Menteri Bahlil Kebut 18 Proyek Hilirisasi Energi, Target 2026 Jalan

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 07 November 2025 | 13:48 WIB
Menteri Bahlil Kebut 18 Proyek Hilirisasi Energi, Target 2026 Jalan
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo perintahkan realisasi 18 proyek hilirisasi segera berjalan.

  • Total investasi Rp 600 triliun ciptakan 270 ribu lapangan pekerjaan.

  • Proyek hilirisasi fokus minerba, energi, pertanian dan perikanan.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya di Kabinet Merah Putih untuk segera merealisasikan 18 proyek hilirisasi. Ditargetkan 18 proyek itu akan mulai berjalan pada 2026. 

Hal itu diungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia usai menghadiri rapat terbatas dengan presiden dan menteri terkait di Istana Negara Jakarta pada Kamis (6/7/2025). 

"Dengan kita melakukan percepatan 18 proyek yang nilai investasinya lebih dari Rp600 triliun, maka ini akan menciptakan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan produk-produknya itu menjadikan sebagai substitusi impor," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (7/11/2025).

Ilustrasi hilirisasi batu bara. [Ist]
Ilustrasi hilirisasi batu bara. [Ist]

Bahlil mengungkap dari 18 proyek itu, 12 di antaranya berada di sektor ESDM, yakni 8 proyek minerba, 2 proyek transisi energi, dan 2 proyek ketahanan energi. Sementara 6 proyek lainnya berada di sektor pertanian dan perikanan. 

Diproyeksikan 18 proyek dengan nilai investasi Rp 600 triliun ini akan menciptakan 270 ribu lapangan pekerjaan.

Sekitar 67 persen proyek direncanakan dibangun di luar pulau Jawa. Tujuannya guna mendorong pemerataan pembangunan. 

"Arahan Bapak Presiden dari 18 proyek yang sudah selesai pra-FS (feasibility study), dan sudah dibicarakan dengan Danantara, tadi Pak Rosan juga, kita akan selesaikan di tahun ini untuk semuanya," kata Bahlil. 

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia menyerahkan kajian proyek-proyek hilirisasi yang bisa digarap oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Dalam kajian itu, terdapat 18 proyek yang bisa dipertimbangkan Danantara untuk menjalankan program hilirisasi.

baca juga

Bahlil memaparkan, nilai investasi dalam 18 proyek tersebut mencapai USD 38,63 miliar atau setara Rp 618,3 triliun. Nilai tersebut, belum termasuk proyek baterai kendaraan listrik yang telah dilakukan ground breaking di Karawang.

Adapun, sektor untuk 18 proyek hilirisasi diantaranya, 8 proyek di sektor mineral, 2 proyek energi internal, 3 proyek pertanian, 3 proyek lainnya di berbagai sektor.

"Dalam kajian ini kami sudah melewati sebuah proses panjang, dari diskusi Kajian mendalam antar tim, melibatkan akademisi, melibatkan pemangkung kepentingan lain, pengusaha kita, undang, teknologi kita undang. Dan ini kita turun ke lapangan Pak Kepala Danantara Jadi tim rakyat kita turun ke lapangan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Tax Holiday, Bahlil Pastikan PT Lotte Chemical Indonesia Perluas Pabrik di Cilegon

Dapat Tax Holiday, Bahlil Pastikan PT Lotte Chemical Indonesia Perluas Pabrik di Cilegon

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 21:00 WIB

Selain Pabrik Raksasa Lotte, Prabowo Pacu 18 Proyek Hilirisasi Lain: Apa Saja Targetnya?

Selain Pabrik Raksasa Lotte, Prabowo Pacu 18 Proyek Hilirisasi Lain: Apa Saja Targetnya?

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 20:07 WIB

Pabrik New Ethylene Project Diresmikan, Bahlil : Kita Tak Perlu Lagi Impor!

Pabrik New Ethylene Project Diresmikan, Bahlil : Kita Tak Perlu Lagi Impor!

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 15:49 WIB

Terkini

Fadia Dituntut 5 Tahun, KPK Justru Buka Penyidikan Baru dari Kasus Pekalongan

Fadia Dituntut 5 Tahun, KPK Justru Buka Penyidikan Baru dari Kasus Pekalongan

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:05 WIB

Cara Ampuh Pudarkan Flek Hitam dalam 1-2 Minggu ala Dokter Gio, Wajib Coba Urutan Skincare Ini!

Cara Ampuh Pudarkan Flek Hitam dalam 1-2 Minggu ala Dokter Gio, Wajib Coba Urutan Skincare Ini!

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:05 WIB

Pemilik Makin Hemat, Penggantian Ban Mobil Banyak Ditunda Akibat Daya Beli Melemah

Pemilik Makin Hemat, Penggantian Ban Mobil Banyak Ditunda Akibat Daya Beli Melemah

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 15:04 WIB

Air Menetes di Bawah Kulkas dan Dalam Rak Penampungan? Ini Solusinya

Air Menetes di Bawah Kulkas dan Dalam Rak Penampungan? Ini Solusinya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:04 WIB

Apakah Rambut Rontok karena Stres Bisa Tumbuh Kembali? Ini Penjelasannya

Apakah Rambut Rontok karena Stres Bisa Tumbuh Kembali? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:03 WIB

Kejagung Geledah Rumah Eks Bupati Nunukan Terkait Kasus Batubara di Kaltara

Kejagung Geledah Rumah Eks Bupati Nunukan Terkait Kasus Batubara di Kaltara

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:01 WIB

Review Film Daayra: Hadirkan Realita Pahit Penegakan Hukum yang Dilematis!

Review Film Daayra: Hadirkan Realita Pahit Penegakan Hukum yang Dilematis!

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:00 WIB

5 Cara Memilih Sneakers dengan Bantalan Terbaik agar Nyaman untuk Jalan Jauh

5 Cara Memilih Sneakers dengan Bantalan Terbaik agar Nyaman untuk Jalan Jauh

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:00 WIB

YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah

YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 14:58 WIB

BYAN Cabut Force Majeure Usai RKAB Terbit

BYAN Cabut Force Majeure Usai RKAB Terbit

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 14:57 WIB

×