Saham INET Meroket! Efek Kinerja Keuangan dan Kabar Rights Issue Rp 3,2 Triliun?

M Nurhadi

Senin, 10 November 2025 | 15:55 WIB
Saham INET Meroket! Efek Kinerja Keuangan dan Kabar Rights Issue Rp 3,2 Triliun?
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
baca 10 detik
  • Saham INET melonjak 23,86% (ARA) didorong oleh laporan laba bersih yang melesat 666,7% (Juni 2025).

  • INET segera menggelar Rights Issue (PMHMETD I) senilai Rp3,2 triliun.

  • INET memperkuat sinergi dengan menjadi pengendali baru PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) (53,57%).

Suara.com - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin 10 November 2025, dihebohkan oleh lonjakan harga saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) yang mendadak melesat tinggi.

Berdasarkan pantauan, saham emiten penyedia internet dan infrastruktur telekomunikasi ini melonjak signifikan sebesar 23,86% dan mencapai batas atas otomatis (Auto Rejection Atas – ARA), dengan antrean pembelian yang besar dan tanpa adanya penawaran berarti.

Kenaikan spektakuler ini didorong oleh sentimen positif ganda, yaitu kinerja keuangan yang melonjak fantastis serta aksi korporasi jumbo yang akan segera dilakukan perseroan.

Kinerja Keuangan Meroket dan Proyeksi Valuasi

Laporan keuangan INET per Juni 2025 menunjukkan performa yang sangat impresif. BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mencatat adanya lonjakan penjualan sebesar 196,9% dan peningkatan laba bersih hingga 666,7%.

Kenaikan laba ini ditopang oleh efisiensi yang mendorong operating income melonjak sebesar 709,3%.

Meskipun demikian, laporan BRIDS juga mencatat arus kas operasional INET masih berada di area negatif (-89,6%), menandakan bahwa profit yang dicetak belum sepenuhnya terefleksikan dalam kas perusahaan.

Sementara itu, aktivitas pendanaan yang negatif besar (-6.140,1%) menunjukkan adanya upaya pelunasan utang dan divestasi.

Menurut BRIDS, yang menyusun ulasannya saat harga saham INET berada di level Rp330, valuasi INET masih memiliki ruang untuk kenaikan (upside).

baca juga

Dengan rasio Price-to-Earnings (P/E) di 376x, yang masih di bawah rata-rata historis (440x), fair value INET diproyeksikan berada di sekitar Rp385, mencerminkan potensi kenaikan sekitar +17%.

Dalam sebulan terakhir sebelum lonjakan ini, investor asing pun terpantau mencatat net buy sebesar Rp56 miliar pada saham INET.

Rights Issue dan Akuisisi

Kenaikan harga saham INET juga didukung oleh pengumuman aksi korporasi besar. Perseroan akan menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau Rights Issue, dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 12,8 miliar saham baru (setara 57,14% dari modal) pada harga pelaksanaan Rp250 per saham. Total dana yang dibidik dari Rights Issue ini mencapai Rp3,2 triliun.

Dana hasil PMHMETD I tersebut akan dialokasikan secara signifikan, di mana sekitar Rp2,8 triliun akan digunakan untuk penyetoran modal pada anak perusahaan, PT Garuda Prima Internetindo (GPI).

GPI, yang baru diakuisisi INET per 19 September 2025, akan menggunakan dana tersebut sepenuhnya untuk pembangunan jaringan FTTH (Fiber To The Home) dengan teknologi termutakhir WiFi 7 untuk 2 juta homepass di Bali dan Lombok.

Selain itu, pengendali utama INET, PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara (AKUN) (pemegang 60,62% saham), menunjukkan komitmen kuat dengan menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang diperolehnya senilai sekitar Rp1,78 triliun, bahkan bertindak sebagai pembeli siaga untuk sisa saham senilai Rp1,41 triliun.

Secara bersamaan, INET juga menerbitkan 3,07 miliar Waran Seri II secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham baru, yang dapat dieksekusi dengan harga Rp300 per saham.

INET, yang bisnis utamanya bergerak di jasa penyediaan internet dan infrastruktur telekomunikasi (business to business – B2B), juga gencar melakukan akuisisi untuk diversifikasi.

Akuisisi PADA: INET akan menjadi pengendali baru PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) setelah mengakuisisi 53,57% saham milik Kopindosat. Aksi ini membuka peluang sinergi strategis di bidang jasa outsourcing telekomunikasi dan digital.

Akuisisi THC: INET telah menandatangani kesepakatan awal untuk mengakuisisi 60 persen saham PT Trans Hybrid Communication (THC), perusahaan penyedia infrastruktur digital berlisensi Kominfo.

Akuisisi ini bertujuan memperluas bisnis layanan fiber optik, IP transit, cloud computing, dan data center.

Dengan modal kuat dari Rights Issue dan serangkaian akuisisi strategis di sektor teknologi, INET menargetkan pertumbuhan signifikan di segmen internet dan digital ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Pecah Rekor di Awal Perdagangan Senin, Tembus Level 8.443

IHSG Pecah Rekor di Awal Perdagangan Senin, Tembus Level 8.443

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 09:17 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini: Bursa Asia Melemah, Wall Street Was-was Saham AI

IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini: Bursa Asia Melemah, Wall Street Was-was Saham AI

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 06:44 WIB

Bocoran 13 IPO Saham Terbaru, Mayoritas Perusahaan Besar Sektor Energi

Bocoran 13 IPO Saham Terbaru, Mayoritas Perusahaan Besar Sektor Energi

Bisnis | Minggu, 09 November 2025 | 06:12 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×