Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp 2.596.000 per Gram

Achmad Fauzi

Senin, 29 Desember 2025 | 10:19 WIB
Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp 2.596.000 per Gram
Pegawai menata kepingan emas yang dijual di Kantor Pegadaian Cabang di Kota Bengkulu, Bengkulu, Rabu (9/4/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi/tom]
baca 10 detik
  • Pada Senin, 29 Desember 2025, harga emas Antam 1 gram tercatat Rp 2.596.000, turun Rp 9.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga emas dunia melemah di awal perdagangan Asia karena aksi ambil untung menjelang libur akhir tahun dan penguatan USD.
  • Meskipun koreksi jangka pendek, prospek emas jangka panjang tetap positif didukung ekspektasi suku bunga AS lebih rendah.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 29 Desember 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.596.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam merosot Rp 9.000 dibandingkan hari Minggu, 28 Desember 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.455.000 per gram.

Harga buyback itu juga anjlok Rp 9.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Minggu kemarin.

Petugas menunjukan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menunjukan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.348.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.596.000
  • Emas 2 gram Rp 5.132.000
  • Emas 3 gram Rp 7.673.000
  • Emas 5 gram Rp 12.775.000
  • Emas 10 gram Rp 25.455.000
  • Emas 25 gram Rp 63.512.000
  • Emas 50 gram Rp 126.945.000
  • Emas 100 gram Rp 253.812.000
  • Emas 250 gram Rp 634.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.268.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.536.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Melemah

Harga emas dunia melemah pada awal perdagangan Asia, Senin, setelah sempat mencetak rekor tertinggi di kisaran USD 4.550 per troy ounce.

Penurunan ini terjadi seiring aksi ambil untung pelaku pasar menjelang libur akhir tahun.

baca juga

Seperti dikutip dari FXStreet, tekanan terhadap harga emas juga datang dari penguatan kembali Dolar AS (USD). Menguatnya greenback membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar Amerika Serikat, sehingga membatasi minat beli dan menekan pergerakan harga logam mulia tersebut.

Meski terkoreksi dalam jangka pendek, kinerja emas sepanjang 2025 terbilang luar biasa. FXStreet mencatat, harga emas telah melonjak hampir 70 persen sepanjang tahun ini, menjadi kinerja tahunan terbaik sejak 1979.

Potensi penurunan harga emas dinilai relatif terbatas di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS pada 2026. Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang memegang emas, sehingga menopang daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Selain itu, ketegangan geopolitik global yang masih berlangsung turut memperkuat peran emas sebagai aset safe haven.

Menjelang libur Tahun Baru, aktivitas pasar keuangan diperkirakan cenderung sepi. Pada hari yang sama, pasar juga akan mencermati rilis data Pending Home Sales AS untuk periode November.

Secara teknikal, FXStreet menyebut harga emas masih bergerak di wilayah negatif hari ini. Namun, prospek jangka panjang tetap positif karena harga bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 100 hari pada grafik harian. Pelebaran Bollinger Bands juga mengindikasikan potensi kenaikan lanjutan masih terbuka.

Di sisi lain, indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di atas level 70, menandakan kondisi jenuh beli. Hal ini membuka peluang terjadinya fase konsolidasi atau koreksi terbatas sebelum tren kenaikan berlanjut.

Level USD 4.550 saat ini menjadi area resistance terdekat. Jika harga mampu menembus level tersebut dengan konfirmasi candlestick hijau yang kuat, reli berpotensi berlanjut menuju level psikologis USD 4.600.

Sementara itu, dari sisi bawah, area USD 4.430 menjadi support awal yang perlu diperhatikan. Penembusan di bawah level tersebut berisiko membawa harga emas turun ke USD4.338, hingga support berikutnya di USD 4.300 per troy ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Diprediksi Makin Naik Tahun 2026, Faktor 'Perang' Jadi Kunci

Harga Emas Diprediksi Makin Naik Tahun 2026, Faktor 'Perang' Jadi Kunci

Bisnis | Minggu, 28 Desember 2025 | 12:50 WIB

Harga Emas Kompak Meroket: Galeri24 dan UBS di Pegadaian Naik Signifikan!

Harga Emas Kompak Meroket: Galeri24 dan UBS di Pegadaian Naik Signifikan!

Bisnis | Minggu, 28 Desember 2025 | 11:10 WIB

Harga Emas Antam Naik ke Rp2.589.000 per Gram pada Jumat Ini

Harga Emas Antam Naik ke Rp2.589.000 per Gram pada Jumat Ini

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:33 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×