Harga Emas Antam Naik Konsisten Selama Sepekan, Level Dekati 2,5 Jutaan

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 21 Desember 2025 | 08:18 WIB
Harga Emas Antam Naik Konsisten Selama Sepekan, Level Dekati 2,5 Jutaan
Seorang pegawai memegang emas batangan produksi Antam [Antara]
  • Harga emas Antam mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada Sabtu, 20 Desember 2025, di posisi Rp2.491.000 per gram.
  • Kenaikan harga emas ini dipengaruhi dinamika pasar global, terutama ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Federal Reserve AS.
  • Transaksi emas batangan dikenakan PPh 22, yakni 0,45% (dengan NPWP).

Suara.com - Berdasarkan data terbaru yang dirilis melalui laman resmi Logam Mulia, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan akhir pekan ini.

Kenaikan ini tidak hanya sekadar fluktuasi harian, melainkan resmi menetapkan rekor harga tertinggi sepanjang masa (all-time high).

Tercatat, harga emas Antam pada Sabtu (20/12/2025), melonjak sebesar Rp8.000, membawa nilai satu gram emas murni ke posisi Rp2.491.000. Angka ini mematahkan rekor sebelumnya yang baru saja tercipta pada Kamis (18/12/2025) di level Rp2.487.000 per gram.

Geliat kenaikan ini memberikan angin segar bagi para investor lama, sekaligus menjadi sinyal kewaspadaan bagi calon pembeli di kota-kota besar Indonesia yang memantau pergerakan aset aman (safe haven) ini.

Jika menilik ke belakang dalam sepekan terakhir (periode 15-20 Desember 2025), performa emas Antam menunjukkan tren kenaikan yang sangat konsisten.

Pada pembukaan perdagangan hari Senin (15/12/2025), emas masih dibanderol di harga Rp2.464.000 per gram. Artinya, dalam kurun waktu hanya enam hari, harga emas telah merangkak naik sebesar Rp27.000 per gram.

Kenaikan harga jual ini juga diikuti oleh penguatan harga beli kembali atau buyback. Antam menetapkan harga buyback pada Sabtu kemarin di level Rp2.350.000 per gram, naik dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp2.342.000.

Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi logam mulia, penting untuk memahami regulasi perpajakan yang berlaku di Indonesia.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi emas batangan, baik pembelian maupun penjualan kembali, akan dikenakan potongan pajak sesuai status kepemilikan NPWP.

1. Pajak Saat Pembelian Emas Setiap pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besaran tarifnya adalah:

0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

0,9 persen bagi masyarakat yang tidak memiliki NPWP. Setiap transaksi ini akan disertai dengan bukti potong PPh 22 sebagai dokumen resmi perpajakan.

2. Pajak Saat Penjualan Kembali (Buyback) Jika Anda menjual kembali emas ke Antam dengan total nominal transaksi lebih dari Rp10 juta, maka akan dikenakan potongan PPh 22 sebesar:

1,5 persen untuk pemilik NPWP.
3 persen untuk non-NPWP. Pajak ini akan dipotong secara otomatis dari nilai total buyback yang akan diterima oleh pemilik emas.

Harga Emas Antam Berdasarkan Gramasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Cetak Sejarah Baru di SEA Games 2025

Indonesia Cetak Sejarah Baru di SEA Games 2025

Sport | Minggu, 21 Desember 2025 | 07:00 WIB

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Gunung Guruh Bogor Kian Masif, Isu Dugaan Beking Aparat Mencuat

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Gunung Guruh Bogor Kian Masif, Isu Dugaan Beking Aparat Mencuat

News | Sabtu, 20 Desember 2025 | 22:56 WIB

Kontingen Indonesia Kemas 91 Emas di SEA Games 2025 Sukses Lewati Target Awal

Kontingen Indonesia Kemas 91 Emas di SEA Games 2025 Sukses Lewati Target Awal

Sport | Sabtu, 20 Desember 2025 | 19:50 WIB

Terkini

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB