Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

PIP 2025 Mulai Cair untuk Jakarta, Cek Jadwal Gelombang dan Status Sipintar

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 22 Desember 2025 | 11:54 WIB
PIP 2025 Mulai Cair untuk Jakarta, Cek Jadwal Gelombang dan Status Sipintar
Ilustrasi siswa di Jakarta. [IST]
  • Distribusi dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2025 menggunakan mekanisme berbasis gelombang.
  • 4.148 pelajar di Jakarta Barat (Cengkareng, Kalideres, Tambora) akan menerima dana antara 21 Desember 2025 hingga 26 Januari 2026.
  • Penerima prioritas mencakup pemegang KIP, yatim piatu, disabilitas, dan anak dari orang tua narapidana.

Suara.com - Distribusi dana bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2025 dipastikan terus berjalan menjangkau seluruh pelosok negeri.

Mengingat besarnya jumlah peserta didik yang terdaftar serta luasnya cakupan geografis, pemerintah menerapkan mekanisme pencairan berbasis gelombang.

Hal ini dilakukan agar proses administrasi dan distribusi dana di perbankan berjalan tertib dan tidak terjadi penumpukan massal.

Khusus untuk wilayah Jakarta Barat, kepastian mengenai jadwal distribusi bantuan kini telah menemui titik terang. Ribuan siswa di beberapa kecamatan strategis dijadwalkan akan menerima manfaat pendidikan ini dalam waktu dekat.

Jadwal dan Cakupan Wilayah Jakarta Barat

Sebanyak 4.148 pelajar yang menetap di wilayah Cengkareng, Kalideres, dan Tambora kini menjadi fokus penyaluran.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, bantuan dana pendidikan ini akan mulai masuk ke rekening siswa pada periode 21 Desember 2025 hingga 26 Januari 2026 mendatang.

Bantuan ini khusus diperuntukkan bagi siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK yang telah divalidasi dan mengantongi Surat Keputusan (SK) dari Kemendikdasmen.

Perlu dicatat bahwa dana ini dicairkan satu kali dalam setahun sebagai dukungan finansial bagi keluarga yang berada dalam kategori kurang mampu atau rentan secara ekonomi.

Implementasi PIP 2025 memiliki misi tunggal yang kuat: memastikan setiap anak Indonesia tetap berada di bangku sekolah.

Pemerintah berkomitmen penuh untuk menekan angka drop out (putus sekolah) yang sering kali disebabkan oleh keterbatasan biaya operasional pendidikan.

Merujuk pada data Pusat Informasi ULT Kemendikdasmen, kriteria penerima prioritas meliputi:

  1. Siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP).
  2. Anak-anak yatim, piatu, atau yatim piatu.
  3. Peserta didik dari keluarga penyandang disabilitas.
  4. Anak dari orang tua yang tengah menjalani masa pidana atau berada di lembaga pemasyarakatan.

Khusus untuk siswa penyandang disabilitas dalam rentang usia 6 hingga 21 tahun, pemerintah memberikan relaksasi persyaratan guna memastikan mereka mendapatkan hak pendidikan yang setara hingga menyelesaikan pendidikan menengah.

Cek Status Penerima Melalui Sistem Sipintar

Mengingat jadwal pencairan yang bervariasi antar daerah, orang tua murid dan peserta didik disarankan untuk melakukan pengecekan secara mandiri. Hal ini bertujuan agar bantuan tidak hangus karena tidak segera diaktivasi atau ditarik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Cek PIP Kemdikbud.go.id 2025, Mudah Lewat HP Pakai NISN dan NIK

Cara Cek PIP Kemdikbud.go.id 2025, Mudah Lewat HP Pakai NISN dan NIK

Lifestyle | Senin, 22 Desember 2025 | 11:48 WIB

Prediksi Semen Padang vs Persija Jakarta 22 Desember 2025 di BRI Super League

Prediksi Semen Padang vs Persija Jakarta 22 Desember 2025 di BRI Super League

Bola | Senin, 22 Desember 2025 | 11:43 WIB

Ogah Berlarut-larut, Pramono Anung Targetkan Pembahasan UMP Jakarta 2026 Rampung Hari Ini

Ogah Berlarut-larut, Pramono Anung Targetkan Pembahasan UMP Jakarta 2026 Rampung Hari Ini

News | Senin, 22 Desember 2025 | 11:07 WIB

Terkini

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:56 WIB

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:04 WIB

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:47 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB