Jangan Panik! BI Bongkar Semua Trik Intervensi Rahasia untuk Stabilkan Rupiah

M Nurhadi

Rabu, 19 November 2025 | 16:28 WIB
Jangan Panik! BI Bongkar Semua Trik Intervensi Rahasia untuk Stabilkan Rupiah
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo
baca 10 detik
  • Bank Indonesia berhasil menjaga stabilitas Rupiah walau terdapat tekanan global melalui intervensi terukur.
  • Pada 18 November 2025, Rupiah melemah tipis 0,69% menjadi Rp16.735 per dolar AS, sejalan mata uang regional.
  • BI melakukan stabilisasi melalui intervensi di pasar spot, NDF, DNDF, serta pembelian SBN.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa nilai tukar Rupiah berhasil dijaga tetap terkendali meskipun menghadapi tekanan signifikan akibat meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan global.

Stabilitas ini dicapai melalui serangkaian langkah intervensi terukur dan dukungan kebijakan fiskal dan moneter yang terintegrasi.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Rabu, mengakui bahwa nilai tukar Rupiah memang tercatat melemah tipis sebesar 0,69 persen (point-to-point/ptp) pada 18 November 2025, berada di level Rp16.735 per dolar AS, dibandingkan dengan posisi akhir Oktober 2025.

Namun, Perry menekankan bahwa pelemahan ini masih sejalan dengan pergerakan mata uang regional dan mitra dagang utama Indonesia lainnya.

Untuk memastikan stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah besarnya tekanan yang berasal dari dinamika global, Bank Indonesia mengimplementasikan strategi stabilisasi melalui intervensi yang dilakukan secara komprehensif:

  • Pasar Luar Negeri: Intervensi dilakukan pada transaksi non-deliverable forward (NDF).
  • Pasar Domestik: Intervensi dilakukan pada transaksi spot dan domestic non-deliverable forward (DNDF).
  • Pasar Sekunder: BI juga melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder untuk menjaga daya tarik dan yield aset keuangan domestik.
     

Upaya stabilisasi nilai tukar Rupiah juga mendapat dorongan positif dari sektor ekspor. Peningkatan konversi valuta asing (Valas) ke Rupiah oleh para eksportir berperan besar dalam menjaga pasokan Valas di pasar domestik.

Hal ini sejalan dengan kebijakan penguatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang telah diterapkan pemerintah.

Tambahan pasokan Valas dari korporasi, yang turut didorong oleh regulasi DHE SDA, membantu menjaga likuiditas dan mendukung terkendalinya nilai tukar Rupiah.

Ke depan, Perry menegaskan kembali komitmen Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah melalui intervensi yang terukur di seluruh segmen pasar (spot, off-shore NDF, dan domestik NDF), serta melanjutkan pembelian SBN di pasar sekunder.

baca juga

Perry optimistis, prospek nilai tukar Rupiah ke depan akan tetap stabil. Optimisme ini didukung oleh tiga faktor utama fundamental ekonomi Indonesia:

  1. Imbal hasil (yield) aset keuangan domestik yang menarik.
  2. Tingkat inflasi yang rendah.
  3. Prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap positif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emang Boleh Rapat Penentuan BI Rate Dihadiri Menkeu Purbaya? Begini Aturannya

Emang Boleh Rapat Penentuan BI Rate Dihadiri Menkeu Purbaya? Begini Aturannya

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 16:19 WIB

Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga, Ini Alasannya

Bank Indonesia Putuskan Tahan Suku Bunga, Ini Alasannya

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 15:29 WIB

Tunggu Keputusan BI-Rate, Rupiah Masih Keok Lawan Dolar Amerika

Tunggu Keputusan BI-Rate, Rupiah Masih Keok Lawan Dolar Amerika

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 10:16 WIB

Terkini

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 00:20 WIB

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:19 WIB

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Sumbar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Sulsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Jawa Tengah | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:03 WIB

Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa

Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa

Jogja | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 20:54 WIB

×