Cara Perusahaan Rekrut Karyawan

AI Mulai Ubah Cara Perusahaan Rekrut Karyawan

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:00 WIB

42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah

42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah

Jogja | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Xiaomi Pad 9 Series Siap Guncang Pasar: Bocoran Snapdragon 8 Gen 5 dan Layar 3,2K Terungkap!

Xiaomi Pad 9 Series Siap Guncang Pasar: Bocoran Snapdragon 8 Gen 5 dan Layar 3,2K Terungkap!

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:56 WIB

5 HP Midrange Memori Besar Harga 3 Sampai 5 Jutaan Terbaik

5 HP Midrange Memori Besar Harga 3 Sampai 5 Jutaan Terbaik

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:55 WIB

MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Haram

MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Haram

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:52 WIB

Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya

Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!

Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Evolusi Desain 7 Generasi, Samsung Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Titanium dan Galaxy AI

Evolusi Desain 7 Generasi, Samsung Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Titanium dan Galaxy AI

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Pilihan Mobil Hybrid Keluarga Ramah Kantong di GIIAS 2026

Pilihan Mobil Hybrid Keluarga Ramah Kantong di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:40 WIB

×