Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Mentan Amran Lapor ke Prabowo Petani Mulai Sejahtera

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 16 Desember 2025 | 13:39 WIB
Mentan Amran Lapor ke Prabowo Petani Mulai Sejahtera
Ilustrasi Petani Menyemprotkan Pestisida (unsplash/arjun khan)
  • Mentan melaporkan peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 124,36 persen di Istana Negara kepada Presiden Prabowo.
  • Produksi beras nasional meningkat signifikan 4,17 juta ton, serta stok beras mencapai 3,7 juta ton, level tertinggi.
  • Kinerja ekspor pertanian naik 42 persen hingga Agustus, dan kebijakan pupuk berhasil menurunkan harga 20 persen.

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan capaian kesejahteraan petani kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Salah satu indikator yang disorot adalah Nilai Tukar Petani (NTP) yang disebut mencapai level tertinggi sepanjang sejarah.

Laporan tersebut disampaikan Amran saat memberikan paparan kinerja sektor pertanian di hadapan Presiden Prabowo dan jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. Ia menyebut capaian NTP tersebut melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah.

"Izin Bapak Presiden, kesejahteraan petani meningkat. Nilai Tukar Petani 124,36 persen dari target 110 dari Menteri Keuangan. Ini tertinggi dalam sejarah," ujar Amran.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dinilai terlalu reaksioner dan tidak sensitif saat menuding ada impor beras ilegal di Sabang, Aceh. [Antara]
Menteri Pertanian Amran Sulaiman dinilai terlalu reaksioner dan tidak sensitif saat menuding ada impor beras ilegal di Sabang, Aceh. [Antara]

Menurut Amran, peningkatan NTP tersebut mencerminkan membaiknya posisi pendapatan petani dibandingkan dengan pengeluaran mereka. Capaian ini juga dikaitkan dengan meningkatnya pendapatan petani, khususnya dari komoditas padi.

"Total kenaikan untuk padi saja, pendapatan petani 120 triliun," kata Amran dalam laporannya.

Selain kesejahteraan petani, Amran turut memaparkan perkembangan produksi beras nasional. Ia menyebut produksi beras mengalami peningkatan signifikan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

"Produksi kita, produksi beras dari target Bapak Presiden awalnya 4 tahun, kemudian 3 tahun, terakhir 1 tahun, meningkat 4,17 juta ton. Ini dari BPS," imbuhnya.

Amran juga menyampaikan pemerintah bersiap mengumumkan capaian swasembada pangan dalam waktu dekat. Target tersebut diklaim tercapai lebih cepat dari rencana awal.

"Insha Allah, 2 minggu kemudian kita bisa umumkan Indonesia swasembada pangan dan tercepat mencapai swasembada pangan di tanggal 1 Januari," bebernya.

Dari sisi cadangan, Amran melaporkan stok beras nasional berada pada level tertinggi dibandingkan periode sebelumnya. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan capaian stok beras pada era 1980-an.

"Stok kita tertinggi, insyaallah di akhir tahun 3,7 juta ton. Dulu pernah '84 mencapai stok kita 3 juta ton di saat itu Indonesia mendapat penghargaan dari FAO," ucap Amran.

Ia menambahkan, capaian stok tersebut terjadi di tengah jumlah penduduk Indonesia yang jauh lebih besar dibandingkan masa lalu.

"Dan penduduk saat itu hanya 161 juta, sekarang 286 juta, stok kita 3,7 juta sampai akhir tahun," jelas Amran.

Amran juga menyinggung kinerja ekspor sektor pertanian yang menunjukkan tren kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut tercatat hingga pertengahan tahun dan diproyeksikan berlanjut hingga akhir tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Sumatera Luluh Lantahkan 70.000 Ha Sawah, Kapan Perbaikan Dimulai?

Banjir Sumatera Luluh Lantahkan 70.000 Ha Sawah, Kapan Perbaikan Dimulai?

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 10:57 WIB

Usai Adik Prabowo 'Kempit' Saham IKS, COIN Umumkan Agenda Genting Akhir Tahun!

Usai Adik Prabowo 'Kempit' Saham IKS, COIN Umumkan Agenda Genting Akhir Tahun!

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 14:58 WIB

Mampukah Dana Siap Pakai dalam APBN ala Prabowo Bisa Pulihkan Sumatera?

Mampukah Dana Siap Pakai dalam APBN ala Prabowo Bisa Pulihkan Sumatera?

Bisnis | Sabtu, 13 Desember 2025 | 19:18 WIB

Terkini

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB