Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

6 Penyebab Pengajuan KTA Ditolak, Simak Caranya agar Pinjaman Disetujui

Husna Rahmayunita

Selasa, 11 November 2025 | 13:04 WIB
6 Penyebab Pengajuan KTA Ditolak, Simak Caranya agar Pinjaman Disetujui
Ilustrasi KTA (freepik)

Suara.com - Kredit Tanpa Agunan (KTA) jadi pilihan banyak orang yang butuh dana cepat tanpa harus menjaminkan aset. Prosesnya praktis dan pencairannya pun tergolong cepat.

Sayangnya, tidak semua pengajuan KTA langsung disetujui. Lantas, apa penyebab pengajuan KTA ditolak dan bagaimana caranya agar disetujui?

Sebelum kecewa, penting untuk mengetahui kenapa pengajuan KTA bisa ditolak oleh bank. Simak penjelasan lengkap tentang penyebab pengajuan KTA ditolak dan cara agar KTA disetujui lebih cepat berikut ini.

Penyebab Pengajuan KTA Ditolak oleh Bank

Ilustrasi KTA (freepik)
Ilustrasi KTA (freepik)

Ada beberapa faktor yang bisa membuat pengajuan KTA Anda gagal disetujui. Berikut beberapa di antaranya:

1. Dokumen Tidak Lengkap atau Tidak Jelas

Bank sangat teliti dalam memeriksa dokumen calon peminjam. Jika ada data yang tidak lengkap, sulit dibaca, atau berbeda antara satu dokumen dan lainnya, bank bisa langsung menolak pengajuan Anda.

Pastikan semua dokumen seperti KTP, NPWP, slip gaji, dan rekening koran diunggah dengan jelas dan sesuai syarat.

2. Tidak Memenuhi Syarat Usia

Umumnya, bank hanya menerima pemohon berusia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun saat pinjaman lunas. Jika Anda belum cukup umur atau sudah melewati batas usia tersebut, pengajuan KTA tidak akan diproses.

3. Masuk Daftar Hitam (Blacklist)

Jika Anda pernah mengalami kredit macet atau gagal bayar, data itu akan tercatat di sistem OJK. Saat bank melakukan pengecekan, mereka bisa langsung menolak pengajuan baru dari nasabah dengan riwayat kredit buruk.

4. Masih Punya Tunggakan Kredit

Bank akan menilai kemampuan finansial Anda sebelum memberikan pinjaman baru. Jika masih ada cicilan yang belum lunas, terutama dari kartu kredit atau paylater, pengajuan KTA bisa ditolak.

5. Skor Kredit Rendah

Skor kredit menunjukkan seberapa baik Anda mengelola pinjaman dan tagihan. Jika sering telat bayar atau punya terlalu banyak pengajuan pinjaman dalam waktu singkat, skor kredit bisa turun dan peluang disetujui pun ikut menurun.

6. Jumlah Pinjaman Tidak Sesuai Kemampuan

Bank biasanya menilai kemampuan bayar dari besarnya penghasilan. Jika Anda mengajukan pinjaman di luar batas wajar, misalnya cicilan melebihi 40% dari penghasilan bulanan, pengajuan KTA bisa dianggap berisiko tinggi dan akhirnya ditolak.

Tips Agar Pengajuan KTA Disetujui

Jika pengajuan KTA Anda pernah ditolak, pengajuan berikutnya bisa disetujui asal tahu caranya. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

1. Lengkapi dan Cek Ulang Semua Dokumen

Pastikan data pribadi dan dokumen pendukung seperti slip gaji, rekening koran, dan NPWP sudah lengkap, jelas, dan sesuai format yang diminta oleh bank.

2. Perbaiki Skor Kredit

Bayar semua tagihan tepat waktu, kurangi utang yang belum lunas, dan rutin cek skor kredit melalui situs resmi iDeb SLIK OJK. Skor kredit yang baik akan meningkatkan peluang persetujuan.

3. Fokus pada Satu Pengajuan Pinjaman

Jangan ajukan pinjaman ke banyak lembaga sekaligus. Bank bisa menilai Anda sebagai nasabah berisiko tinggi. Fokuslah pada satu pengajuan dan lunasi pinjaman lama terlebih dahulu.

4. Ajukan Jumlah Pinjaman Sesuai Kemampuan Finansial

Hitung dengan realistis kemampuan membayar cicilan tiap bulan. Bank akan lebih percaya jika jumlah pinjaman yang Anda ajukan sesuai dengan penghasilan.

5. Pilih Bank yang Sesuai dengan Profil Keuangan Anda

Setiap bank punya kebijakan yang berbeda. Ada yang lebih fleksibel untuk karyawan, ada juga yang cocok untuk wiraswasta. Bandingkan dulu sebelum mengajukan agar peluang disetujui lebih besar.

6. Disiplin Membayar Tagihan

Kebiasaan membayar tagihan tepat waktu menunjukkan bahwa Anda bisa dipercaya. Gunakan fitur pengingat atau autodebit agar tidak pernah telat bayar.

Demikianlah penjelasan lengkap terkait penyebab pengajuan KTA ditolak dan cara agar disetujui. Dengan memahami dan menerapkan tips di atas, Anda bisa meningkatkan peluang untuk mendapatkan persetujuan dari bank. Semoga membantu.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Mendapatkan Kredit Tanpa Agunan, Apa Saja Syaratnya?

Tips Mendapatkan Kredit Tanpa Agunan, Apa Saja Syaratnya?

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 12:51 WIB

Cara Mengajukan Pinjaman di Pegadaian, Mudah dan Cepat untuk Kebutuhan Dana Mendesak

Cara Mengajukan Pinjaman di Pegadaian, Mudah dan Cepat untuk Kebutuhan Dana Mendesak

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 10:22 WIB

Survei BI : Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat di Bulan Oktober

Survei BI : Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat di Bulan Oktober

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 09:16 WIB

Terkini

Saham-saham BUMN Dilego Asing, Bagaimana Prospeknya Hari Ini?

Saham-saham BUMN Dilego Asing, Bagaimana Prospeknya Hari Ini?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 07:30 WIB

Harga Minyak Mentah Terjun Bebas ke Level Terendah, Analis: Ekspektasi Oversupply

Harga Minyak Mentah Terjun Bebas ke Level Terendah, Analis: Ekspektasi Oversupply

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 07:23 WIB

IHSG Diramal Menguat Terbatas, Cek Rekomendasi Saham yang Cuan untuk Diserok

IHSG Diramal Menguat Terbatas, Cek Rekomendasi Saham yang Cuan untuk Diserok

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 07:16 WIB

Harga Minyak Dunia Diprediksi Segera Turun, Goldman Sachs Ungkap Alasannya

Harga Minyak Dunia Diprediksi Segera Turun, Goldman Sachs Ungkap Alasannya

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 07:06 WIB

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB